Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

R Dikira Pengangguran, Ternyata Juru Masak Keripik Pisang Narkoba, Omzetnya Bisa Capai Rp 5 Miliar

Selama mengontrak, R keluar rumah hanya mencari makan. Ternyata pemilik kontrakan baru tahu jika R juru masak keripik pisang narkoba

Editor: Torik Aqua
Kolase tribunnews
Pabrik keripik pisang narkoba di Bantul digerebek polisi, sosok R juru masak yang dikira pemilik kontrakan pengangguran ternyata membuat narkoba di kontrakannya 

TRIBUNJATIM.COM - Pemilik kontrakan di Bantul kaget karena sempat mengira yang mengontrak rumahnya seorang pria berinisial R adalah seorang pengangguran.

Sebab, selama mengontrak, R keluar rumah hanya mencari makan.

Hal itu diketahui dari beberapa kali pertemuan pemilik kontrakan dengan R.

Hingga akhirnya polisi menangkap R.

Diketahui kepolisian dari jajaran Bareskrim Polri dibantu Polda DIY berhasil mengungkap kasus keripik pisang narkoba dan happy water.

Baca juga: Ibu Muda Duduk dengan Anaknya saat Senja, Mendadak Jatuh Lalu Kejang di Depan Kontrakan: Meninggal

Kedua jenis narkotika tersebut diproduksi di sebuah rumah kontrakan di Padukuhan Pelem Kidul, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, DIY.

Polisi dalam kasus ini telah menetapkan sebanyak delapan orang tersangka.

Satu di antaranya R, pria yang mengontrak rumah untuk dijadikan tempat produksi kasus keripik pisang narkoba dan happy water.

Lantas siapa sosok R sendiri?

Dikutip dari TribunJogja.com, R bukanlah warga asli Kabupaten Bantul. Ia berasal dari DKI Jakarta.

R tercatat kelahiran tahun 1982 dan kini sudah berumur 41 tahun.

Ia baru sekitar sebulan mengontrak sebuah rumah di Padukuhan Pelem Kidul atau tempat kejadian perkara (TKP) dalam kasus ini.

R diketahui sebagai 'koki' pengolah produk keripik pisang narkoba dan happy water.

R dalam tugasnya dibantu oleh tersangka lain yakni EH, BS, MRE, dan AR.

Selain itu, R juga berperan sebagai distributor yang menyalurkan barang haramnya ke para calon pembeli.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved