Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Ayah di Maluku Banting Anak sampai Tewas, Gigit Dahinya hingga Luka, Istri dan Mertua Juga Dianiaya

Seorang pria aniaya istri, anak dan mertuanya. Mirisnya, sang anak dianiaya sampai tewas.

Tribun Ternate
SMY (wajah blur), ayah di Maluku aniaya anak, istri hingga mertua. 

TRIBUNJATIM.COM - Seorang pria aniaya istri, anak dan mertuanya.

Mirisnya, sang anak dianiaya sampai tewas.

Sebab sang anak dibanting, dicekik hingga digigit dahinya hingga luka.

Insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini terjadi di Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Pelaku adalah SMY.

Polresta Tidore Kepulauan tengah mendalami motif atas kasus penganiayaan yang dilakukan SMY, warga Desa Suame, Kecamatan Obat Tengah, Kota Tidore Kepulauan, Senin (29/1/2024).

Baca juga: Pengakuan Anak Kepala Dinas Aniaya Junior IPDN, Nasib Miris di Sel, Ayah Korban: Tidak Ada Damai

Pasalnya, SMY melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada anaknya yang berumur 11 bulan hingga tewas, kepada istri dan juga mertuanya pada Sabtu (27/1/2024).

Selain bayinya yang tewas, istri SMY juga harus dirawat di Puskesmas Lifofa dan dirujuk ke RSD Tidore.

Bahkan, mertua SMY menjadi korban penganiayaan hingga mengalami bengkak di bagian pipi dan bibir.

"Bukan cuman istrinya, tapi mertuanya juga dipukul, sampai pipi bengkak, dan sekarang ada di Rumah sakit," ujar Kepala Desa Wama Sahril S Imam saat dikonfirmasi Tribun Ternate, Minggu (28/1/2024).

SMY, ayah di Maluku aniaya anak, istri hingga mertua.
SMY, ayah di Maluku aniaya anak, istri hingga mertua. (Tribun Ternate)

Kronologi

Kapolresta Tidore Kombes (Pol) Yury Nurhidayat melalui Kasi Humas Aipda Agung Setiawan mengungkapkan, penganiayaan itu terjadi di rumah mertua terlapor di Desa Wama, Kecamatan Oba Selatan, Sabtu (27/1/2024).

"Istrinya alami luka-luka. Dan anaknya telah dikebumikan," ujarnya, Minggu (28/1/2024), dikutip dari Tribunnews.

"Untuk motif, masih pendalaman karena korban yang juga istri terlapor masih menjalani perawatan medis," sambung Agung.

Saat ditemui Tribun Ternate, mertua SMY, Adnan Samaka menceritakan kronologi kejadian.

Kejadian bermula pada Sabtu (27/1/2024) sore, saat itu ia sedang bermain dengan cucunya di rumah.

Tak berselang lama, cucunya diambil ayahnya (SMY).

Adnan pun pergi ke kamar untuk merawat anaknya (istri SMY) yang sakit.

Tak berselang lama, Adnan meminta istrinya (ibu mertua SMY) menggantikannya menjaga istri SMY karena mau ke kamar mandi.

Baca juga: Suami Geram Lihat Istri Pamit Kerja Berpakian Setengah Terbuka, Berujung Aniaya, Pernah Selingkuh?

Setibanya di kamar mandi, Adnan mendengar teriakan istrinya, ia pun bergegas kembali ke kamar.

Di kamar, Adnan melihat SMY sedang mencekik dan menggigit dahi anaknya hingga luka.

Sebelum mencekik anaknya, SMY sempat membanting hingga terbentur ke tempat tidur.

"Saya lihat dia cekik cucu saya, terus saya pukul dua kali, baru dia mau lepas," ungkap.

Setelah itu Adnan dan cucunya diamankan tetangga, yang kala itu mendengar suara ribut-ribut.

SMY pun melakukan KDRT ke istrinya, SA, hingga SA luka dibagian kepala.

Karena luka tersebut, SA dilarikan ke Puskesmas Lifofo untuk perawatan medis.

Usai mendapat pertolongan pertama di Puskesmas, SA kemudian dirujuk ke RSUD Kota Tidore Kepulauan.

SA saat ini menjalani perawatan di ruang perawatan bedah, dan kondisinya sudah membaik.

SMY sendiri sudah ditahan, dan kasusnya sedang ditangani Reskrim Polresta Tidore Kepulauan.

Atas perbuatannya, SMY terancam 15 tahun penjara.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved