Berita Viral
Nasib Mertua Ditipu Menantu Rp4,3 M, 3 Rumah Dijual Demi Lunasi Utang Judi, Kehamilan Ternyata Palsu
Miris nasib seorang mertua ditipu menantunya hingga Rp 4,3 miliar. Bapak mertua itu memiliki anak bernama Jin, dari Distrik Pudong, Provinsi Shanghai
Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM - Miris nasib seorang mertua ditipu menantunya hingga Rp 4,3 miliar.
Bapak mertua itu memiliki anak bernama Jin, dari Distrik Pudong, Provinsi Shanghai, Tiongkok.
Keluarga Jin dulunya memiliki tiga rumah.
Sayang semuanya ludes ketika Jin menikah dengan wanita bernama Tan 4 tahun lalu.
Tan merupakan istri kedua Jin.
Jin bercerai dan tinggal bersama orangtua dan putrinya.
Saat bermain mahjong, ia bertemu Tan.
Kecantikan Tan langsung membuat Jin terpikat.
Meski tahu Tan suka berjudi dan berhutang banyak, pernikahan tersebut tetap terjadi.
Di hari pernikahannya, Tan berjanji kepada orang tua suaminya bahwa dia tidak akan pernah berjudi lagi.
Tapi setelah beberapa saat Tan masih mempunyai masalah yang sama.
Utang perjudian meningkat setiap hari, kreditur sering kali mengganggu keluarga suaminya.
Baca juga: Istri Baru Melahirkan, Suami Tega Selingkuh dengan Mertua, 1 Keluarga Tahu: Seolah itu Kekuranganku
Dikutip dari sanook.com pada Kamis (11/1/2024) via TribunTrends, Tan mengatakan bahwa dia hamil agar mertuanya iba.
Ia sampai berlutut dan memohon kepada ayah mertuanya untuk menjual tiga rumah guna mendapatkan uang untuk menghidupi cucu-cucunya.
Dia juga menangis dan bersumpah tidak akan berjudi lagi.
Ketika mendengar apa yang dikatakan menantu perempuannya, sang mertua pun tersentuh.
Ia memutuskan untuk menjual rumah itu dengan harga lebih dari Rp13,1 M.
Dia menggunakan lebih dari Rp4,3 M untuk melunasi hutang perjudian menantu perempuannya.
Baca juga: Syok Istri Sah Pergoki Suami Camping sama Pelakor, Fisik Malah Diejek, Mertua Malu Bukan Kepalang
Tan diberi Rp4,3 M lagi untuk rumah besar untuk ditinggali bersama anak-anaknya.
Untuk mendapatkan kepercayaan dari orang tua suami, Tan menyerahkan semua dokumen pribadinya termasuk KTP, kartu bank dan buku registrasi rumah.
Ia memberikannya kepada ayah mertua untuk disimpan.
Ayah mertua juga percaya jika menantu perempuannya melakukan hal ini, dia akan dapat mengendalikannya tanpa khawatir membuang-buang uang.
Tidak lama setelah itu Tan mengatakan dia akan kembali ke rumah untuk melahirkan.
Setengah tahun kemudian, Tan membawa akta kelahiran anak tersebut untuk ditunjukkan kepada orang tua suaminya.
Namun ia tidak membawa serta anak-anaknya.
Dia bilang anaknya sakit jadi dia tidak bisa membawanya.
Saat itulah terasa ada yang janggal.
Sang ayah mertua kemudian mendatangi rumah sakit yang tertera di akta kelahiran untuk menanyakan kondisi bayinya.
Namun pihak rumah sakit mengatakan itu adalah akta kelahiran palsu.
Seluruh keluarga tercengang dan mengira Tan telah menipu mereka.
Ayah mertua menelepon Tan untuk menanyakan uang Rp4,3 M yang digunakan untuk beli rumah.
Tan belum memberikan rincian tentang kondisi anak tersebut namun sudah menutup telepon.
Pada tanggal 16 November 2023, keluarga Jin dan pengacara mereka pergi ke kantor polisi untuk membuat laporan.
Tan diduga melakukan penipuan dan penyelewengan aset.
Tan juga dipanggil oleh polisi untuk diinterogasi.
Akhirnya Tan mengaku kalau uangnya dipakai untuk melunasi utang.
Sisanya, ia membagi uang tersebut dengan sang suami.
Baca juga: Gegara Warisan, Mertua Usia 78 Tahun Dijebloskan Menantunya ke Penjara, Kini Balas Gugat Balik
Tan juga menuduh suaminya membagi uang orangtua mereka.
Tan tak mengaku kalau ia pura-pura hamil.
Katanya, bayinya lahir prematur dan meninggal.
Akta kelahiran palsu juga diberikan suaminya untuk mendorongnya menipu mertuanya.
Suaminya pun menolak tuduhan tersebut.
Menurutnya, akta kelahirannya memiliki stempel Rumah Sakit Anhui.
Oleh karena itu, tidak mungkin dia memalsukannya.
Baca juga: Mertua Rudapaksa Menantu 2 Kali di Kebun Sawit, Anak Tahu Aksi Bejat Si Bapak, Diancam Suruh Diam
Suami istri itu pun adu mulut sengit di depan kantor polisi.
Pada akhirnya, polisi tetap menyelidikinya.
Pengacara yakin benar Tan bersaalh dan melakukan penipuan dan penggelapan.
Namun kasusnya masih menunggu keputusan dari polisi.
Sebelumnya, seorang istri menangis usai mengetahui suaminya memiliki utang yang cukup besar.
Dikutip Tribun-medan.com dari Sanook.com, Kamis (30/11/2023) kisah wanita itu akhirnya viral di media sosial Tiongkok dan menarik perhatian netizen.
Dalam postingan yang tersebar, wanita itu terlihat merekam video dirinya yang sedang mengemudikan mobil.
Lalu dia menceritakan kehidupan pernikahannya yang sudah terjalin selama 8 tahun.
Selama ini mereka hidup cukup sederhana, jarang pergi bermain-main dengan teman atau keluarga untuk menghabiskan uang.
Padahal menurut wanita tersebut, suaminya memiliki gaji yang cukup untuk sekedar nongkrong atau belanja.
Lalu baru-baru ini wanita itu menyadari alasan di balik hidup sederhana mereka selama 8 tahun ini.
Baca juga: Sifat Pinkan Mambo di Mata Mertua, Lebih Dulu Minta Restu Nikah, Ibu Arya Khan: Cuma Bisa Ngedoain
Ternyata ada potongan gaji milik suaminya yang diambil untuk melunasi cicilan utang.
"Saya baru menyadari bahwa ada utang yang harus dibayar suami saya setiap bulannya," ucap wanita tersebut.
Setelah diselidiki, utang tersebut bukan dari suami atau keluarga.
Ketika dikonfrontasi, sang suami sempat menghindar sebelum akhirnya mengungkap alasan sebenarnya yang membuat istri syok berat.
"Ternyata utang itu ada karena diriku," lanjutnya.
Suaminya menceritakan bahwa utang itu bermula saat keduanya mempersiapkan pernikahan.
Baca juga: Baru 3 Bulan Menikah, Menantu Nelangsa Dirudapaksa Ayah Mertua, Suami Tahu Tapi Tak Berani Melawan
Awalnya keluarga perempuan menuntut mahar sebesar Rp 661 juta kepada keluarga mempelai pria.
Sebenarnya sang suami sudah keberatan dengan jumlah mahar tersebut.
Hal ini lantaran perekonomian keluarga sang suami saat itu cukup sulit, sehingga mereka tidak memiliki banyak uang.
Kendati demikian, sang suami tak berani menyampaikan rasa keberatannya terkait jumlah mahar tersebut.
Dia begitu mencintai istrinya dan benar-benar ingin segera menikah.
Lalu wanita yang tidak diketahui namanya tersebut malah menaikkan jumlah mahar.
Wanita itu berpikir jumlah mahar itu tidak terlihat bagus sama sekali dan tidak membawa keberuntungan untuk kehidupan pernikahan mereka.
Jadi dia menaikkan jumlah mahar dua kali lipat dari sebelumnya, menjadi Rp 2,2 miliar.
Dia mengira keluarga mempelai pria memiliki uang yang banyak sehingga mampu mengeluarkan uang yang banyak untuk mahar pernikahannya.
Tapi yang tidak dia duga adalah keluarga mempelai pria sama sekali tidak memiliki uang yang banyak.
Keluarga mempelai pria berat menyampaikan bahwa mereka tidak memiliki banyak uang.
Hal ini lantaran mereka melihat putranya sangat mencintai wanita tersebut dan ingin menikahinya dengan cepat.
"Jadi mereka meminjam sebagian uang dari saudara jauh," ucap wanita tersebut.
Ternyata uang pinjaman itu juga tidak cukup untuk memenuhi permintaan mahar wanita tersebut.
Karena itu sang suami terpaksa meminjam uang lagi dari tempat lain dan potong gaji selama bertahun-tahun.
Kini setelah 8 tahun menikah, suami dan keluarganya masih terlilit utang.
Pria itu berencana menyembunyikan utang ini sampai semuanya lunas karena dia tidak ingin membuat istrinya tertekan.
"Dan yang membuatku semakin ingin menangis adalah orang tuaku tidak mengembalikan uang mahar satu sen pun kepada kami. Padahal itu biasanya dikembalikan setengah harga untuk pengantin baru," curhatnya sambil menangis.
"Dan jika itu yang terjadi, mertua dan suami saya tidak akan hidup dalam kesulitan terlalu lama," lanjutnya.
Baca juga: Pria Banten Kaya Mendadak usai Dapat Rp 222 Juta dari Negara, 7 Tahun Lalu Jadi Korban Salah Tangkap
Namun wanita itu mengaku tidak bisa pulang dan bertanya kepada orang tuanya perihal uang mahar tersebut.
Wanita itu tahu pasti akan terjadi konflik antara dia dan orang tuanya.
"Mungkin uang itu juga sudah habis. Tapi bagaimana bisa aku berpura-pura tidak terjadi apa-apa? Hidup kami tidak cukup baik," ucap wanita tersebut.
Kini wanita itu hanya bisa menyesali semuanya dan berharap utang tersebut segera lunas.
Setelah video curhatannya viral di media sosial, netizen menyoroti sikap wanita itu yang tidak menanyakan jumlah uang yang mampu diberikan sang suami sebagai mahar pernikahan.
Tetapi ada juga netizen yang meminta wanita itu agar menghormati suami dan mertuanya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
Sahroni Mundur Ditantang Salsa Erwina Hutagalung Juara Debat Se-Asia Pasific: Ane Mau Bertapa Dulu |
![]() |
---|
Edi Kaget Istri Beri Akta Cerai saat Mengaji di Rumah Mertua, Tak Tahu Ditalak |
![]() |
---|
Kisah Driver Ojol Riri Terima Pesanan Martabak dari Luar Pulau, Ternyata Salah Orderan |
![]() |
---|
Warga Terdampak Debu Tambang Cuma Diberi Ganti Rugi Sembako Rp200 Ribu, DPRD Tegur Perusahaan |
![]() |
---|
Presiden Prabowo Kasihan Immanuel Ebenezer Diborgol Pakai Baju Oranye: Mungkin Dia Khilaf |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.