Berita Viral

Mengintip Dahsyatnya Jet Tempur Mirage 2000 dari Qatar yang Dibeli Prabowo, Sepadan dengan Harga?

Mari mengintip dahsyatnya jet tempur Mirage 2000 dari Qatar yang dibeli oleh Prabowo dengan harga fantastis sampai senilai Rp 12 Triliun itu.

Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
Tribunnews.com
Menhan Prabowo membeli pesawat jet tempur dari Qatar yang harganya capai Rp12 Triliun 

"Oleh karena itu dibutuhkan penambahan alutsista berupa pesawat tempur untuk mengganti pesawat-pesawat yang sudah habis masa pakainya," ujar Edwin.

Untuk meningkatkan kemampuan tempur TNI AU, Kemenhan juga akan melakukan upgrade dan overhaul maupun repair terhadap pesawat SU-27 Sukhoi, SU-30 Sukhoi, Hawk 100/200, dan F-16.

Baca juga: Hobi Aneh Pasutri di Jepara, Paksa Siswi SMA Main Bertiga untuk Layani Hasrat, Mula Masak-masak

Di saat yang sama, Kemenhan juga meneken kontrak pembelian puluhan jet tempur Rafale asal Perancis dan berencana mendatangkan F-15EX asal AS.

Sebanyak tiga unit Rafale direncanakan baru tiba di Tanah Air pada Januari 2026.

Sedangkan, upaya akuisisi F-15EX masih dalam tahap negosiasi.

Pada intinya, alasan Kemenhan membeli jet Mirage bekas dari Qatar karena Indonesia membutuhkan alutsista pesawat tempur yang bisa melaksanakan delivery secara cepat.

Langkah ini diambil guna menutupi penurunan kesiapan tempur TNI AU yang disebabkan oleh banyaknya pesawat tempur TNI AU yang habis masa pakainya.

"Dengan kondisi keadaan di atas dinilai pembelian pesawat Mirage 2000-5 eks Qatari Air Force merupakan langkah yang tepat guna memenuhi kesiapan pesawat tempur TNI AU," tandas Edwin.

Baca juga: Hoki Sandiaga Uno Dinanti PPP usai Bergabung, Elektabilitas Selalu Teratas, Mardiono: Kita Tunggu

Sementara itu, ada pendapat lain yang mengungkap fakta soal pembelian jet baru yang dinilai malah menjadi bom waktu.

Pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menyebut pembelian jet bekas sama halnya memindahkan permasalahan baru. Mengingat, Mirage bekas dari Qatar yang dibeli Indonesia tergolong sudah uzur alias berusia tua.

Menurutnya, penggunaan jet bekas terebut akan berdampak pada pemeliharaan, perawatan dan kesiapan tempur, baik Mirage itu sendiri maupun pesawat TNI Angkatan Udara lainnya.

"Jadi, walaupun pesawat-pesawat itu sudah cukup uzur, Kemenhan tetap ngotot merealisasikan dengan asumsi hanya akan digunakan sebagai transisi sebelum komitmen-komitmen pembelian baru, benar-benar terealisasi,"kata  Fahmi seperti dilansir  Kompas.com, Kamis (15/6/2023).

Fahmi menilai Kemenhan ingin menjadikan pembelian pesawat bekas dari Qatar itu sebagai salah satu skema penyelamatan dari tudingan bahwa pencapaian minimum essential force (MEF) atau kekuatan pokok minimal telah gagal.

Berita viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved