Breaking News

HUT RI ke 78

Malam Tirakatan 17 Agustus, Apa Maknanya? Sering Digelar di RT hingga Desa, Tradisi Turun Temurun

Malam tirakatan merupakan tradisi unik perayaan 17 Agustus turun temurun yang masih dilestarikan hingga saat ini. Lalu, apa maknanya?

Tayang:
TribunJatim.com/Taufiqur Rochman
Ilustrasi malam tirakatan 17 Agustus di Surabaya, 2022. 

TRIBUNJATIM.COM - Pada 16 Agustus malam, masyarakat berkumpul di masing-masing RT atau RW untuk menggelar malam tirakatan 17 Agustus.

Malam tirakatan merupakan tradisi unik perayaan 17 Agustus turun temurun yang masih dilestarikan hingga saat ini.

Lalu, apa makna malam tirakatan 17 Agustus?

Dilansir dari Kompas.com, Selasa (15/8/2023), malam tirakatan adalah tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut HUT kemerdekaan RI yang dilakukan dengan berkumpul bersama di masing-masing RT, RW, atau desa pada 16 Agustus malam.

Pada malam tirakatan, para warga menggelar doa bersama bagi para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan RI.

Biasanya, malam tirakatan juga diisi dengan sambutan dari sesepuh atau tokoh setempat kemudian dilanjutkan dengan makan bersama.

Baca juga: Contoh Doa Malam Tirakatan 17 Agustus dalam Bahasa Indonesia, Mengenang Jasa Pahlawan Kemerdekaan

Salah satu makanan yang tidak absen dalam malam tirakatan 17 Agustus adalah tumpeng, seperti dikutip dari website Desa Tambakrejo Kabupaten Magetan.

Pada sebagian daerah, setiap warga membawa makanan masing-masing dari rumah, namun adapula yang memasak secara gotong royong.

Dalam perkembangannya malam tirakatan 17 Agustus, tidak hanya diisi dengan doa dan tetapi juga diisi dengan berbagai acara kesenian tradisional.

Bahkan, sebagian daerah menjadikan malam tirakatan sebagai puncak rangkaian perayaan 17 Agustus, yang diisi dengan membagikan hadiah dari berbagai lomba di hari sebelumnya. 

Ilustrasi malam tirakatan 17 Agustus.
Ilustrasi malam tirakatan 17 Agustus. (ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO via KOMPAS.com)

Makna malam tirakatan 17 Agustus

Kata tirakatan berasal dari bahasa Arab, thariqah yang berarti secara harfiah yaitu jalan, berdasarkan informasi dari website NU Online.

Kemudian, bahasa Arab ini diserap menjadi kata tirakat dan tirakatan dalam bahasa Indonesia.

Sementara, makna filosofis tirakatan adalah proses mencari jalan kebenaran atau kebaikan.

Selain menyambut kemerdekaan RI, ritual tirakat juga masih dilakukan masyarakat Jawa pada momentum sakral lainnya seperti hari raya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved