Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Batal Tampung Pengungsi Rohingya, Ustaz Derry Sulaiman Kini Minta Maaf & Hapus Video: Komentar Julid

Ustaz Derry Sulaiman meminta maaf ke warga Tasikmalaya dan mengaku tak jadi tampung pengungsi Rohingya.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Instagram/memomedsos - AFP/Amanda Jufrian
Ustaz Derry Sulaiman batal tampung pengungsi Rohingya di Tasikmalaya 

"Kalau ini memang bisa diuruskan tolong pemerintah siapun yang mendengar video ini, insyaallah saya siap menerima semua pengungsi Rohingya yang ada di Aceh," tegasnya.

Ustaz Derry Sulaiman mengatakan, para pengungsi Rohingya nantinya bakal ditampung di pesantren yang ia bangun bersama temannya.

Bahkan dia sudah menyiapkan lahan dua hektar untuk menampung mereka semua.

Selain itu dia juga siap mencarikan para pengungsi pekerjaan yang layak selama berada di Indonesia.

"Saya sekarang sedang bangun pesantren di Tasikmalaya, Pesantren di DSAS, bersama dengan teman-teman saya. Ada dua hektar lahannya di sana," katanya.

Oleh karena itu Ustaz Derry Sulaiman terbuka untuk membantu para pengungsi Rohingya hingga mencarikan mereka pekerjaan.

"Insyaallah mereka bisa bekerja di sana, belajar di sana, dan juga ada pabrik garmen Al-Luthfi di sana. Insyaallah saya akan carikan mereka pekerjaan di sana," sambungnya.

"Saya siap menerima mereka dengan hati yang lapang, insyaallah karena Allah," tandas Ustaz Derry Sulaiman.

Tak lama sejak diunggah, video tersebut viral dan langsung tersebar di mana-mana.

Kini hingga tulisan ini, dimuat video tersebut sudah dihapus oleh sang ustaz.

Setelah viral atas pernyataannya, Ustaz Derry Sulaiman minta maaf batal tampung pengungsi Rohingya.

Buntut dari pengakuannya, Ustaz Derry Sulaiman meminta maaf kepada seluruh warga Tasikmalaya atas polemik video yang sempat diunggahnya.

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada warga Tasikmalaya dan kepada keluarga besar garmen Al-lutfi milik Haji Yayan dan Teh Ressy ya."

"Kebetulan beliau adalah orang yang mewakafkan tanah untuk pembangunan pesantren DSAS," ucapnya, melansir Tribun Medan.

Ustaz Derry Sulaiman mengaku, video yang belakangan memicu polemik di masyarakat, merupakan hal yang spontan untuk menanggapi komentar yang tidak nyambung.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved