Berita Terpopuler

VIRAL TERPOPULER: Teh Delfi Jadi Madu Bos Kaya Arab Saudi - Penjual Sapi Diintimidasi Diduga Makelar

4 berita viral terpopuler, Selasa (6/2/2024): Teh Delfi mau jadi madu bos kaya Arab Saudi hingga penjual sapi diintimidasi pria diduga makelar disorot

|
Editor: Elma Gloria Stevani
YouTube Fenny Listiana dan Instagram/isrocuey.official
4 berita viral terpopuler, Selasa (6/2/2024) di TribunJatim.com. 

TRIBUNJATIM.COM - Berikut ini adalah kabar beredar di media sosial yang menarik perhatian para pembaca TribunJatim.com.

Hari ini, Selasa (6/2/2024), empat kabar telah terpilih dan terangkum ke dalam segmen berita viral terpopuler.

Pertama, seorang wanita yang  memesan layanan ojek online dan ia pun merasa syok.

Ternyata, driver ojek online (ojol) yang ia pesan bukanlah driver sembarangan.

Wanita tersebut menyebutkan bahwa sang driver berasal dari kaum berada.

Lebih lanjut soal penjual sapi yang diintimidasi bapak-bapak diduga makelar menawar sapi harga murah.

Tampak dalam video yang beredar, penjual sapi tersebut seperti dikeroyok beberapa pria yang menawar harga.

Tak pelak video penjual sapi diintimidasi bapak-bapak diduga makelar tersebut menuai kecaman dari netizen.

Hingga kabar terakhir soal mantan TKW jadi istri kedua bos di Arab Saudi.

Mantan TKW asal Indonesia itu bernama Teh Delfi.

Hidup Teh Delfi berubah setelah dinikahi pengusaha tajir.

Ceritanya dibagikan di akun YouTube Fenny Listiana yang diunggah pada 21 April 2022.

Lebih lengkap, simak berita Jatim terpopuler hari ini, Selasa (6/2/2024), di bawah ini.

1. Bikin Minder Penumpang, Driver Ojol Ketahuan Rumah Mewahnya saat Ambil Helm, Motifnya Enteng

Kisah seorang wanita memesan ojol dan sang driver ternyata orang berada
Kisah seorang wanita memesan ojol dan sang driver ternyata orang berada (Twitter)

Kisah seorang wanita ini tengah viral di media sosial.

Saat itu, wanita ini memesan layanan ojek online dan ia pun merasa syok.

Ternyata, driver ojek online (ojol) yang ia pesan bukanlah driver sembarangan.

Wanita tersebut menyebutkan bahwa sang driver berasal dari kaum berada.

Hal itu seperti yang dilansir dari postingan akun X (Twitter) dan diunggah pada Selasa (23/1/2024).

Baca juga: Mengetahui Arti Kata Confess yang Viral di TikTok, Istilah Kekinian Anak Muda, Bahasa Gaul Populer

Ya, hal ini terbukti dari sang driver yang tinggal di rumah mewah dengan mobil yang terparkir di garasi.

Fakta tersebut pun terungkap tatkala driver ojol itu menerima pesanan sang wanita.

Setelahnya, driver diketahui datang menggunakan sepeda motor.

Namun entah karena terburu-buru atau alasan lain, driver ojol itu diceritakan lupa membawa helm untuk sang wanita.

Merasa tak enak hati, driver ojol itu lantas berinisiatif mengajak sang wanita untuk mampir mengambil helm di rumahnya.

Dan ya, wanita tersebut menyetujuinya.

Namun saat sampai di rumah sang driver, wanita tersebut mendadak dibuat membelalak matanya.

Bagaimana tidak, rumah sang driver ojol itu ternyata terletak di kawasan kompleks perumahan.

Rumahnya pun terbilang mewah dan terdiri dari 2 lantai.

Masih belum cukup sampai di situ, di bagian garasi juga terparkir mobil keluaran terbaru.

"Jangan Remehin Ojol!

Aku pesan ojol, pas nyampe drivernya bilang dia lupa bawa helm wkkw akhirnya diajak ke rumahnya buat ambil.

Lah rumahnya 2 lantai dalem kompleks & ada mobil," tulis sang wanita dalam ceritanya.

Simak berita selengkapnya

2. Penjual Sapi Diintimidasi Pria Diduga Makelar Jadi Sorotan, Tetap Enggan Ditawar Harga Murah

Penjual sapi diintimidasi oleh pria diduga makelar
Penjual sapi diintimidasi oleh pria diduga makelar (Instagram/isrocuey.official)

Kejadian penjual sapi diintimidasi bapak-bapak diduga makelar menawar sapi harga murah jadi sorotan.

Tampak dalam video yang beredar, penjual sapi tersebut seperti dikeroyok beberapa pria yang menawar harga.

Tak pelak video penjual sapi diintimidasi bapak-bapak diduga makelar tersebut menuai kecaman dari netizen.

Diketahui video tersebut viral setelah dibagikan akun Instagram @isrocuey.official, Senin (5/2/2024).

Di dalam video tersebut memperlihatkan kerumunan bapak-bapak.

Mereka terlihat seperti berada di pasar yang menjajakan sapi.

Namun suasana kerumunan bapak-bapak tersebut terlihat tegang.

Salah satu pria diduga penjual sapi sampai bajunya ditarik.

Pria diduga penjual sapi tersebut ditarik bajunya hingga mendapatkan perlakuan tak mengenakkan.

Bapak-bapak yang menarik baju penjual sapi tersebut terdengar menanyakan berapa harga sapi yang dijual.

"Berapa, berapa hah?" tanya bapak-bapak diduga pembeli, mengutip Tribun Jabar.

Tak sampai di sana, seorang bapak-bapak lainnya ikut menarik baju penjual sapi tersebut.

Bahkan terlihat bapak-bapak yang diduga makelar tersebut nyaris memukul wajah sang penjual sapi.

Sementara itu penjual sapi tersebut terlihat tampak pasrah.

Baca juga: Kepergok Curi Pupuk, Pria Gresik Babak Belur Dihajar Warga di Balai Desa, Begini Kondisi Terakhir

Bahkan terdengar suara perekam agar bapak-bapak tersebut tak kasar.

"Enggak boleh pak, enggak boleh kasar pak," ujar perekam.

Tampak penjual sapi tersebut terus ditekan agar menjual sapinya dengan harga murah.

Hingga seorang bapak-bapak memberikan sejumlah uang ke tangan penjual sapi tersebut secara paksa.

Namun tampak penjual sapi tersebut tetap sabar dan tak gentar meski dirinya terus diintimidasi beberapa bapak-bapak diduga makelar tersebut.

Sementara itu perekam pun berusaha menengahi dan merekam kejadian tersebut sebagai barang bukti.

"Enggak boleh kasar pak, saya rekam ini," ujar perekam.

Dalam keterangan disebutkan korban membawa sapi ke pasar untuk dijual.

Namun saat hendak menjajakan sapinya, ia didatangi sejumlah pembeli diduga makelar.

Beberapa pembeli tersebut menawar harga sapi rendah.

Karena tawaran harga sapi rendah, penjual sapi tak memberikannya.

Hingga akhirnya penjual sapi itu pun diduga diintimidasi seperti yang terekam dalam video.

Simak berita selengkapnya

3. Alasan ART Nyaleg Meski Dicueki Warga saat Kampanye, Keluar Modal Rp 2,5 Juta, 'Kita Caleg Dhuafa'

Alasan ART Nyaleg Meski Dicueki Warga saat Kampanye, Keluar Modal Rp 2,5 Juta, 'Kita Caleg Dhuafa'
Alasan ART Nyaleg Meski Dicueki Warga saat Kampanye, Keluar Modal Rp 2,5 Juta, 'Kita Caleg Dhuafa' (WartaKota)

Seorang ART nekat jadi caleg dengan modal Rp 2,5 juta.

Wanita yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga atau ART itu bernama Yuni Sri Rahayu (41).

Ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPRD DKI Jakarta Dapil VII.

Ia tinggal di kontrakannya, Cilandak, Jakarta Selatan.

Yuni merupakan caleg dari Partai Buruh.

Sejak memutuskan untuk maju menjadi caleg, Yuni selalu mendapatkan diskriminasi saat kampanye di lingkungan rumahnya.

Yuni mengatakan, tak diperbolehkan melakukan sosialisasi di lingkungan rumahnya, kawasan Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.

Hal itu dikarenakan sudah ada dua caleg dari partai lain, yang sudah berkampanye.

"Jujur saja di sini, rumah saya, waktu minta izin untuk sosialisasi sama RT di sini ya dia bilang gini, 'Karena di sini sudah dukung dua caleg, jadi enggak bisa sosialisasi'," ujar dia kepada wartawan, Jumat (2/2/2024), melansir dari WartaKota.

Baca juga: CEK FAKTA: Prabowo Sebut Indonesia Cuma Punya 92 Fakultas Kedokteran, Menkes Pernah Ungkap Datanya

Meski demikian, Yuni mengaku tak terlalu ambil pusing atas hal tersebut.

Dia lebih memilih untuk mengalah, dan melakukan sosialisasi di tempat lain.

"Iya diskriminasi halangan pasti ada ya kan, tapi kan kita nggak tahu, jadi ya sudah." jelasnya.

"Saya juga nggak berambisi untuk menang, saya hanya menjalani proses yang ada saat ini," ungkapnya.

Sejauh ini, Yuni hanya mengeluarkan Rp 2,5 juta selama berkampanye.

Itu pun dia sisihkan dari penghasilannya, sebagai seorang pekerja rumah tangga.

Baca juga: Sosok Jeni Ngamuk Tak Diberi Nafkah, Istri caleg Ngaku Gaji Suami Dikuasai Mertua: Istri Jadi Babu

Uang itu, digunakan Yuni untuk membuat alat peraga kampanye (APK), seperti poster, stiker, gantungan kunci, dan kalender.

"Ya pokoknya kalau dari awal, misal kayak APK saja, itu nggak sampe Rp 2 juta," jelas Yuni.

"Cuma kalau sama tes seperti itu bisa sampai sekitar Rp 2,5 juta," kata Yuni.

Kini, Yuni terdaftar sebagai caleg DPRD DKI dapil 7, meliputi Kecamatan Cilandak, Pesanggrahan, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, dan Setiabudi.

Yuni mengibaratkan dirinya sebagai "caleg Dhuafa", lantaran tak memiliki modal besar.

"Kalau saya sendiri dari partai buruh kan kita bilangnya caleg dhuafa ya, yang istilahnya nggak punya modal." jelasnya.

"Walaupun punya modal istilahnya dari pribadi sendiri, sebisa kita." lanjutnya.

"Saya menyiasatinya dari upah saya sedikit demi sedikit," ujar dia.

Yuni menuturkan, dirinya maju sebagai caleg, karena ingin memperjuangkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).

"Ya memang saat ini kan kita sedang memperjuangkan RUU PPRT yang sudah 20 tahun masih juga gak ada kabar yang buat kita para PRT." jelasnya.

"Itu lah yang membuat saya mau nggak mau, siap nggak siap, ya sudah saya mau jadi caleg," ungkapnya.

Menurutnya, para pekerja rumah tangga saat ini, hanya dilindungi olsh UU Ketenagakerjaan, dan hal itu dinilai belum cukup.

"Ketika kita punya masalah, UU Ketenagakerjaan belum cukup untuk melindungi PRT," ungkapnya.

Kini Yuni masih yakin untuk mempromosikan namanya kepada masyarakat agar memilihnya pada 14 Februari 2024.

Baca juga: Maju di Dapil Neraka, PRT Yuni Lawan Istri Uya Kuya Kampanye Cuma Modal Rp2,5 Juta: caleg Dhuafa

Sebelumnya, Erfin Dewi Sudanto (47), warga Desa Bataan Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur mengaku akan menjual ginjalnya untuk modal maju sebagai caleg DPRD Daerah Pemilihan I Kecamatan Bondowoso, Tenggarang, dan Wonosari.

Erwin mencalonkan diri sebagai caleg setelah gagal dalam pemilihan Kades.

Erfin merupakan mantan Kepala Desa (Kades).

Dia menjabat sebagai Kades Bataan periode tahun 2007-2013.

Saat menjadi Kades, Erfin mengaku menjalankan amanat sebagai kades secara totalitas.

“Saya waktu pelayanan pada masyarakat luar biasa walaupun gajinya sedikit,” kata Erfin pada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (16/1/2024).

Baca juga: Banner Mamah Semok Siap Melayani Depok Miliknya Banjir Hujatan, caleg Lydia Octavia Santai: Haters

Menurut dia, saat itu gaji sebagai kepala desa sebesar Rp 450.000.

Kemudian pada akhir jabatan naik menjadi Rp 1.050.000.

Bahkan, saat itu Erfin mengaku sempat menjual rumah warisannya untuk kegiatan di desa.

Dia mengaku mendapatan penghargaan dari bupati Bondowoso saat itu, yakni Amin Said Husni.

Setelah masa jabatan habis, Ervin maju lagi di Desa Bataan.

Namun karena biaya mendaftar besar, akhirnya ia tidak jadi maju menjadi calon kepala desa.

Tak berhenti di situ, Ervin juga sempat maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) selanjutnya, namun ia mengaku dijegal dengan tidak lolos di tahapan administrasi.

“Tahun 2021 kemarin saya nyalon lagi, tapi di Desa Kajar, tapi tidak jadi dan ada pada posisi nomor dua,” aku dia.

Setelah itu, Ervin mendatangi salah satu ketua partai di Bondowoso.

Ia ditawari untuk maju sebagai anggota DPRD.

Alasannya, Erfin terkenal baik dan memiliki massa di daerah pemilihannya.

“Saat itu saya bilang apa adanya, saya sekarang tidak punya apa-apa, kondisi ekonomi saya ambruk total, mohon maaf jangan paksa saya nyaleg, karena biaya besar,” ungkap dia.

Namun, ketua partai itu meyakinkan dirinya akan membantu dengan berbagai program. Hal itu membuat Erfin sepakat untuk maju sebagai caleg.

“Setelah terjun di lapangan, warga sudah banyak yang tahu saya mau maju di Pileg, setelah pemberkasan kurang dua bulan, saya tidak dikasih kabar, ternyata saya digeser, ada yang mengganti posisi saya,” papar dia.

 

Simak berita selengkapnya

4. Dulu Jadi TKW, Teh Delfi Mau Jadi Madu Bos Kaya Arab Saudi, Akur dengan Istri Pertama di Rumah Mewah

Dulu Jadi TKW, Teh Delfi Mau Jadi Madu Bos Kaya Arab Saudi, Akur dengan Istri Pertama di Rumah Mewah
Dulu Jadi TKW, Teh Delfi Mau Jadi Madu Bos Kaya Arab Saudi, Akur dengan Istri Pertama di Rumah Mewah (YouTube Fenny Listiana)

Kisah mantan TKW jadi istri kedua bos di Arab Saudi menjadi berita viral.

Mantan TKW asal Indonesia itu bernama Teh Delfi.

Hidup Teh Delfi berubah setelah dinikahi pengusaha tajir.

Ceritanya dibagikan di akun YouTube Fenny Listiana yang diunggah pada 21 April 2022.

Melansir dari BangkaPos ( grup TribunJatim.com ), suami Teh Delfi memiliki 3 toko besar di Arab Saudi.
 
Salah satu usaha miliknya ialah di bidang perabotan rumah berupa kain gordyn.

Tak terkira, sang suami pun kini memiliki tiga toko yang cukup besar dan luas.

"Ternyata Teh Delfi ini punya toko di sini. Dua ya? Berapa?" tanya Fenny pada Delfi.

"Tiga. Dulunya lima cuma karena banyak sistem di sini, jadi sisanya dijual," ungkap Delfi.

Baca juga: Nasib Penyanyi Dangdut Jadi TKI di Arab Saudi, Majikannya Keluarga Raja, Lebaran Bisa Beli Avanza

Ada satu hal lagi yang membuat sang pemilik video kembali merasa takjub.

Disebut sang istri, suami tercinta pun fasih berbahasa Indonesia serta Sunda.

"Ini suami saya pintar banget bahasa Sunda," ungkap sang istri.

"Katanya bisa bahasa Sunda nih, guys," ujar Fenny sang pemilik video.

Diketahui, rumah tangga Teh Delfi beserta sang suami pun sempat menjadi viral di media sosial.

Bagaimana tidak, usai menikah dengan sang suami, Delfi pun tinggal di sebuah rumah mewah.

Baca juga: Jadi Sopir di Arab, TKI Ini Dapat Warisan dari Majikannya, Rumah Mewah Pemberian Kakek Tajir Ditolak

Rumah miliknya tersebut nampak elegan dengan dominasi warna krem lembut.

Bahkan, ada pagar yang menjulang tinggi, membuat huniannya kian nampak mewah.

Huniannya tersebut bahkan diketahui berlantai tiga.

Hal itu dilakoninya usai hidup bersama sang suami di tanah air selama dua tahun.

Usai tinggal di Indonesia, Delfi pun diboyong sang suami untuk hidup bersama di tanah suci.

Kini, keduanya pun telah genap membina rumah tangga selama kurang lebih 8 tahun.

Uniknya, Delfi disebut akur dengan istri pertama sang suami.

Buktinya, Delfi pun hidup damai dengan sang istri pertama dalam satu atap.

Bedanya, sang istri pertama diketahui tinggal di lantai kedua.

Sementara Delfi diberi tempat khusus di lantai paling atas hingga mampu mendapat fasilitas rooftop dan taman kecil.

Sebenarnya Teh Delfi hendak diberi bagian yang lebih luas, namun ia memilih untuk menjadikan sebagian besar lantai tiga sebagai rooftop.

Baca juga: Nasib Rumah Warisan yang Ditolak TKI Arab Saudi, Ibu Kontrakkan, Keluarga Si Kakek Ogah Dikembalikan

Selain Teh Delfi, nasib baik juga menimpa seorang TKW bernama Fafa Hasan.

Menjadi TKW di Arab Saudi tenryata menjadi jalan jodohnya dengan sultan di sana.

Fafa Hasan atau disapa Ummu Farid menikah pria kaya raya di Arab Saudi.

Menariknya lagi dia dinikahi oleh majikannya sendiri.

TKW Indonesia tersebut bekerja di Arab Saudi selama beberapa tahun dan dinikahi oleh majikan pria.

Majikan dari TKW Indonesia tersebut ternyata merupakan salah satu sultan kaya raya di Arab Saudi.

Orang Arab Saudi tersebut memang seorang pengusaha sukses di Arab Saudi yang mempunyai banyak unit usaha di berbagai kota.

Baca juga: 10 Tahun Jadi Sopir di Arab Saudi, TKI Malu Dapat Warisan Rumah Mewah, Pilih Menolak: Mau Balas Budi

Namun tidak disangka sultan Arab Saudi itu tertarik dengan pekerjanya yaitu seorang TKW asal Madura.

 Mereka berdua menikah secara resmi melalui pemerintahan Arab Saudi dan Indonesia dan sudah dikaruniai satu orang anak.

Perjalanan biduk rumah tangga keduanya sampai dikaruniai seorang putra.

Sayangnya wanita asal Madura itu tidak bisa menambah anak lagi karena sang suami meninggal dunia, karena penyakit.
ada akhirnya anak dari TKW Indonesia tersebut mendapatkan warisan dari sultan Arab Saudi tersebut.

Tak kalah mengejutkannya lagi, wanita yang berasal dari keluarga sederhana di kampung ini dulu tak lulus sekolah dasar.

Namun kini memiliki rezeki berlimpah usai dipinang seorang Sultan dari Arab Saudi.

Simak berita selengkapnya

---

Berita Jatim dan Berita Viral lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved