Berita Viral
Sekilas Terlihat Seperti GubuK Reyot, Rumah Berdinding Bambu Ternyata Berintrior Mencengangkan
Sekilas rumah ini tampak seperti gubuk reyot. Saat masuk ke dalamnya, orang akan dibuat takjub.
Kendati kehidupan mereka cukup sulit, Kham dan Tien tetap bahagia dan harmonis.
Rumah yang lebih mirip gubuk reyot tersebut jauh dari kata layak.
Di dalamnya tidak barang berharga hingga kasur untuk tidur.
Hanya ada dua sepeda tua di depan rumah yang diduga merupakan warisan keluarga.
Saat ada yang berkunjung ke rumahnya, Tien buru-buru memperkenalkan diri.
"Saya Tien, usia 27 tahun, tahun ini. Ini istri saya (menunjuk Kham), namanya Kham, 15 tahun lebih tua dari saya. kami adalah suami dan istri, bukan saudara," ujar Tien, seperti TribunTrends kutip dari eva.vn, Sabtu (26/5/2023).
Pria berusia 27 tahun tersebut kemudian menjelaskan soal pekerjaannya.
"Saya dan istri mengumpulkan kulit kacang mete untuk dijual dan uangnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pekerjaan yang saya jalani ini memang tidak sulit dan tidak melelahkan, tapi membutuhkan ketelitian. Hasil dari penjualannya juga tidak begitu banyak," beber Tien.
Tien mengaku kalau ia sebenarnya ingin merantau untuk memperbaiki hidup namun terhalang biaya.
"Saya sangat ingin merantau jauh untuk bekerja. Tetapi untuk pergi ke kota dan mencari pekerjaan, saya tidak memiliki sepeda motor. Saya juga tidak punya uang untuk naik bus," ujar Tien.
Gaji sebagai buruh dan mengumpulkan kulit kacang mete selama ini hanya cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan membayar sekolah anak-anak.
Kham pun menjelaskan seperti apa pekerjaan yang ia tekuni bersama suami ini.
Ternyata pemilik usaha akan memberinya kacang mete setiap minggu untuk dikupas.
Perusahan tersebut nantinya juga akan menimbang dan membayar kulit mete yang dikumpulkan oleh Kham.
"Uang tersebut akan saya belikan beras, ikan, dan daging, serta untuk membayar sekolah anak-anak. Ada masa di mana perusahaan tidak memiliki barang sehingga saya dan suami harus pergi ke hutan untuk mencari bahan pangan agar bisa kami makan. Ini membuat saya sedih, tapi tidak ada cara lain untuk membuat hidup saya lebih baik," tutur Kham.
Kham yang merupakan seorang janda ini mengaku pernah menikah dan memiliki anak.
Setelah menjanda, ia bertemu dengan Tien yang masih sangat muda.
Pemikiran hingga kondisi ekonomi yang sama membuat mereka cocok hingga menjadi suami istri.
Anak sulung Kham, Lien Thien, yang berusia 16 tahun pun membeberkan seperti apa perlakuan ayah tirinya.
"Saya putus sekolah dan tidak bekerja. Saya hanya di rumah untuk membantu orangtua. Usia saya hanya 10 tahun lebih muda dari ayah tiri. Saya tahu, ayah tiri saya sangat mencintai dan menyayangi ibu. Saya selalu ingin mereka hidup bahagia dan harmonis," tutur anak sulung Kham.
Kham sendiri saat ini hanya menginginkan sesuatu yang sederhana.
Ia hanya ingin memiliki kamar mandi dan dapur di rumahnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/rumah-yang-terlihat-seperti-gubuk-reyot.jpg)