Ponpes Attanwir Bojonegoro Terbakar
Kebakaran Ponpes Attanwir Bojonegoro Diduga Dipicu Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp 150 Juta
Kebakaran di Ponpes Attanwir Bojonegoro diduga berasal dari korsleting listrik, kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta.
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Dwi Prastika
Poin Penting:
- Bangunan lantai dua di Ponpes Attanwir Bojonegoro dilalap api.
- Api yang diduga berasal dari korsleting listrik itu menghanguskan ruangan di lantai dua yang difungsikan sebagai kantin atau unit koperasi di asrama putri.
- Kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Kebakaran hebat melahap bangunan lantai dua di Komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Attanwir, Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (28/8/2025) malam.
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik itu menghanguskan ruangan di lantai dua yang difungsikan sebagai kantin atau unit koperasi di asrama putri.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro, Ahmad Agus, menjelaskan, kebakaran pertama kali diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.
Laporan masuk ke Pos Damkar Sumberrejo pukul 20.54 WIB.
Tiga menit kemudian, petugas langsung meluncur ke lokasi dan tiba pukul 21.01 WIB.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.05 WIB," jelas Ahmad Agus.
"Tidak ada korban jiwa, seluruh santri berhasil dievakuasi dengan selamat,” lanjutnya.
Agus menjelaskan, dalam proses pemadaman, pihaknya mengerahkan sebanyak 15 personel beserta tiga unit mobil pemadam dari Pos Sumberrejo, Baureno, Pos Kota serta satu unit water supply dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.
"Akibat kejadian kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta. Sejumlah barang dagangan di lantai dua, seperti lemari pendingin, freezer, hingga perlengkapan haji, hangus terbakar," jelasnya.
Baca juga: BREAKING NEWS - Ponpes Attanwir Bojonegoro Terbakar, Santri Panik Berhamburan Keluar Asrama
Meski menyebabkan kerugian yang cukup besar, lanjut Agus, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.
Petugas Damkarmat yang sigap berhasil menyelamatkan aset pondok senilai Rp 3 miliar serta 1.100 santri yang tinggal di komplek pesantren.
"Penyebab kebakaran diduga dikarenakan korsleting listrik," tutupnya.
Sebelumnya, Pondok Pesantren (Ponpes) Attanwir, di Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terbakar, Kamis (28/8/2025).

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.