Profil Jenderal Agus Subiyanto, Jenderal Kopassus yang Kini Dilantik Jadi Panglima TNI
Belum genap sebulan menjabat KSAD pada 25 Oktober 2023, Agus kini menduduki posisi Panglima TNI yang merupakan posisi tertinggi TNI
TRIBUNJATIM.COM - Inilah sosok Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (22/11/2023).
Sebelumnya, Jenderal Agus Subiyanto diketahui merupakan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Karir Agus Subiyanto sendiri juga terbilang moncer.
Sebab, belum genap sebulan menjabat KSAD pada 25 Oktober 2023, Agus kini menduduki posisi Panglima TNI yang merupakan posisi tertinggi dalam angkatan bersenjata Indonesia.
Baca juga: Rekam Jejak Jenderal Agus Subiyanto yang Dilantik Menjadi Panglima TNI oleh Presiden Jokowi
Diketahui, pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 102 TNI Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI.
Surat ini dibacakan Sekretaris Militer Presiden Laksamana Muda Hersan.
Selepas pembacaan surat keputusan, dilakukan proses pengambilan sumpah jabatan oleh Jokowi.
Agus lantas menirukan pernyataan sumpah jabatan yang disampaikan Presiden Jokowi.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya. Demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," demikian kata Agus saat mengucapkan sumpah dan janji, mengikuti yang diucapkan Jokowi.
Dengan pelantikan ini, Agus resmi menggantikan Panglima TNI sebelumnya, Laksamana Yudo Margono yang akan memasuki masa purna tugas.
Jenderal Kopassus
Agus merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) 1991 dengan spesialisasi infanteri.
Selepas lulus dari Akmil, Agus langsung ditempatkan pada satuan infanteri, yakni sebagai perwira pertama di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) dan perwira pertama Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Saat gejolak di Timor Timur, Agus juga turut terlibat dalam operasi ini.
Kala itu, Agus dipercaya menduduki posisi sebagai Kasi Operasi Sektor A Timor Timur.
Setelah itu, pria kelahiran 5 Agustus 1967 ini kembali ke satuannya dengan menduduki jabatan sebagai Komandan Batalion 22/Manggala Yudha.
Batalion ini berada di bawah naungan Grup 2 Kopassus/Sandi Yudha yang bermarkas di Kartasura, Sukhoharjo, Jawa Tengah.
Karier Agus pun perlahan mulai merangkak naik.
Setelah bertugas di Sukoharjo, Agus kemudian dipromosikan menjadi Kepala Penerangan Kopassus.
Berikutnya, Agus menjabat Komandan Kodim 0735/Surakarta (2009-2011), Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Divisi Infanteri 2/Kostrad (2011-2014) dan Asisten Operasi Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan (2014-2015).
Lalu, Agus dimutasi menjadi dosen madya Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (2015), Perwira Menengah Detasemen Markas di Markas Besar Angkatan Darat, Komandan Rindam II/Sriwijaya (2016-2017), dan Komandan Korem 132/Tadulako (2017-2018).
Setelah bertugas di sub kompartemen strategis wilayah Sulawesi Tengah, Agus kembali ke Detasemen Markas di Markas Besar Angkatan Darat (2018-2019).
Bedanya, Agus kali ini berstatus perwira menengah.
Dari sinilah, karier militer Agus semakin moncer.
Agus kemudian dipercaya menjabat Wakil Komandan Pussenif Kodiklatad (2019-2020), Komandan Korem 061/Surya Kencana dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada 2020-2021.
Berikutnya, Agus dipercaya menjadi Panglima Kodam III/Siliwangi (2021-2022), Wakil KSAD (2022-2023), KSAD (2023), dan Panglima TNI (2023).
Geng Solo
Agus merupakan salah satu petinggi TNI yang masuk dalam lingkaran 'Geng Solo'.
Istilah ini merupakan sebutan bagi petinggi TNI maupun Polri yang pernah bertugas di Surakarta.
Tepatnya ketika Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta pada 2005 hingga 2012.
Dengan kata lain, 'Geng Solo' merupakan orang-orang kepercayaan Jokowi saat masih meniti hingga meraih puncak kariernya sejak di Surakarta.
Saat Jokowi masih menjadi orang nomor satu di Surakarta, Agus diketahui menduduki posisi sebagai Komandan Kodim 0735/Surakarta. Ketika Jokowi menjabat sebagai Presiden, secara tidak langsung berdampak besar terhadap karier Agus.
Hal ini terlihat dari melesatnya karier militer Agus di beberapa jabatan ketika berstatus sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Darat.
Mulai dari menjabat sebagai Komandan Korem 061/Surya Kencana dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada 2020-2021.
Khusus Korem 061/Surya Kencana, ia membawahi pengamanan wilayah teritorial dari Sukabumi, Cianjur, hingga Bogor. Korem 061 juga bertanggung jawab atas keamanan Istana Bogor.
Jabatan strategis lainnya yang pernah diemban Agus, yakni Panglima Kodam III/Siliwangi, Wakil KSAD, KSAD, dan Panglima TNI.
Agus mengaku memiliki hubungan yang dekat dengan Jokowi. Kedekatan ini disebut sebatas kerja, bukan personal.
"Jadi kalau kedekatan itu saya pernah juga, kedekatan sama Presiden itu saya (saat menjadi) Dandim (Surakarta tahun 2011) ya. Kedekatan ya kita kedekatan kerja ya gitu, task oriented," ujar Agus saat ditemui usai Apel Siaga di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023).
Kedekatan sebatas kerja itu, kata Agus, tidak hanya dilakukan kepada Jokowi semata yang saat itu menjadi Wali Kota Surakarta.
Informasi lengkap dan menarik lainnya hanya di Googlenews TribunJatim.com
Jenderal Agus Subiyanto
Panglima TNI
Presiden Jokowi
Laksamana Yudo Margono
Tribun Jatim
TribunJatim.com
Jokowi
BPN Kediri Merespons Aksi Warga Puncu, Akan Lakukan Pencocokan Ulang Data Peta Tanah |
![]() |
---|
Rencana Pengembangan Wisata Malam di Trawas Mojokerto Terganjal Perda RTRW |
![]() |
---|
Budi Daya Lele hingga Jeruk di Lanud Abdulrachman Saleh Malang Penuhi Kebutuhan MBG |
![]() |
---|
Kebakaran Ponpes Attanwir Bojonegoro Diduga Dipicu Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp 150 Juta |
![]() |
---|
Usung Teknologi AI Tercanggih, GAC Indonesia Kenalkan AION UT di GIIAS Surabaya 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.