Berita Probolinggo

Gara-gara Merebus Air Ditinggal Buka Toko, Gudang dan Dapur Rumah Warga Probolinggo Terbakar Hebat

Gara-gara merebus air ditinggal membuka toko kelontong sampai lupa, gudang dan dapur rumah warga Probolinggo terbakar hebat.

Tayang:
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Petugas Damkar Kabupaten Probolinggo tengah melakukan proses pembasahan gudang dan ruang dapur warga di Dusun Krajan, Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, yang terbakar, Sabtu (19/8/2023). 

Dia menelusuri sumber asap hitam itu.

Rupanya, asam hitam itu keluar dari kompor tempat Suciati merebus air, yang dilumat api.

"Kata ponakan, api kala itu sudah membesar dan menjilat-jilat. Ponakan saya pun berteriak," paparnya.

Teriakan keponakan korban terdengar oleh para tetangga.

Melihat kobaran api, para warga bahu-membahu melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya.

"Yang terbakar dua ruang dapur, gudang berisi kayu, kardus, dan sepeda angin. Api juga merembet ke plafon kamar," ucapnya.

Baca juga: Gudang Pemotongan Kayu di Probolinggo Terbakar Hebat, Damkar Ungkap Rintangan Saat Padamkan Api

"Barang di gudang dan dapur hangus terbakar. Kerugian yang kami alami ditaksir Rp 50 juta. Beruntung, ayah, ibu, dan saudara selamat tanpa luka. Ini ujian bagi kami," tambah anak pertama korban ini.

Tetangga korban, Sukarni (58) mengatakan, saat mengetahui peristiwa kebakaran, para warga buru-buru membantu memadamkan api.

Warga menyiram kobaran api menggunakan air yang ditampung dalam ember.

"Kami berusaha memadamkan api dengan alat sederhana. Beberapa warga lain menghubungi petugas Damkar Kabupaten Probolinggo. Api tak kunjung dapat dipadamkan," ungkapnya.

Mendapat laporan warga, personel Damkar Kabupaten Probolinggo langsung tancap gas ke lokasi kebakaran.

Baca juga: Kisah Dramatis Karyawan Pabrik di Gresik Selamatkan Diri dari Kebakaran, Panjat Sampai Jebol Dinding

Satu unit mobil damkar dan tujuh personel Damkar dikerahkan.

"Kami mendapat laporan kejadian kebakaran di Desa Sebaung pukul 10.11 WIB. Setibanya di lokasi kami langsung melakukan pemadaman api. Kobaran api dapat dipadamkan dengan kurun waktu 1,5 jam," tandas anggota Damkar Kabupaten Probolinggo, Beny Endro.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved