Berita Surabaya
Cara Menikmati Kopi Telur ala Haujek Kopitiam, Perpaduan Rasa dan Tekstur dalam Sekali Teguk
Cara Menikmati Kopi Telur ala Haujek Kopitiam, Perpaduan Rasa dan Tekstur dalam Sekali Teguk
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Belakangan ini egg coffe atau kopi telur menjadi pilihan saat nongkrong sambil minum kopi.
Di Surabaya, kopi telur dapat ditemukan di Haujek Kopitiam yang berada di Crown Prince Hotel Surabaya.
“Kami memakai empat sendok kopi hitam, dituangkan ke filter saringan kain, disaring sampai beberapa kali,” ungkap Barista Haujek Kopitiam, Maulana Irfan ditemui Tribun Jatim, belum lama ini.
Rasa kopi yang kuat dari perpaduan biji kopi (kopi blend) dipadu dengan telur. Telur yang digunakan hanya pada bagian putih telur.
Haujek Kopitiam memberikan pertunjukan membuat kopi telur dengan cara kopi ditarik beberapa kali dalam dua wadah.
Kopi yang sudah disaring kemudian dituangkan pada wadah berisi putih telur. Kopi telur dituangkan melalui udara antara dua cangkir, terus menerus sampai tekstur yang dihasilkan mengeluarkan busa.
“Lebih enak lagi pakai telur ayam kampung. Tergantung selera bisa ditambah gula, tapi yang ini belum ada gulanya,” ungkapnya.
Rasa dari telur pada kopi ini tidak memunculkan amis dan cukup pas berpadu dengan kuatnya kopi. Paduan rasa unik tersebut dapat dinikmati dalam sekali teguk.
Dalam menyajikan kopi, Ia juga merekomendasikan kopi C yaitu kopi dengan campuran susu evaporasi dan kental manis
Takarannya sekitar 20 mili susu evaporasi dan 30 mili kental manis yang dipadu beberapa sendok bubuk kopi hitam.
Sekilas, kopi C disebut mirip dengan spannish latte, yang cocok dikonsumsi oleh siapa saja dan kapan saja. Ciri khas minuman ini ada sedikit buih di atas permukaannya.
Citarasa manis pada kopi ini menjadi salah satu pilihan bagi yang tidak menyukai selera kopi pahit.
Kopi C disebut digandrungi anak muda di Indonesia. Sebab, rasa kopi ini cenderung manis gurih dari susu evaporasi dan kental manis.
“Semua sama, tetapi tergantung jenis kopinya ada yang blent, arabica dan robusta. Perbedaannya di Indonesia saya lihat lebih suka kopi manis apalagi anak mudanya, tapi di luar negeri lebih suka kopi tanpa gula,” ujar barista yang berpengalaman di Arab Saudi tersebut.
Maulana menyebut, tidak ada waktu khusus dalam menikmati kopi. Kopi bisa diminum kapan saja. Namun, untuk mengkombinasikannya bisa dengan pilihan roti toast yang identik hadir di kopitiam.
| Update Harga Daging di Surabaya Jelang Idul Adha 2026, Pemerintah Diminta Perketat Pengawasan |
|
|---|
| Kado untuk Warga Surabaya, Tiket Wisata di Kenjeran dan Perahu Kalimas Cukup Bayar Rp733 Jelang HJKS |
|
|---|
| Aipda AS Anggota Polsek Mulyorejo Dikeroyok Gerombolan Pemuda Mabuk, Bermula dari Hal Sepele |
|
|---|
| Sering Beraksi di Surabaya Utara, Maling Besi Tandon Air Incar Kawasan Perkantoran |
|
|---|
| Update Kasus Pesta Gay di Siwalan Party Surabaya, Admin Dituntut 2 Tahun Penjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Barista-menunjukan-hasil-kopi-telur-dan-kopi-C-perpaduan-kopi-dan-susu-ala-Haujek-Kopitiam.jpg)