Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Tulungagung

Sikap Pagar Nusa Tulungagung Soal Himbauan Pembongkaran Tugu Perguruan Silat

Ketua Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Tulungagung, Khoirul Huda, menolak himbauan pembongkaran tugu perguruan Pencak Silat.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim.com/David Yohanes
Sikap Pagar Nusa Tulungagung Soal Himbauan Pembongkaran Tugu Perguruan Silat 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Ketua Pengurus Cabang (PC) Pagar Nusa Tulungagung, Khoirul Huda, menolak himbauan pembongkaran tugu perguruan silat.

Huda mengakui sikap PC Pagar Nusa Tulungagung berbeda dengan Pengurus Wilayah (PW) Pagar Nusa Jawa Timur.

Namun penolakannya berdasar pada kesepakatan bersama 11 perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Tulungagung.

“Di Tulungagung, masalah tugu itu masalah lampu di bupati-bupati lama. Soal tugu sudah selesai dengan komitmen tidak ada tugu baru,” ujar Huda, saat ditemui di GOR Lembupeteng Tulungagung.

Lanjut Huda, pembangunan tugu baru hanya berupa tugu bersama seluruh perguruan pencak silat di bawah naungan IPSI.

Baca juga: Soal Instruksi Pembongkaran Tugu Perguruan Silat, Pemkab Tulungagung Bakal Gelar Rapat Bersama

Karena itu 11 perguruan silat, termasuk pengurus paguyuban perguruan pencak silat di Tulungagung menolak pembongkaran.

Kesepakatan seluruh perguruan silat ini dibuat di Padepokan PSHT Tulungagung, pada Rabu (7/5/2023) malam.

Hari itu adalah batas akhir pembongkaran tugu perguruan pencak silat, berdasar surat himbauan dari Kapolda Jawa Timur.

“Saat itu kami undang Kepolisian dan Pemkab, kami tunggu sampai pukul 24.00 WIB tapi tidak datang,” ungkap Huda.

Saat ini situasi antar perguruan silat di Kabupaten Tulungagung sangat kondusif.

Membongkar tugu perguruan pencak silat malah disebut Huda sebagai upaya membangunkan macan tidur.

Baca juga: Sikapi Instruksi Pembongkaran Tugu Silat di Lamongan, Yuhronur Efendi Ungkap Muncul Sejumlah Opsi

Kebijakan itu akan membuat situasi di Kabupaten Tulungagung malah tidak kondusif.

Seluruh perguruan pencak silat di Tulungagung sudah mengidentifikasi sumber masalah ada di komunitas yang ada di dalam perguruan pencak silat.

Sudah ada kesepakatan bersama agar setiap perguruan pencak silat membubarkan komunitas ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved