Kebakaran di Tulungagung
Ada Asap di Kantin Green UIN Tulungagung, Satpam & PMK Kompak Padamkan Api, Penyebabnya Obat Nyamuk
Api melahap Kantin Green di dekat Gedung Tarbiyah Kampus Universitas Islam Negeri atau UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Penulis: David Yohanes | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yiohanes
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Api melahap Kantin Green di dekat Gedung Tarbiyah Kampus Universitas Islam Negeri atau UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Sabtu (9/9/2023) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kebakaran kantin ini berasal dari obat nyamuk bakar yang lupa dimatikan oleh pemilik kantin.
Kebakaran ini pertama kali diketahui Satpam Kampus, Riska Nur Cholidah yang sedang melakukan patrol.
“Untuk Satpam cewek ditugaskan di Gedung Tarbiyah lama. Saat itu saya ada tangga tingkat tiga,” tutur Riska.
Riska mengaku mencium baru asap saat berada di gedung Tarbiyah, padahal situasi gedung sudah sepi.
Baca juga: Dipanggil Sekda, Dishub Batalkan Pembatasan Operasional Bus Sekolah untuk Siswa Tulungagung
Ia lalu berusaha mencari sumber bau terbakar itu dan melihat ada kepulan asap dari arah kantin di lantai satu.
Satpam cewek ini pun bergegas turun menuju lokasi kantin dan memanggil rekannya yang lain.
“Ada teman saya Aris Samsudin langsung ambil APAR, sama Naning ambil selang untuk memadamkan,” tuturnya.
Para petugas keamanan kampus ini sempat kesulitan masuk ke dalam kantin yang sudah dikunci.
Akhirnya mereka berhasil membuka pintu dan berusaha memadamkan dengan APAR.
Sayangnya saat itu api sudah sangat besar sehingga semprotan APAR tidak mampu memadamkan.
“Kebetulan saat itu ada mahasiswa yang lewat, kami minta telepon pemadam kebakaran. Sementara kami berusaha memadamkan,” sambung Riska.
Baca juga: Nasib Anggota DPRD Tulungagung Lecehkan Wanita, Maaf Ditolak Keluarga, Sekretaris DPRD Buka Suara
Berkat upaya Riska dan kawan-kawan api berhasil dikendalikan sampai petugas pemadam kebakaran tiba.
Api tidak sampai membesar dan merembet ke bangunanan lain.
Petugas pemadam kebakaran berhasil menjinakkan api setelah sekitar setengah jam.
Lokasi kantin yang terbakar ini berdekatan dengan gedung Fakultas Tarbiyah, sehingga bahaya jika sampai merembet.
Setelah api dikuasai, seluruh isi dapur dan tempat penyimpanan peralatan ludes terbakar.
“Tadi terbakar semua, tinggal menyisakan arang. Alhamdulillah, bangunan lain tidak ada yang kena,” tegas Riska.
Hasil pemeriksaan petugas pemadam kebakaran, api diketahui berasal dari obat nyamuk bakar.
Hari ini UIN Satu Tulungagung sedang melaksanakan wisuda sehingga kantin-kantin berjualan seperti hari efektif.
Pemilik Kantin Green menyalakan obat nyamuk bakar untuk mengusir lalat.
Namun pemilik kantin lupa mematikannya karena terlalu lelah setelah seharian berjualan, melayani keluarga wisudawan.
Ini adalah kebakaran kedua yang terjadi di Kantin Green Kampus UIN Satu Tulungagung.
“Dulu pernah terbakar karena lupa mematikan kompor. Tapi itu pemilik yang lama, bukan yang sekarang ini. Jadi beda bos beda kejadian,” pungkas Riska.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar dan Penyelamatan, Artista Nindya Putra, mengatakan saat kejadian pemilik kantin sudah pulang.
Sebelumnya dia menyalakan obat nyamuk bakar lalu mengenai tumpukan kardus hingga menimbulkan kobaran api.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Petugas-pemadam-kebakaran-melakukan-pembasahan.jpg)