Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Persebaya Surabaya

Terkesima Kesetiaan Bonek pada Persebaya, Ima Putri Putuskan Jadi Bonita, Gemar Lakukan Aksi Sosial

Terkesima dengan kesetiaan Bonek pada Persebaya, Ima Putri memutuskan menjadi Bonita, kini gemar melakukan aksi sosial.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Dwi Prastika
Istimewa
Ima Putri (Nana), Bonita, saat nribun untuk Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, dikirim pada 2024. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ima Putri memiliki jalan unik menjadi seorang Bonita, suporter wanita Persebaya Surabaya.

Meski sejak kecil menyukai sepak bola, juga Persebaya, karena memang domisili di Kota Surabaya, dara 21 tahun ini baru benar-benar mantap menjadi Bonita sejak duduk di bangku SMP.

"Sama orang tua baru dibolehin lihat Persebaya sama teman-teman waktu SMP, karena ya dulu citra Bonek sedikit kurang baik," kata Ima Putri pada Tribun Jatim Network, Selasa (6/2/2024).

Terkesima pada pandangan pertama dialami dara yang akrab disapa Nana tersebut, saat pertama menginjakkan kaki di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Atmosfer stadion, juga momen menyanyikan anthem Persebaya "Song for Pride," selalu menjadi momen yang dinantikan.

"Nangis, sampai sekarang pun hati kek nyut-nyut gimana gitu, memang semerinding itu. Apalagi waktu anniversary ke-90 tahun, asli itu best moment (momen terbaik) bagiku," ucap dara yang hobi menggambar tersebut.

Kecintaan Nana pada Persebaya semakin menjadi kala menyaksikan langsung perjuangan dan kesetiaan Bonek dalam upaya membuat Persebaya bisa diakui kembali PSSI setelah selama lima tahun dibekukan.

"Sekitar tahun 2017-an banyak berita tentang Bonek yang demo ke Jakarta-Bandung buat mempertahankan klubnya, dari situ mulai kayak ada pikiran, 'oh loyal banget apapun kondisinya'," ucap anak kedua dari dua bersaudara itu.

Kegigihan itu pula yang selalu dijadikan dara yang memfavoritkan Ernando Ari itu, sebagai prinsip hidup, agar tidak menyerah dengan ujian atau tantangan, 'karena mundur adalah sebuah pengkhianatan'.

Baca juga: Maknai Football for Humanity, Bonek Seru Surabaya Sudah 13 Tahun Konsisten Lakukan Aksi Sosial

"Soalnya saya pribadi gampang stres dan selalu menyerah," ucap Nana lalu tersenyum.

Pilihan menjadi Bonita bukan tanpa tantangan.

Apalagi di keluarganya yang menyukai Persebaya hanya dia dan kakaknya.

Sempat ada pandangan kurang baik dari keluarganya, itu karena Bonek dihantui catatan buruk masa lalu.

Namun perlahan, keluarga memberi restu seiring gencarnya Nana aktif mengikuti aksi-aksi sosial kemanusiaan yang menjadi wajah baru Bonek di masa depan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved