Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Tak Terima Ditegur, Pengendara Motor Lempar Sampah ke Rumah Warga, Aksi Balas Dendamnya Terekam CCTV

Tak terima ditegur, pengendara motor terekam CCTV lempar sampah ke rumah warga.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Instagram/medantalk
Pengendara motor kepergok CCTV lempar sampah ke rumah warga 

TRIBUNJATIM.COM - Tak terima ditegur, seorang pengendara motor balas dendam lempar sampah ke rumah warga.

Rupanya pengendara motor tersebut tak terima ditegur karena sering geber-geber motor.

Aksi balas dendamnya buang sampah ke rumah warga ini pun terekam CCTV.

Dipantau Tribun Medan, pemotor yang menggunakan helm full face berhenti di depan rumah salah satu warga.

Kemudian ia langsung melempari kantong plastik yang berisikan sampah ke teras dan langsung tancap gas.

Menurut Nopal, aksi pelemparan sampah tersebut terjadi di rumahnya yang terletak di Jalan Mujahir, Kecamatan Medan Area, pada Sabtu (20/1/2024).

Ia mengaku, pelemparan tersebut bermula dari pemotor tersebut diduga tidak terima ditegur olehnya.

Lantaran pemotor tersebut sering ngebut-ngebutan ketika melintas di depan rumahnya.

Ditambah lagi, sepeda motor yang dikenakan pelaku menggunakan knalpot brong yang membuat kebisingan.

Nopal menjelaskan, sebelum kejadian pelemparan sampah, dirinya sempat menegur pelaku pada Jumat (19/1/2024).

Ia menegur dengan cara melemparnya menggunakan ember ketika pelaku sedang ngebut.

"Mungkin aku negurnya juga kelewatan," kata Nopal kepada Tribun Medan, Minggu (21/1/2024).

"Waktu itu istri dan anakku keluar mau jalan-jalan sore dia lewat kencang, aku lagi di belakang," imbuhnya.

"Dengar aku suara motornya, jadi kesal aku. Ku lemparilah dia pakai ember, karena gimana kita mau negur dia selalu kencang teriak pun, kita enggak dengar dia," lanjut Nopal.

Baca juga: Perkara Jemuran Bau Asap, Ibu-ibu Marahi Tetangga sampai Baku Hantam, Polisi Ikut Turun Tangan

Dijelaskannya, setelah dilemparnya menggunakan ember, pemotor itu pun sempat berhenti.

Lalu ia pun berniat mendatangi pemotor tersebut dan berniat untuk menegurnya agar tidak ugal-ugalan ketika melintas di kawasan tersebut.

"Dia berhenti agak jauh memang, aku datangi, aku bilang. 'Jangan ngebut-ngebut kamu lewat sini'. Terus dia langsung tancap gas," sebutnya.

Nopal menyampaikan, keesokan harinya ia mendapati adanya sampah yang berserakan di teras rumahnya.

Merasa curiga, lantas dia pun mengecek rekaman CCTV.

Benar saja, ternyata pemotor tersebut yang membuang sampah tersebut ke teras rumahnya.

"Siangnya aku keluar sampah sudah berserakan. Jadi istri aku ngecek CCTV rupanya dia yang ngelempar," tuturnya.

Viral pengendara motor lempar sampah ke rumah warga Jalan Mujahir, Kota Medan, pada Sabtu (21/1/2024), sekitar pukul 11.09 WIB
Viral pengendara motor lempar sampah ke rumah warga Jalan Mujahir, Kota Medan, pada Sabtu (21/1/2024), sekitar pukul 11.09 WIB (Instagram/medantalk)

Lebih lanjut dikatakannya bahwa Nopal sama sekali tidak kenal dengan pelaku.

Namun pelaku ini memang setiap harinya melintas dengan cara ugal-ugalan dan membuat masyarakat di sekitar resah.

Dia pun belum melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.

"Warga di sini memang sudah komplain semua, karena dia selalu ugal-ugalan."

"Enggak ada melapor, aku masih nunggu etika baiknya saja," pungkasnya.

Baca juga: Cantik dan Rapi saat Keluar, Kamar Mahasiswi ini Ternyata Penuh Sampah, Ibu Kos Istighfar: Gak Risih

Sebelumnya, tetangga saling adu mulut hingga berujung baku hantam hanya karena perkara jemuran bau asap.

Video cekcok antar tetangga gegara jemuran bau asap itu pun beredar di media sosial dan jadi sorotan.

Lantas seperti apa kejadian selengkapnya hingga polisi turun tangan?

Disebut-sebut peristiwa ini terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebuah akun anonim lokal Instagram @sultrahitz mengunggah video viral tersebut pada Kamis (11/1/2024).

Nampak dalam unggahan tersebut, diawali si perekam video merekam jemuran yang dilewati asap.

Asap tersebut  muncul dari sumber api yang berada dekat dengan jemuran.

Si perekam video itu pun sempat berbicara kesal karena asap tersebut sampai mengenai jemurannya.

"Saya menjemur, ko pergi bakar api di situ baru bau asap," ucapnya sambil teriak.

"Ko lihat saya menjemur ko datang membakar," tambahnya.

Si tetangga pun datang sambil berceloteh.

Namun suaranya tak begitu jelas terdengar.

Terlebih si perekam video tersebut juga berbicara.

"Dari dulu ko menjemur di sini," ungkap si tetangga.

Tetangga saling adu mulut gegara jemuran bau asap, bahkan sampai berujung baku hantam, disebut-sebut peristiwa ini terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (11/1/2024).
Tetangga saling adu mulut gegara jemuran bau asap, bahkan sampai berujung baku hantam, disebut-sebut peristiwa ini terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (11/1/2024). (Instagram/sultrahitz)

Suasana semakin ricuh saat si tetangga yang dituding membakar sampah hingga berasap tersebut berjalan ke arah si perekam video.

Terjadilah baku hantam yang juga berada di dekat jemuran.

Kamera nampak terjatuh hingga arahnya menyorot ke langit.

Namun terlihat sekilas momen pertengkaran keduanya.

Sambil saling adu mulut, ibu-ibu itu pun tetap bergulat dan baku hantam.

Seorang anak perempuan mencoba menghentikan pergulatan keduanya, namun peritikaian sudah tak dapat terhindarkan.

Netizen yang menyaksikan posting-an video viral itu pun memberikan komentar beragam.

Belum diketahui pasti di Sultra bagian mana peristiwa tersebut terjadi.

Namun dari unggahan akun @sultrahitz, disebutkan jika terjadi di salah satu wilayah yang ada di Sulawesi Tenggara.

Akun Facebook @rara**** yang menjadi salah satu pengunggah membenarkan peristiwa dalam video viral tersebut.

Dia membenarkan kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Tababu, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara.

"Iya benar," tulisnya membalas pesan Facebook Messenger.

Wanita tersebut membenarkan pertengkaran terjadi antara dirinya dengan sang tetangga.

Dua emak emak yang bertikai tersebut yakni DW dan HL, keduanya bertetangga.

Peristiwa tersebut pun diketahui pihak Polres Koltim.

Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara, AKP Abdul Haris mengatakan, kasus tersebut sempat dilaporkan DW kepada pihaknya.

Namun mereka masih mencoba untuk mendamaikan keduanya karena masih mempunyai hubungan keluarga.

"Kami beri nasihat agar keduanya berdamai, mudah-mudahan ada kesepakatan damai," bebernya kepada TribunnewsSultra.com, Jumat (12/1/2024).

-
Tetangga saling adu mulut gegara jemuran bau asap, bahkan sampai berujung baku hantam, disebut-sebut peristiwa ini terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (11/1/2024). (Instagram/sultrahitz)
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved