Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Pengakuan Pembacok Siswa SMK di Bogor yang 3 Hari Buron, Remaja yang Dituduh Pelaku Kuak Klarifikasi

Pengakuan pembacok siswa SMK di Bogor yang tiga hari buron, ternyata selama dicari polisi sosoknya disembunyikan oleh pihak ini.

Penulis: Ignatia | Editor: Januar
TribunnewsBogor.com
Detik-detik AS tewas dibacok saat nyebrang di sebuah simpang jalan di Bogor 

TRIBUNJATIM.COM - Pengakuan pembacok siswa SMK di Bogor yang dicari-cari setelah menewaskan AS itu akhirnya terungkap.

Pelaku pembacokan siswa SMK di Bogor yang buron selama 3 hari itu mengungkap bahwa selama ini dirinya disembunyikan.

Pelaku pembacokan pelajar SMK di Simpang Pomad, Kota Bogor kini telah berhasil ditangkap polisi.

Dari tiga pelaku, polisi berhasil menangkap dua orang pelaku yang juga merupakan pelajar SMA.

Seperti diketahui, AS pelajar SMK Bina Warga 1 Kota Bogor tewas dibacok saat sedang menyebrang jalan di lokasi kejadian.

Tubuh bocah lelaki yang tinggal di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor ini tak bisa diselamatkan nyawanya.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku berjumlah tiga orang menggunakan sepeda motor.

Rupanya, pelaku yang hilang dari rumahnya di Bogor ini disembunyikan sosok misterius.

Polresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pembacokan terhadap AS.

Pelaku, disembunyikan sosok misterius yang kini ikut ditangkap oleh polisi. Pengakuan pelaku tersebut membuka adanya peluang pelaku baru lainnya.

Baca juga: Pelajar SMP di Blitar Tenggelam di Kolam Renang, Teman sempat Teriak Histeris, Cepat-cepat Menepi

"Pelaku dua orang sudah ditangkap, satu lagi itu yang menyembunyikan, itu juga kita tangkap," ujarnya kepada wartawan, Senin (13/3/2023).

Belum diketahui secara pasti motif pelaku melakukan pembacokan kepada korban AS.

"Belum bisa kita beberkan. Nanti, kita informasikan," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso kepada TribunnewsBogor.com di rumah duka korban, Senin (13/3/2023).

Sementara itu, polisi saat ini masih memburu salah satu pelaku yang masih melarikan diri.

TKP tempat tewasnya AS
TKP tempat tewasnya AS (Tribun Bogor)

"Nanti kita sampaikan perannya masing-masing. Kita mohon waktu segera kita ungkap," kata dia.

Disisi lain, pihak kepolisian juga mengimbau kepada warga, keluarga dan teman-teman korban agar tak melakukan aksi balas dendam.

Sementara itu, Ayah korban mengatakan, aparat penegak hukum memberi hukuman setimpal kepada pelaku yang telah membunuh anaknya.

"Kalau saya pribadi mintanya diusut tuntas, dihukum seberat-beratnya. Walaupun istilahnya ada UU anak di bawah umur (tapi tetap dihukum seberat-beratnya)," jelas Rujai.

Menurutnya, jika pelaku diberikan hukuman ringan maka tidak akan memberikan efek jera dan berpotensi akan terjadi lagi dikemudian hari.

"Biar kedepannya tidak terjadi lagi kasus serupa. Terus biar ada efek jera juga buat anak-anak," tegasnya.

Baca juga: Viral Video Pegawai Bea Cukai Pasuruan Pamer Mobil Mewah, Kepala KPPBC TMP A Buka Suara: itu Fitnah

Sebelumnya, sosok pembacok AS yang melakukan aksi teganya di Simpang Pomad, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor sempat menggemparkan khalayak.

Gara-gara aksi sadisnya di tengah jalan, seorang pelajar tak berdosa meregang nyawa pada Jumat (10/3/2023).

AS tewas saat sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya yang berada di Kampung Cijujung Tengah, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

AS terkena sabetan senjata tajam oleh orang tak dikenal yang disinyalir masih berstatus pelajar  saat menyebrang jalan Simpang Pomad, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka terbuka pada bagian pipi hingga leher bagian kirinya hingga meregang nyawa.

Kronologi AS yang dibacok oleh remaja
Kronologi AS yang dibacok oleh remaja (Tribun Bogor)

Belum sempat mendapat pertolongan memadai, nyawa AS tak bisa diselamatkan.

Lantaran hal tersebut, Polresta Bogor Kota langsung memburu pelaku yang tewaskan seorang pelajar di Lampu Merah Simpang Pomad, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (10/3/2023).

"Kita olah TKP sudah dilakukan, investigasi sudah, kita maksimalkan untuk ungkap dan tangkap pelaku," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso saat dihubungi wartawan.

Sementara itu, di media sosial, pemberitaan terhadap nasib AS ini sudah ramai menuai hujatan bagi pelaku.

Ternyata, ada sosok remaja lain yang mendapat sorotan karena dituduh sebagai pelaku.

Baca juga: Ayah Banting Bayi 2 Bulan hingga Tewas seusai Tonjok Mertua, Warga Kuak Keanehan: Lari Tak Berbusana

Ditangkapnya para pelaku pembacokan AS membuat seorang siswa SMK lega.

Betapa tidak, pelajar bernama Rizky itu sempat viral karena dituduh sebagai pelaku pembacokan.

Karenanya melalui laman media sosialnya, Rizky pun membuat video klarifikasi.

Mengurai nama lengkapnya, Rizky membantah bahwa dirinya adalah pelaku pembunuhan AS.

Ia pun turut mendoakan korban pembacokan yang telah meninggal dunia.

Baca juga: Syahadat Terakhir Siswa SMK Bogor Tewas Dibacok 3 Pelajar, 2 Pelaku Diciduk, Ayah Angkat Tak Dendam

"Assalamualaikum, nama saya Rizky Noviansyah. Perihal kejadian yang sedang ramai sekarang ini, saya akan mengklarifikasikan, bahwa saya bukan pelaku pembunuhan tersebut. Sekian dari saya. Saya dari tadi ulangan," ujar Rizky dalam laman media sosialnya @rizkynofebian_ dilansir TribunnewsBogor.com.

Diwartakan sebelumnya, AS, seorang siswa SMK Bina Warga 1 Kota Bogor meninggal dunia usai menjadi korban pembacokan pada Jumat (10/3/2023).

AS tewas saat sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya yang berada di Kampung Cijujung Tengah, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Sosok orang tua AS yang anaknya tewas
Sosok orang tua AS yang anaknya tewas (Tribun Bogor)

AS terkena sabetan senjata tajam oleh orang tak dikenal yang disinyalir masih berstatus pelajar  saat menyebrang jalan Simpang Pomad, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka terbuka pada bagian pipi hingga leher bagian kirinya hingga meregang nyawa.

Belum sempat mendapat pertolongan memadai, nyawa AS tak bisa diselamatkan.

Lantaran hal tersebut, Polresta Bogor Kota langsung memburu pelaku yang tewaskan seorang pelajar di Lampu Merah Simpang Pomad, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (10/3/2023).

"Kita olah TKP sudah dilakukan, investigasi sudah, kita maksimalkan untuk ungkap dan tangkap pelaku," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso saat dihubungi wartawan.

Berita viral lainnya

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved