Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Harta Kekayaan Kepala Basarnas Henri Alfiandi Tersangka Kasus Suap, Capai Rp10 Miliar, Ada Pesawat

Dalam kurun waktu 2021-2023, Kepala Basarnas RI Henri Alfiandi menerima sekitar Rp 88,3 miliar dari berbagai vendor proyek.

Tribunnews/Jeprima
Marsdya TNI Henri Alfiandi, saat masih menjabat Asisten Operasi (Asops) KSAU, menjadi koordinator TNI AU dalam membantu pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, memberikan keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (10/1/2021). 

Dikutip dari Kompas.com, Rabu (26/7/2023), Henri kemudian pindah ke Madiun untuk melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Madiun hingga 1985.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Angkatan Udara Yogyakarta dan lulus pada 1988.

Henri melanjutkan pendidikan di Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Usara (Sekkau) pada 1997. 

Pada 2003, ia menjalani program pendidikan militer di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau). Henri menempuh pendidikan militer di Lehrgang Generalstabs/Admiralstabsdienst Mit Internationaler Beteiligung (LGAI) Jerman pada 2007.

Ia juga mengenyam pendidikan The Legion of Merit pada 2012.

Henri lolos seleksi pendidikan Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) pada 2013 dan US Air War College di Alabama pada 2015.

Baca juga: Gaji PNS dan PPPK Resmi Naik Mulai 16 Agustus, Simak Rincian Perbandingannya, Lebih Tinggi PPPK?

Marsdya TNI Henri Alfiandi, saat masih menjabat Asisten Operasi (Asops) KSAU, menjadi koordinator TNI AU dalam membantu pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, memberikan keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (10/1/2021).
Marsdya TNI Henri Alfiandi, saat masih menjabat Asisten Operasi (Asops) KSAU, menjadi koordinator TNI AU dalam membantu pencarian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, memberikan keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (10/1/2021). (Tribunnews/Jeprima)

Menjadi kepala Basarnas

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melantik Henri sebagai Kabasarnas pada 4 Februari 2021.

Ia menggantikan Marsekal Madya (Pur) Bagus Puruhito yang sudah purna tugas.

Ia banyak mendapatkan posisi kemiliteran di Pekanbaru, antara lain sebagai Kadisops Skadud 12 Lanud Pekanbaru Wing 6 Lanud Pekanbaru (1999), Danskadud 12 Wing 6 Lanud Pekanbaru (2002), Kadisops Lanud Pekanbaru (2004), dan Danlanud Roesmin Noerjadin (2015).

Ia juga pernah bertugas di Mabes TNI AU di Jakarta sebagai Kas Koopsau I (2017), Danseskoau (2019), dan Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asops KSAU) (2020).

Di usia 58 tahun, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menarik Henri dari posisinya sebagai Kabasarnas pada 17 Juli 2023.

Ia ditempatkan sebagai perwira tinggi Mabes TNI AU karena memasuki masa pensiun.

Posisinya di Basarnas digantikan oleh Marsekal Madya Kusworo yang sebelumnya mengisi posisi Komandan Sesko TNI.

Baca juga: Sosok Polisi Tewas Ditembak Senior usai Tugas di Bogor, Anak Tokoh Dayak, 2 Tersangka Kini Ditangkap

Harta kekayaan

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved