Berita Madura
Lecehkan Guru dan Wali Murid, Kepsek di Sampang Jadi Tersangka
Kasus Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) yang diduga melakukan pelecehan terhadap sejumlah guru SD di Kabupaten Sampang, Madura memasuki babak baru.
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama
TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Kasus Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) yang diduga melakukan pelecehan terhadap sejumlah guru SD di Kabupaten Sampang, Madura memasuki babak baru.
Saat ini, Kepsek berinisial MF tersebut telah ditetapkan tersangka oleh Tim Penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Sampang per tanggal 31 Januari 2024.
Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo melalui Kasi Humas Ipda Dedy Dely Rasidie mengatakan bahwa, berdasarkan gelar perkara terlapor MF melakukan pelecehan terhadap sejumlah korban.
Hal itu dikuatkan dengan bukti hasil pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk korban.
Akan tetapi, dirinya masih belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan akan dilakukan penahanan.
"Nanti tunggu Tim penyidik yang menangani soal perkembangannya," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (1/2/2024).
Baca juga: Kepsek yang Diduga Lecehkan Guru dan Wali Murid di Sampang Diperiksa Polisi, Masih Bersatatus Saksi
Baca juga: Sosok Felix Seda, Komika Viral Dihujat Gara-gara Lecehkan Najwa Shihab, Candaannya Dinilai Vulgar
Terkait langkah selanjutnya, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap terlapor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Untuk pemanggilan dilakukan secepatnya, kemungkinan pekan ini," terangnya.
Sementara, dalam kasus tersebut tersangka melakukan pelecehan verbal terhadap sejumlah korban, bahkan setiap hari selalu menggoda korban di lingkungan sekolah.
Godaan yang dilakukan seperti mengajak korban ke hotel dan sejenisnya, hingga membuat korban risih dan memilih lapor Polisi.
Adapun, terduga korban sebanyak 4 orang diantaranya, 2 guru SD, wali murid, dan warga yang diduga masih teman dengan terlapor
Baca juga: Dalih Kepsek SD Dituduh Lecehkan Guru dan Murid, Anggap Ucapan Vulgar Candaan, Berani Datangi Polisi
| Massuri Tegang Antar Bupati ke Kantor Naik Becak, Dikira Dibayar Rp 100 Ribu Ternyata Sesuai Tarif |
|
|---|
| Demi Efisiensi, Pemkab Sumenep Terapkan WFH Dua Hari, ASN Juga Diminta Gunakan Kendaraan Listrik |
|
|---|
| Terbakar Api Cemburu, Pak Kiai di Sampang Muntab, Nekat Bacok Pria Asal Pamekasan |
|
|---|
| Polisi Butuh Waktu Hampir 1 Tahun untuk Tangkap Buronan Kasus Narkoba Pamekasan |
|
|---|
| Ngerinya Kecelakaan Innova Tabrak Rush Saat Menyalip di Camplong Sampang, 5 Orang Jadi Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ipda-Dedy-Dely-Rasidie-saat-menjelaskan-perkembangan-kasus-pelecehan.jpg)