Berita Viral
Emosi Anak Diomeli Ayah Baca Doa Buka Puasa Terlalu Cepat, Berujung Lempar Kursi, Polisi Bertindak
Tak terima diomeli ayahnya, seorang anak di Malaysia melemparkan kursi ke arah kepala ayahnya. Pemicu sepele.
TRIBUNJATIM.COM - Insiden buka puasa Ramadan di keluarga asal Malaysia ini berujung kekerasan fisik.
Seharusnya setelah puasa seharian penuh, disambut buka puasa dengan suka cita.
Namun tidak di keluarga ini.
Pasalnya, seorang anak di Malaysia kesal dimarahi ayahnya kala berbuka puasa.
Pemicunya pun sepele.
Namun, akibat perbuatan anaknya itu, ayahnya mengalami luka-luka.
Baca juga: Nasib Ayah Aniaya Anak karena Bikin Khawatir, Tetap Ayunkan Kayu Meski Dimintai Ampun, Polisi Datang
Bahkan, polisi ikut bertindak gara-gara ulah si anak.
Dikutip dari Kompas.com, seorang pria berusia 34 tahun di Malaysia harus berurusan polisi di bulan Ramadan 2023 ini.
Padahal puasa baru berjalan dua hari.
Pria itu diketahui melakukan aksi kekerasan fisik.
Ia memukul ayahnya dengan kursi karena kesal dimarahi hanya gara-gara membaca doa buka puasa.
Si pria kesal dan tidak senang dimarahi membaca doa buka puasa terlalu cepat.
Baca juga: Alasan Anak di Muba Tebas Ibu Kandung Lagi Tadarus di Masjid, Ayah Lama Curiga: Sepulang Pesantren
Dikutip dari Kompas.com, Harian Metro melaporkan, insiden anak pukul ayah ini terjadi pada Jumat (24/3/2023) sekitar pukul 19.45 waktu setempat di Bandar Puncak Utama, Malaysia.
Semua bermula dari sang ayah yang berusia 63 tahun memarahi putranya.
Menurutnya, putranya itu membaca doa buka puasa terlalu cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/anak-pukul-ayah-diomeli-baca-doa-buka-puasa-terlalu-cepat.jpg)