Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Hotman Paris Sentil Balik Ayah Mirna Usai Disebut Tak Bisa Bebaskan Jessica, Bahas Paper Bag

Hotman Paris ditantang oleh ayah Wayan Mirna Salihin tak bisa bebaskan Jessica Kumala Wongso.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
YouTube/Karni Ilyas Club - Instagram/hotmanparisofficial
Ayah Wayan Mirna Salihin sebut Hotman Paris tak bisa bebaskan Jessica Kumala Wongso 

TRIBUNJATIM.COM - Hotman Paris sentil balik ayah Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan, setelah ditantang.

Rupanya Hotman Paris ditantang ayah Wayan Mirna Salihin untuk bisa bebaskan Jessica Kumala Wongso.

Mengetahui hal tersebut, sang pengacara kondang beri balasan menohok ke ayah Wayan Mirna Salihin.

Hotman Paris lantas menyinggung soal paper bag.

Baca juga: Nasib Ibu Mirna Korban Kasus Kopi Sianida, Ni Ketut Sianti Sudah Maafkan Jessica Wongso, Tertutup

Seperti diketahui, kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin kini kembali jadi perbincangan hangat publik.

Kasus Wayan Mirna Salihin yang tewas gegara kopi sianida sempat jadi perbincangan hangat di Indonesia pada tahun 2016 silam.

Jessica Kumala Wongso ditetapkan sebagai terdakwa kasus pembunuhan, terbukti membunuh temannya, Wayan Mirna Salihin.

Bahkan detik-detik kematian Wayan Mirna Salihin terekam kamera CCTV.

Kala meneguk kopi yang dipesan, ternyata memiliki kandungan sianida yang dimasukkan Jessica Kumala Wongso.

Perjalanan kasus kopi sianida ini sempat menjadi pantauan seluruh masyarakat Indonesia.

Melansir Grid.ID, kasus ini kembali viral setelah ada film dokumenter oleh Netflix.

Film dokumenter tersebut berjudul 'Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso'.

Film dirilis pada Kamis, 28 September 2023.

Dokumenter ini mengenang lagi kasus fenomenal kematian Wayan Mirna Salihin karena racun sianida.

Dalam kasus ini, tak hanya sosok Jessica Wongso sebagai pelaku yang menjadi sorotan.

Edi Darmawan sebagai ayah Wayan Mirna Salihin, tampaknya tak kalah jadi perhatian dalam film tersebut.

Baru-baru ini, Edi Darmawan mendadak menyebut jika 10 Hotman Paris tak bisa membebaskan Jessica Kumala Wongso dari penjara.

Mengetahui hal tersebut, Hotman Paris langsung bereaksi.

Pengacara kondang ini membenarkan ucapan dari ayah Mirna Salihin.

Ia mengakui tak akan bisa menang karena kasus sudah selesai dan tidak ada lagi upaya hukum yang bisa dilakukan.

"Halo bapaknya Mirna, Anda mengatakan di medsos bahwa 10 kayak Hotman tidak bisa membebaskan Jessica."

"Anda benar!" ujar Hotman Paris lewat video yang diunggah di akun Instagram @hotmanparisofficial, Sabtu, 7 Oktober 2023.

Baca juga: Klarifikasi Ayah Mirna setelah Ngaku Punya Botol Sianida yang Dipakai Jessica Wongso: Biasa Insting

Hotman Paris lantas menjelaskan mengapa pernyataan Edi Darmawan benar.

Ia tampak sentil balik ayah Mirna Salihin dengan beri balasan menohok.

"Karena memang putusan PK Mahkamah Agung sudah final, tidak bisa diajukan upaya hukum apapun," kata pengacara kondang ini.

"Namun demikian, apabila baca putusan dan temuan fakta persidangan, di dalam putusan, tidak ada bukti yang secara direct."

"Secara langsung membuktikan bahwa Jessica lah yang menaruh sianida di kopi."

"Semuanya berdasarkan analisa indirect, secara tidak langsung, analisa opini-opini dari hakim," beber Hotman Paris.

Posting-an Hotman Paris
Posting-an Hotman Paris (Instagram/hotmanparisofficial)

Sang pengacara kondang ini juga menyoroti soal paper bag yang berujung memberatkan Jessica Kumala Wongso.

Paper bag ini juga membuatnya diyakini telah menaruh racun di dalam gelas Wayan Mirna Salihin.

Menurutnya, banyak orang bisa memiliki kebiasaan seperti itu.

"Misalnya karena ditaruh paper bag di meja, dianggap menutupi gelas kopi sehingga tidak kelihatan menaruh sianida."

"Itu kan hanya analisa, karena analisa lain juga bisa," ungkap Hotman Paris.

"Orang bisa saja menaruh paper bag, misalnya kayak Hotman, saya orangnya paranoid, kalau saya belanja belum datang-datang, saya taruh di meja."

"Benar-benar tidak ada direct evidence," lanjutnya.

Baca juga: Kejanggalan Kasus Kopi Sianida Jessica-Mirna Diungkap Hotman Paris, Singgung Soal Saksi Ahli & Racun

Pada akhir videonya, Hotman Paris memberikan pesan pada para masyarakat yang ingin Jessica Kumala Wongso dibebaskan.

Menurutnya, satu-satunya jalan adalah memohon grasi kepada Presiden Jokowi.

"Yang kedua, kepada masyarakat Indonesia, yang ingin agar Jessica itu bebas, satu-satunya adalah grasi, itu secara normatif," kata Hotman Paris.

"Jadi Anda surati Jessica agar mau, juga surati Presiden agar mau mengeluarkan grasi."

"Dan grasi itu memang bisa diberikan kepada orang yang mengaku bersalah, enggak apa-apa mengaku bersalah, tapi langsung bebas, why not? Itu normatif, bukan opini Hotman," pungkasnya.

Sebelumnya Hotman Paris mengungkapkan keragu-raguannya atas penetapan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka kasus pembunuhan kopi sianida.

Lewat akun Instagram-nya pada Selasa (3/10/2023), Hotman Paris menuangkan kecurigaannya atas kasus kematian Mirna Salihin pada tahun 2016 silam.

Pihak Wartakotalive.com sudah mengirimkan pesan ke Hotman Paris guna meminta izin untuk mengutip pernyataan tersebut.

Dalam unggahan tersebut, Hotman Paris mengatakan bahwa dari dulu ia sudah sanksi dengan penetapan tersangka Jessica Kumala Wongso atas pembunuhan Wayan Mirna Salihin.

Pasalnya kata Hotman Paris, tidak ada prinsip beyond reasonable doubt dalam kasus tersebut.

Di mana prinsip pentingnya dua alat bukti untuk menetapkan tersangka kepada seseorang sangat lemah dan hanya berpedoman keyakinan hakim.

"Tidak diterapkan prinsip beyond reasonable doubt yang harus ada dua alat bukti sebelum seseorang dipidana," ungkapnya.

"Tapi lebih menonjol prinsip keyakinan hakim," tambah sosok pengacara yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia hukum ini.

Menurut Hotman Paris, di Eropa dan Amerika Serikat, seseorang tidak bisa divonis hukuman berat seperti halnya Jessica Kumala Wongso apabila buktinya masih ragu-ragu.

Sehingga sebuah bukti yang bisa menjerat seseorang sebagai pembunuh harus pasti atau absolutely, dimana artinya tidak boleh ada keraguan sedikitpun.

Baca juga: Cerita Uang Tutup Mulut Kasus Kopi Sianida Dikirim ke KPK, Alasan Jessica Wongso Tak Boleh Wawancara

"Artinya harus ada bukti telak. Dalam kasus Jessica bukti telak itu tidak ada."

"Saya tidak tahu kesalahan siapa ini, apakah tim pengacara atau tidak, saya tidak tahu," imbuh Hotman Paris.

Hotman Paris juga sanksi dengan saksi ahli yang memberatkan Jessica Kumala Wongso.

Pasalnya kata Hotman Paris, saksi ahli bisa mendeteksi racun sianida diletakkan jam berapa.

Padahal saksi tersebut baru bisa memeriksa racun beberapa minggu setelah kematian Mirna Salihin.

Sehingga aneh kata Hotman Paris, apabila saksi ahli bisa tahu jam berapa racun tersebut diletakkan ke gelas Wayan Mirna Salihin.

Sebab hanya Tuhan yang bisa tahu, jam berapa racun tersebut diletakkan ke gelas Wayan Mirna Salihin.

"Jadi bagaimana mungkin bisa tahu jam berapa racun itu diletakkan, hanya Tuhan apakah ada racun dan diletakkan jam berapa," bebernya.

Hotman Paris menduga bahwa keterangan saksi dibuat-buat, sehingga sama persis dengan waktu kedatangan Jessica Kumala Wongso di meja yang sudah dipesannya.

"Jadi seolah-olah sudah ada Jessica di TKP pada saat racun tersebut dimasukkan ke dalam gelas."

"Sehingga tentu orang akan beranggapan satu-satunya yang meletakkan racun itu Jessica karena jam bersamaan," beber Hotman Paris.

Hal itu oleh Hotman Paris diprotes keras.

Karena menurutnya, mustahil seorang ahli bisa mengetahui persis jam berapa racun sianida dimasukan ke dalam gelas seseorang.

"Itu saya protes keras. Karena tidak mungkin ahli bisa mengetahui jam berapa racun ini dimasukkan kalau dia hanya sebagai ahli," bebernya.

Wartakotalive.com sudah mencoba hubungi Hotman Paris Hutapea terkait dengan video yang kirim di akun media sosialnya.

Wartakotalive.com sudah memohon izin kepada Hotman Paris Hutapea untuk mengutip isi Instagram, tetapi hingga berita ini dimuat, pesan tersebut belum dijawab.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved