Berita Terpopuler

Jatim Terpopuler: Cara Mengadopsi Bayi Status Anak Negara Hingga Sindikat STNK Palsu Dibongkar

Berita menarik di antaranya ada cara mengadopsi bayi status anak negara. Selanjutnya sindikat STNK palsu di Surabaya.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Tribun Jatim Network/Kolase
JATIM TERPOPULER: Cara mengadopsi anak negara hingga sindikat STNK palsu dibongkar, Jumat 29 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  1. Bayi laki-laki yang ditemukan di Desa Demuk, Tulungagung resmi diasuh negara melalui UPT PPSAB Sidoarjo dan masih dalam masa pencarian keluarga selama 3 bulan.
  2. Polrestabes Surabaya membongkar sindikat pembuat STNK aspal yang memalsukan dokumen kendaraan menggunakan alat sederhana.
  3. Pria asal Blitar berinisial SD (48) tewas tertabrak KA Penataran di perlintasan Wonocolo Surabaya diduga karena berjalan di tepi rel.

 

TRIBUNJATIM.COM - Berita terpopuler di TribunJatim.com yang terangkum dalam Jatim terpopuler, Jumat 29 Mei 2026.

Berita menarik terangkum di Tribun Jatim.

Di antaranya ada cara mengadopsi bayi status anak negara.

Selanjutnya sindikat STNK palsu di Surabaya.

Hingga pria di Blitar tersambar kereta api.

Berikut selengkapnya:

Bayi status anak negara

Bayi laki-laki yang ditemukan di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban telah resmi menjadi anak negara.

Bayi itu telah diambil dan diasuh oleh UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (UPT PPSAB) Sidoarjo, di bawah Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, pada Selasa (26/5/2026).

Pekerja Sosial (Peksos) Dinsos Tulungagung, Akrin Nur Huda, mengatakan pihak UPT PPSAB menjemput bayi itu ke Puskesmas Pucanglaban.

“Dilakukan proses serah terima di Puskesmas Pucanglaban, disaksikan oleh pihak kepolisian,” ungkapnya, Kamis (28/5/2026).

Pihak Puskesmas menyerahkan surat keterangan kelahiran, serta catatan imunisasi anak.

Proses serah terima ini berjalan sekitar 30 menit, tim dari PPSAB lalu kembali ke Sidoarjo sekitar pukul 11.30 WIB dengan membawa bayi itu.

Baca juga: Jejak Pembuang Bayi di Warung Pecel Tulungagung, Polisi Perluas Pencarian Hingga ke Blitar

Selama 3 bulan ke depan bayi itu masih dalam masa publikasi untuk menemukan keluarganya.

“Harapannya selama 3 bulan ke depan keluarganya bisa ditemukan, kemudian bayi ini bisa dikembalikan ke keluarga inti,” jelas Akrin.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved