Berita Viral
Pria Gugat 27 Wanita Rp1 Triliun karena Diulas Buruk di Grup Kencan, Tak Terima Reputasi Dirusak
Gara-gara ulasan di grup kencan, reputasi pria ini tercoreng. Iapun tak terima dan menuntut para gebetannya.
TRIBUNJATIM.COM - Gara-gara ulasan di grup kencan, reputasi pria ini tercoreng.
Iapun tak terima dan menuntut para gebetannya.
Tak tanggung-tanggung, nilai tuntutannya sebesar Rp1 triliun.
Pria tersebut menuntut 27 wanita yang pernah kecan dengannya.
Insiden ini di Chicago, Amerika Serikat.
Pria tersebut menggugat 27 wanita sebesar $75 juta (lebih dari Rp1 triliun) setelah mereka memposting komentar negatif tentang dia di grup kencan di Facebook.
Baca juga: Artis Pernah Ditawari Jadi Pacar Settingan, Dibayar Rp100 Juta agar Pamor Naik: Nggak Tergoda
Para wanita itu menyindirnya sebagai pria yang “sangat melekat” dan hantu.
Dilansir Oddity Central pada 18 Januari 2024 via Tribun Style, Nikko D'Ambrosio (32) mengklaim reputasinya ternoda setelah beberapa wanita yang mengaku pernah berkencan dengannya memposting pengalaman negatif mereka di grup kencan di Facebook bernama 'Are We Dating the Same Guy'.
Grup populer ini berasal dari New York, namun kemudian berkembang ke kota-kota besar lainnya dan sebagian besar digunakan oleh perempuan untuk berbagi pengalaman dengan laki-laki dan meminta nasihat tentang berbagai tanda bahaya.
Dalam kasus D'Ambrosio, lusinan wanita menulis komentar yang menghina.
Mereka menjulukinya sebagai orang yang cepat akrab lalu menuduhnya melakukan ghosting setelah mendapatkan apa yang diinginkannya.
Kini, D'Ambrosio menggugat beberapa wanita tersebut.

Dia juga menggugat moderator grup Facebook dan bagian dari perusahaan induk jaringan sosial tersebut sebesar $75 juta.
Semuanya bermula ketika seorang wanita memposting tentang Nikko D'Ambrosio di grup Facebook tersebut.
Dia mengaku telah berkencan dengannya dan menjelaskan bagaimana D'Ambrosio menjadi “melekat dengan sangat cepat,” memamerkan uangnya, dan “terus berbicara tentang bagaimana saya tidak ingin melakukannya. lihat sisi buruknya, terutama saat dia sedang melakukan panggilan bisnis.”
Hal ini memicu banyak komentar serupa dari wanita lain yang menceritakan pengalaman mereka bersama D'Ambrosio.
“Saya berkencan dengannya beberapa kali lebih dari setahun yang lalu - dia memberi tahu saya apa yang ingin saya dengar sampai saya tidur dengannya dan kemudian dia menjadi hantu… Saya akan menghindarinya,” tulis seorang wanita.
“Dia pernah ditempatkan di sini sebelumnya. Pengiklan tersebut mengatakan bahwa dia mengiriminya banyak pesan yang memanggil namanya karena dia tidak ingin menghabiskan malam bersamanya,” anggota grup lainnya memposting.
Baca juga: Nasib Pria Dibunuh Pacar Sesama Jenis Karena Kerap Ancam Sebar Video Pribadinya: Malu Keluarga
Nikko D'Ambrosio mengaku pernah berkencan dengan wanita yang membuat postingan asli di grup Facebook 'Are We Dating the Same Guy', melakukan sejumlah “kencan biasa-biasa saja”, menunjukkan bahwa mereka tidak pernah terlibat dalam hubungan kencan eksklusif.
Dia sekarang menuduh para wanita tersebut menyebarkan kebohongan tentang dirinya di grup dalam upaya untuk merusak reputasinya.
Pengacara D'Ambrosio menyebut kliennya telah menjadi sasaran pencemaran nama baik, doksing, dan pelanggaran privasi sebagai akibat dari perilaku terdakwa dan dia sedang mencari kompensasi.
Sesuai gugatannya, dia meminta $75 juta.
“Para tergugat menyiarkan kebohongan mereka yang keterlaluan, kejam, dan keji tentang penggugat dengan mengetahui bahwa pernyataan tersebut salah atau dengan sembrono mengabaikan apakah pernyataan tersebut benar atau tidak,” demikian bunyi pengaduan D'Ambrosio.
“Perilaku mereka yang salah sangat keterlaluan dan sangat ekstrem sehingga melampaui semua batas kesopanan dan dianggap sebagai tindakan yang keji dan sama sekali tidak dapat ditoleransi dalam komunitas yang beradab,” tambahnya.
D'Ambrosio juga mengklaim bahwa berbagi foto pribadi di grup Facebook dan menjadi sasaran banyak komentar negatif menyebabkan dia mengalami “penghinaan pribadi, penderitaan dan penderitaan mental, tekanan emosional, stres, kecemasan, dan hilangnya pendapatan”.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com
Muncul Slogan ACAB dan Kode 1312 di Media Sosial Pasca Demo 28 Agustus, Apa Maknanya? |
![]() |
---|
Bukti Mbah Endang Gelar Nobar Liga Inggris Tanpa Izin, si Pemilik Kafe Tetap Ogah Bayar Rp 115 Juta |
![]() |
---|
Sebut Rantis yang Lindas Ojol Alami Kendala Teknis, Brimob di Dalam Mobil: Kalau Kebuka Mati Kita |
![]() |
---|
Negara Rugi Rp26,5 Miliar, ASN Koruptor Masih Digaji Bulanan Meski Jadi Tersangka |
![]() |
---|
Apa Itu Mobil Rantis? Kendaraan Brimob yang Lindas Ojol hingga Meninggal, Harganya Rp29 Miliar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.