Berita Viral
Tangis Korban Lift Sekolah Az Zahra Jatuh, 7 Orang Tewas Ada yang Baru Nikah, Penyebab 'Overload'
Beginilah tangisan korban lift sekolah Az Zahra di Lampung yang memilukan, para korban tewas lainnya terluka sangat parah.
Penulis: Ignatia | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM - Tangis korban lift sekolah Az Zahra jatuh tak bisa terbendung setelah insiden terjadi.
Insiden lift sekolah Az Zahra di Lampung terjatuh dan menewaskan 7 orang, 3 lainnya mendapat luka berat.
Beberapa kisah tersemat di balik insiden mengenaskan itu.
Di antaranya para korban yang meninggal dunia bahkan ada yang baru saja menikah.
Musibah ini terjadi ketika masa liburan sekolah.
Meninggalnya Romi, salah satu korban kecelakaan lift jatuh di Sekolah Azzahra menyisahkan duka teramat dalam bagi keluarga.
Hal itu terlihat dari puluhan sanak saudara yang takziah di rumah Romi di Dokter Harun, Tanjung Karang Timur pada Kamis (6/7/2023).
Yunarsih, ibu korban yang mengenakan gamis dan jilbab hitam tertunduk lemas di hadapan anaknya yang terbujur kaku.
Ia menjelaskan, anaknya yang berusia 32 tahun ini meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bumi Waras kemarin, Rabu (6/7/2023), seperti dikutip jatim.tribunnews.com dari Tribun Lampung
Yunarsih juga mengatakan, Romi merupakan anak pertama dari 6 bersaudara.
Baca juga: VIRAL Pengantin Ijab Kabul Pakai Bahasa Isyarat, Para Tamu Terharu, Ibu Mempelai Wanita Menangis
Ia mengungkapkan, Romi merupakan anak yang baik dan sangat bertanggungjawab kepada adik-adiknya.
"Anak saya sangat baik sekali, nggak neko-neko," kata Yunarsih.
Yunarsih juga menyebut, anak sulungnya baru saja menikah serkira 1,5 tahun.
Musibah yang membuat Romi tewas itu akhirnya menjadi titik kesedihan mendalam bagi korban.

Insiden lift jatuh terjadi di Sekolah Islam Terpadu (IT) Az Zahra, Bandar Lampung, Lampung, Rabu (5/7/2023).
Peristiwa ini menimbulkan tujuh korban jiwa dan dua orang mengalami luka berat.
Para korban merupakan pekerja bangunan yang sedang menggarap proyek di sekolah tersebut.
Salah satu korban luka adalah Herizal (41), warga Jalan Drs Warsito, Bandar Lampung. Kakak Herizal, Erna, tak bisa membendung air mata sewaktu menceritakan momen dirinya mendengar kabar buruk tersebut.
Erna menerima informasi soal kecelakaan lift yang dialami Herizal pada Rabu sekitar pukul 17.00 WIB.
"Spontan saya ke sini, dan benar saja saya melihat adik saya Herizal sudah tak berdaya di atas kasur IGD," ujarnya, Rabu, dikutip TribunJatim.com dari Tribun Lampung, via Kompas.com
Baca juga: Nasib Bule Cantik Prancis Dulu Viral Nikahi Pria Aceh, Kini Sudah Cerai? Pamer Sosok Suami Barunya
Tujuh dari sembilan pekerja di Sekolah Az Zahra, Bandar Lampung, tewas usai lift yang mereka naiki jatuh dari lantai lima, Rabu (5/7/2023).
Sementara dua pekerja lainnya selamat dan mengalami luka berat.
Kepala Satreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra mengatakan, dari keterangan sejumlah saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), lift barang yang dinaiki sembilan pekerja itu kelebihan muatan atau overload sehingga tali sling lift putus.
"Lift ini sebenarnya peruntukan untuk mengangkut barang, tapi pada waktu kejadian para korban menggunakannya untuk turun dari lantai atas," kata Dennis di lokasi, Kamis (6/7/2023).
Sebagai tindak lanjut penyelidikan, garis polisi telah dipasang di lift tersebut.
Baca juga: Suami Wanita Tewas di Lift Bandara Kualanamu Nangis ke Hotman, Si Pengacara Siap Somasi: Kita Kirim!
"Kita sudah pasang garis polisi agar tidak ada yang merusak TKP," kata Dennis.
Diberitakan sebelumnya, tujuh pekerja bangunan tewas setelah lift yang mereka naiki terjatuh dari lantai lima gedung Sekolah Az Zahra, Bandar Lampung, Rabu (6/7/2023) sore.
Sekolah Az Zahra tidak melaporkan kejadian itu ke Mapolresta Bandar Lampung yang hanya berjarak 100 meter dari sekolah.
Polisi mengetahui kejadian itu dari informasi yang diberikan rumah sakit tempat korban selamat dirawat.
Menurut Erna, luka yang dialami adiknya antara lain patah tangan dan paha sobek.
Kini, Herizal bersama korban luka lainnya, Sutaji (26), dirawat intensif di Rumah Sakit Bumi Waras, Bandar Lampung.

Ayah Sutaji, Ayub Sugita, menuturkan, anaknya baru dua hari bekerja di proyek tersebut.
Ayub sempat tak yakin bahwa anaknya mengalami kecelakaan.
Ia akhirnya percaya setelah meminta saudaranya untuk menjenguk Sutaji.
"Saya awalnya kira penipuan, mas, jadi awalnya saya tidak percaya karena anak saya ini baru 2 hari ikut bekerja di Sekolah Az Zahra itu," ucapnya, Rabu.
Ayub menjelaskan, saat menemui anaknya, Sutaji dalam keadaan sadar.
Baca juga: Perjuangan Kamil Lamar Khansa Bocah yang Dulu Foto Bareng saat KKN, Motor Digadai Demi Beli Cincin
Namun, Sutaji mengalami luka parah di bagian tangan, kaki, dan pelipis.
Sementara, pihak sekolah Az Zahra ternyata tidak segera melaporkan kejadian itu ke polisi.
Padahal, jarak sekolah dengan mapolres hanya sekitar 100 meter.
"Kami (kepolisian) baru tahu ada kecelakaan itu setelah dihubungi oleh Rumah Sakit Bumi Waras," kata Dennis.
Akibat hal tersebut, pihak sekolah Az Zahra tampak disebut-sebut terkesan menutupi.
Baca juga: Update Kasus Pembunuhan di Rumah Kontrakan Ponorogo, Dua Terduga Pelaku Ditangkap di Sumatera
Pihak Sekolah Azzahra Bandar Lampung diduga sempat menutup-nutupi tragedi lift jatuh yang menewaskan 7 pekerja bangunan.
Kepala SD Azzahra, Iqbal Hafidz Hakim, saat diwawancara wartawan, Kamis (6/7/2023), mengatakan pihaknya tidak bermaksud menutupi tragedi maut lift jatuh tersebut.
Pihak Azzahra mengaku syok dengan kecelakaan maut yang menewaskan 7 pekerja bangunan dan 2 pekerja lainnya luka parah di rumah sakit.
"Jadi terkait tidak laporan itu bukan kami tutupi, tapi posisi memang semuanya syok," kata Kepala SD Azzahra, Iqbal Hafidz Hakim.

"Karena posisi sekolah juga lagi libur dan tidak ada orang," kata Iqbal.
"Jadi satpam dan OB (office boy) kami fokus pada penanganan kecelakaan dan itu butuh waktu. Ketika saya tanya pas malam hari juga, mereka masih bengong," sambung Iqbal.
Tragedi lift jatuh di Sekolah Azzahra Bandar Lampung, yang terjadi pada Rabu (5/7/2023) sore baru diketahui publik malam hari.
Ada dugaan pihak Sekolah Azzahra Bandar Lampung sengaja menutupi tragedi maut lift jatuh yang mengakibatkan 9 pekerja jadi korban, 7 di antaranya meninggal dunia.
Diketahui, 9 pekerja menjadi korban tragedi lift jatuh di Sekolah Azzahra Bandar Lampung pada Rabu (5/7/2023) sore.
Baca juga: Intip Penampakan Rumah Mewah 7 Artis Indonesia, Istana Verrell Bramasta Dilengkapi Lift Canggih
Sementara terkait vendor, Iqbal mengaku tidak mengetahui vendor yang mempekerjakan 9 tukang bangunan yang menjadi korban lift jatuh.
Pasalnya, pihak sekolah mengklaim bahwa hal itu bukan merupakan urusan pihak sekolah.
"Jadi para pekerja ini dari vendor dan kami masih telusuri," ujar Iqbal.
"Kami tidak mengurusi terkait vendor itu," imbuhnya.
Iqbal menjelaskan, para pekerja bangunan tersebut sudah bekerja sejak April 2023.
Baca juga: Aisiah Panik Sambil Telepon saat Pintu Lift Bandara Tak Terbuka, Detik-detik Tragedi Terekam CCTV
Menurutnya, para pekerja tersebut sedang mengerjakan pembangunan sport area di lantai paling atas gedung tersebut.
"Jadi di lantai atas itu, kami sedang membuat sport area seperti lapangan futsal, basket dan kreatif area," imbuhnya.
Terkait musibah tersebut, Iqbal selaku pihak Sekolah Azzahra menyampaikan turut berduka cita.
Dia pun mengatakan, pihak sekolah akan memberikan kompensasi kepada para korban berupa santunan.
"Dalam musibah ini, kami turut berduka cita dan mohon doanya, jangan sampai hal seperti ini terjadi lagi dan kami akan evaluasi," kata Iqbal
"Tentu Azzahra akan memberikan kompensasi kepada para korban berbentuk santunan," tandas Iqbal.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
Tangis korban lift sekolah Az Zahra jatuh
sekolah Az Zahra di Lampung
Tanjung Karang Timur
Sekolah Islam Terpadu (IT) Az Zahra
Bandar Lampung
Kompol Dennis Arya Putra
Mapolresta Bandar Lampung
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
Sahroni Mundur Ditantang Salsa Erwina Hutagalung Juara Debat Se-Asia Pasific: Ane Mau Bertapa Dulu |
![]() |
---|
Edi Kaget Istri Beri Akta Cerai saat Mengaji di Rumah Mertua, Tak Tahu Ditalak |
![]() |
---|
Kisah Driver Ojol Riri Terima Pesanan Martabak dari Luar Pulau, Ternyata Salah Orderan |
![]() |
---|
Warga Terdampak Debu Tambang Cuma Diberi Ganti Rugi Sembako Rp200 Ribu, DPRD Tegur Perusahaan |
![]() |
---|
Presiden Prabowo Kasihan Immanuel Ebenezer Diborgol Pakai Baju Oranye: Mungkin Dia Khilaf |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.