Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Situbondo

Siswa Pukul Siswi Pakai Helm di Situbondo Viral di Medsos, Orang Tua Lapor Polisi, Hanya Salah Ucap

Siswa pukul siswi pakai helm di Situbondo viral di medsos, diduga karena hanya salah ucap, orang tua korban langsung lapor polisi

Penulis: Izi Hartono | Editor: Samsul Arifin
zoom-inlihat foto Siswa Pukul Siswi Pakai Helm di Situbondo Viral di Medsos, Orang Tua Lapor Polisi, Hanya Salah Ucap
tangkapan layar video amatir
Siswa pukul siswi SMA pakai helm di Situbondo yang viral di media sosial. Orang tua korban tak terima langsung lapor polisi.

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Sebuah video pemukulan siswa terhadap siswi di Situbondo viral dimedia sosial.

Aksi pemukulan yang terjadi di gang sebelah barat dealer motor di Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji.

Belakangan diketahui,  yang menjadi korban berinisial TR (15), salah seorang siswi SMAN di Situbondo.

Pelakunya berinisial AF (18) yang tidak lain kakak kelas sekolah.

Sontak saja, aksi pemukulan dengan menggunakan helm yang direkam temanya dan viral di media sosial itu membuat oramg tua korban TR tidak terima dan melaporkan kasusnya ke pihak Polres Situbondo.

Baca juga: JATIM TERPOPULER: Pria Situbondo Digerebek Polisi - 301 Anak di Lamongan Minta Dispensasi Nikah Muda

Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Momon membenarkan adanya laporan penganiayaan siswi yang viral itu.

"Memang benar ada laporan pemukulan itu ke kami sekitar dua hari lalu," ujarya di Mapolres Situbondo, Senin (11/12/2023).

Menurut mantan penyidik Polda Jatim ini mengatakan, pihaknya tetap akan memproses penyelidikan dan penyidikan terkait pemukulan itu.

"Rencana dalam minggu ini akan kami lakukam pemanggilan," tegasnya.

Momon menjelaskan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, motif terjadinya pemukulan terhadap siswi itu diduga persoalan hanya salah ucap, sehingga terjadi pemukulan terhadap siswi itu.

"Salah ucapnya masih kita dalami," tukasnya.

Dikatakan, pihaknya menghimbau agar pelajar tmelakukam tindakan tindakan yang baik dan tidak melakukan kekerasan terhadap teman teman sekolahnya, karena nantinya akan berbuat fatal yang dapat berpengaruh terhadap dirinya sendiri.

"Tolong jauhkan dari pergaulan yang tidak baik, patuhi orang tua dan gurunya," pintamya.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Situbondo AKP Djembadi mengatakan, sebelum terjadinya buliying, pihaknya telah melakukam kegiatan sosialisasi di sekolah sekolah SD, SMA dan SMK di Kabupaten Situbondo.

Untuk itu, kata AKP Djembadi, jika pihak sekolah menginginkan adanya sosialasi agar mengirimkan surat ke Sat Binmas Polres, sehingga memudahkan dalam pengaturan jadwalnya.

"Kalau dadakan jadwalnya bisa berbentuaran dengan sekolah yang lain, makanya kirimkan surat dulu baru bisa atur jadwalnya," kata Djembadi. 

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved