Berita Ponorogo

Malam-malam, Kang Giri Mutasi Besar-besaran Pejabat Pemkab Ponorogo

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko kembali melakukan mutasi. Kali ini ada 61 pejabat baik eselon 2, eselon 3 maupun struktural eselon 4 yang dimutasi.

Tayang:
Editor: Taufiqur Rohman
TribunJatim.com/Pramita Kusumaningrum
Jelang Pergi Umroh, Kang Giri Mutasi Puluhan Pejabat Pemkab Ponorogo 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko kembali melakukan mutasi.

Kali ini ada 61 pejabat baik eselon 2, eselon 3 maupun struktural eselon 4 di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dimutasi.

Mutasi dilakukan oleh Kang Giri (sapaan akrab Sugiri Sancoko) menjelang keberangkatannya ibadah Umroh, Selasa (2/5/2023) malam.

Mutasi dilakukan di rumah dinas Bupati Ponorogo, Pronggitan.

Terlihat ada 6 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari 61 pejabat yang dimutasi.

Enam Kepala OPD itu adalah Dewi Wuri Handayani, Harjono, Sapto Djatmiko, Joko Waskito dan Joni Widarto.

Baca juga: Hindari Motor, Truk Tronton Terguling dan Menutup 2 Ruas Jalan di Lumajang, Arus Lalin Sempat Macet

Dewi Wuri Handayani menduduki jabatan baru sebagai Asisten Administrasi Umum, setelah sebelumnya menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Harjono yang sebelumnya berposisi sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), kini menduduki jabatan baru sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah.

Kini posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ditempati oleh Joni Widarto yang sebelumnya adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja.

Joko Waskito menduduki posisi sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, setelah ditinggalkan oleh Joni Widarto yang dimutasi ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Kemudian Henry Indrawardana menjadi Kepala DPPKB, setelah sebelumnya sebagai Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Posisi Kalaksa BPBD kini diduduki oleh Sapto Djatmiko, yang sebelumnya sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah.

“Waktu yang tepat memang hari ini. Besok kalau mutasi saya kan sudah umroh. Masak bisa saya mutasi. Dan mutasi adalah hal biasa,” ujar Kang Giri sebelum berangkat umroh.

Dia menjelaskan memutasi bukan ada faktor like and dislike.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved