Berita Terpopuler
VIRAL TERPOPULER: Guru Bawa Lamborghini Rp 9 M ke Sekolah - Kronologi ‘Cinderella’ Tewas Overdosis
4 berita viral terpopuler Minggu (11/2/2024): Guru bawa Lamborghini Rp 9 miliar ke sekolah hingga kronologi 'Cinderella' tewas overdosis di pesta.
Inilah kronologi kematian 'Cinderella', seorang perempuan yang menjadi penghibur pesta hajatan di Banyuasin.
Cinderella meninggal dunia dalam keadaan yang tak disangka.
Sebelum meninggal dunia, Cinderella sempat mengalami kejang-kejang.
Inilah fakta-fakta kasus kematian Cinderella alias RA, wanita muda meninggal dunia di acara orgen tunggal sebuah pesta hajatan di Kecamatan Rambutan, Banyuasin.
Sebelumnya, video wanita muda yang akrab disapa Cinderella itu tengah berjoget diduga dalam pengaruh obat viral di media sosial.
Cinderella terlihat sempat mengalami pingsang dan kejang-kejang bersama pria berambut pirang.
Atas kepergiaannya, tak sedikit di media sosial menyampaikan belasungkawa kepada wanita yang akrab dijuluki Cinderella ini.
Kasus kematian Cinderella ini pun masih tengah dalam penyelidikan polisi.
Dalam video yang beredar di sosial media, tampak wanita yang sedang kejang-kejang itu berusaha disadarkan oleh teman-temannya.
Di tengah suasana orang yang masih menikmati dentuman musik orgen tunggal, wanita itu duduk dengan kondisi lemas sembari terus berusaha disadarkan.
Baca juga: Dulu Main Drakor Populer Kini Jadi Cleaning Service, Artis Minta Restu Keluarga: Mereka Setuju
Namun karena tak kunjung sadar, wanita itu kemudian dibopong untuk kemudian dibawa meninggalkan lokasi hajatan.
Dari keterangan yang beredar, disebutkan wanita itu diduga mengalami overdosis di tengah acara.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Putra Rosa mengatakan, mereka sudah bergerak melakukan penyelidikan dari informasi yang diterima, bukan dari temuan atau laporan polisi.
"Wanita itu meninggal dunia. Kami sekarang masih bergerak dari informasi. Kami sudah memeriksa pemilik hajatan atau pesta, kades, rekan korban dan saksi-saksi yang ada di sana," kata Ferly, Rabu (7/2/2024), seperti dikutip TribunJatim.com dari TribunSumsel.com

Sebelumnya, video seorang wanita tengah bergojet ditengah musik remix yang terus menggema viral di media sosial.
Namun tak lama dari itu, wanita itu dikabarkan sempat mengalami pingsang dan kejang-kejang.
Belakangan diketahui, wanita yang dijuluki Cinderella itu dikabarkan meninggal dunia karena over dosis di acara orgen tunggal, Rabu (7/2/2024).
Atas kepergiaannya, tak sedikit di media sosial menyampaikan belasungkawa kepada wanita yang akrab dijuluki Cinderella ini.
"kami sekeluarga besar anak Talang Ratu, turut berduka cita atas perginya Cinderella," bunyi caption dalam video yang beredar.
Adapun dalam video yang beredar di sosial media, tampak wanita yang sedang kejang-kejang itu berusaha disadarkan oleh teman-temannya.
Di tengah suasana orang yang masih menikmati dentuman musik orgen tunggal, wanita itu duduk dengan kondisi lemas sembari terus berusaha disadarkan.
Namun karena tak kunjung sadar, wanita itu kemudian dibopong untuk kemudian dibawa meninggalkan lokasi hajatan.
Sebelumnya, video seorang wanita tengah bergojet ditengah musik remix yang terus menggema viral di media sosial.
Namun tak lama dari itu, wanita itu dikabarkan sempat mengalami pingsang dan kejang-kejang.
Baca juga: Pengakuan Ayu Ting Ting Dilamar Lettu Fardhana, Panggil Calon Mas, Sepakat Serius: Sudah Jodohnya
Kapolres Banyuasin mengungkapkan bahwa pihak keluarga RA menolak untuk memperpanjang kasus kematian korban.
Keluargannya juga menolak korban dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi.
"Kami juga sudah meminta keterangan dari keluarga korban, mereka mengatakan bila kasus ini tidak mau dilanjutkan pemeriksaannya atau diperpanjang. Selain itu, saat korban di bawa ke rumah sakit, pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan visum ataupun autopsi," ujar Kapolres Banyuasin AKBP Ferly Putra Rosa.
Meski dari pihak keluarga menolak untuk memperpanjang kematian korban, dan korban sendiri sudah dimakamkan, akan tetapi dari pihak Polres Banyuasin akan tetap melakukan proses penyelidikan.
Polres Banyuasin masih akan terus mendalami kasus ini, sampai menemukan secara pasti apa penyebab tewasnya korban.
Apakah korban memang tewas karena overdosis ataukah memang ada hal lain.
Sebab jika benar korban meninggal akibat overdosis, pihaknya akan mencari tau dari mana korban mendapat barang tersebut.
"Kejadiannya di Desa Suka Pindah, Kecamatan Rambutan Banyuasin. Kasus ini, masih terus kami selidiki terutama untuk memanggil teman-teman korban. Apakah betul korban ini meninggal karena diduga overdosis atau ada hal ini.
3. Nasib Kamar Kos di Palembang usai Ditinggal Anak Kos Nunggak Bayar, Pemilik Geram: Malah Kabur

Nasib kamar kos di Palembang usai ditinggal anak kos yang nunggak bayar kini viral di media sosial.
Parahnya, selain nunggak, anak kos tersebut malah kabur meninggalkan kontarakannya dalam keadaan berantakan dilansir dari akun instagram @palembang.terciduk, Jumat (9/2/2024).
Dalam unggahan tersebut memperlihatkan video keadaan dari sebuah kosan.
Saat itu isi kosan tersebut terlihat sangat berantakan bak tak terurus.
Bahkan banyak sampah yang memenuhi kosan itu dari awal masuk keruangan utama sampai ke arah kamar mandi belakang.
Hingga akhirnya terungkap sosok anak yang menyewa kamar kos tersebut nunggak bayar 3 bulan.
Ia juga kabur meninggalkan kontarakannya dalam keadaan berantakan.
Selain itu sang anak penyewa kos itu bahkan juga sudah membawa seluruh barangnya tanpa sepengetahuan pemilik kos.
Sampai akhirnya pemilik kos yang mengetahui hal tersebut geram.
Ia kemudian mencoba menghubungi sosok anak yang menyewa kamar kosnya itu.
Baca juga: Sosok Umay Shahab yang Minta Maaf Usai Dihujat Imbas Komentari Program Makan Siang Gratis Paslon 02
Namun sang anak tersebut justru tampak menghindar karena tak mampu membayar biaya sewa kos.
"Maaf mbak baru lihat hp".
"Mbak aku minta tolong mbak kasih waktu smpe hari rabu ini".
"Klo rabu ini dk byar nk usir kmi usir lah
(kalau rabu ini tidak bayar, mau usir kami usir lah,".
"Aku lg jual HP lg nunggu wong minat nyo".
"Atau dk mbak nk ambek HP aku ambeklah dulu," ujar sang anak kos.

Sang pemilik kos kemudian merasa geram dan menekankan anak tersebut untuk membayar tepat waktu yang dijanjikan.
"Lunasi awas idak
(lunasi jangan tidak)," kata sang pemilik kos.
"Iyo mbak, 1550 yeh," jawab anak penyewa kamar kos itu.
Kemudian sang pemilik kos juga mengingatkan anak itu belum membayar air.
"Banyu jugo lom kami bayar, 2 bulan nunggak
(air juga belum belum kami bayar, 2 bulan nunggak)," tegasnya.
"Banyu uji mamak baru bulan kmren smo bulan ini
(air kata mamak baru bulan kemarin sama bulan ini," jawab anak kos tersebut.
"Iyo itu la 2 bulan etongan air pam
(iya itu lah 2 bulan hitungan air pam)," ujar pemilik kos.
"Kamu tuh la sering nian nunggak. Dikasih ati minta jantung
(Kamu itu sudah sering sekali nunggak. Dikasih hati minta jantung)," sambungnya.
"Awal bulan ku byar galo mbak. Demi Allah, aku skrg lg ktek nian
(Awal bulan saya bayar semua mbak. Demi Allah, aku sekarang benar-benar tidak ada uang)," ujar sang anak penyewa kos.
Namun ujungnya, anak kos tersebut malah kabur tak menepati janjinya.
Sehingga pemilik kos geram dan memviralkan kasus tersebut.
"Min tolong viralke min. Kosan nunggak 3 bulan. Air pam 2 bulan. Malam tadi dio pegi ninggalke kosan kotor nian
Padahal la demi Allah min nak lunasi malah kabur
(Min tolong viralkan min. Kosan nunggak 3 bulan. Air PAM 2 bulan. Malam tadi dia pergi tinggalkan kosan kotor sekali. Padahal sudah bersumpah Demi Allah min mau lunasi malah kabur," jelas keterangan dalam unggahan.
Sejumlah netizen yang mengetahui hal tersebut sontak ramai memberikan komentar.
Tak sedikit yang ikut merasa geram dengan aksi sang anak kos kabur setelah nunggak bayar sewa.
Bahkan tak sedikit yang meminta sang pemilik kos mengungkap wajah penyewa yang kabur itu.
"katek adab, dak tau diri, paling idak pas pegi di bersihke"
(tak beradab, tidak tahu diri, setidaknya waktu pergi dibersihkan,"
"Tips buat yg punyo kontrakan.. mintak kumpulke Poto copy ktpnyo Samo minta no daruratnyo
(Tips buat yang punya kontrakan.. minta kumpulkan foto copy ktp-nya sama minta no daruratnya".
"tidak tahu diri, dan tidak tahu terima kasih wong itu".
"Klo Dio kuliah datangin ke kantor rektoratnyo,.. kalu Dio begawe dtgin ke tmpt gawe nyo,.. aku dl pernah 3bln dak bayar persis nian klu ditagih masang Muko melas akhirnya kita tertipu,minggat dim2,. Kucari Dio smpe ke dosen prodi nyo,.. alhamdulilah dibayar dosennyo 3buln,.." ungkap beberapa netizen.
4. Dulu Nikah Muda, Ibu Rawat 10 Anaknya yang Gila Selama 60 Tahun, Rumah Dicibir Tetangga 'Angker'

Kisah ibu rawat 10 anaknya yang gila selama 60 tahun tengah viral di media sosial.
Bahkan rumah yang ditinggali mereka disebut angker oleh para tetangga.
Kisah pilu ini dialami oleh ibu di Vietnam bernama Nguyen Thi No.
Dikutip dari eva.vn, Sabtu (10/2/2024) via Tribun Trends, Nguyen Thi No tinggal di Kota Hai Phong.
Nguyen Thi No tak pernah menyangka di masa tua hidupnya tak berubah.
Ia tetap tinggal di rumah yang kecil dengan kondisi berantakan.
Baca juga: Sosok Diduga Mantan Istri YA Pelaku Tenggelamkan Anak Tamara Tyasmara, Bahas Karma Masa Lalu Terkuak
Saat ini usia Nguyen Thi No sudah mencapai 80 tahun.
Ia sudah tak mampu mengurus rumahnya.
Selain Nguyen Thi No, memang tak ada yang bisa mengurus rumah dengan sangat baik.
Bukan tanpa sebab, 10 anak Nguyen Thi No ternyata mengidap gangguan kejiwaan.
Nguyen Thi No menikah muda pada usia 19 tahun.
Awalnya, ia dan suami bahagia saat anak-anaknya satu per satu lahir.
Namun setelah si sulung tiba-tiba jatuh lalu tertawa dan meracau sendiri, hidup Nguyen Thi No berubah drastis.
Siapa sangka 10 anaknya semua mengidap gejala yang sama.
Dari anak pertama hingga kesepuluh semua mengalami gangguan kejiwaan.
Selama itu pula, Nguyen Thi No menghabiskan waktunya untuk kerja, mengurus rumah dan mengurus 10 anak yang gila.
Kondisi Nguyen Thi No membuat para tetangga benar-benar tak habis pikir.
Baca juga: Anak Penjual Roti Batal Berangkat Pendidikan Padahal Lolos Seleksi Polisi, Malah Kini Jadi Tersangka
Mereka bahkan tega menyebut rumah Nguyen Thi angker lantaran berisi 10 orang gila di dalamnya.
Nguyen Thi No bercerita kondisi 10 anaknya disebabkan lantaran oleh faktor keturunan.
Ayah NguyenThi No ternyata juga mengidap penyakit yang sama.
Bahkan ayah Nguyen Thi No juga sampai masuk rumah sakit jiwa kala itu.
Kini di masa tua Nguyen Thi No hanya mengandalkan bantuan dari tetangga dan pemerintah.
Beberapa anaknya masih bisa bertahan hidup saat penyakit mereka tak kambuh.
---
Berita Jatim dan Berita Viral lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
guru
murid
guru bawa lamborghini ke sekolah
Cinderella
penghibur pesta hajatan di Banyuasin
Kapolres Banyuasin
AKBP Ferly Putra Rosa
over dosis di acara orgen tunggal
Nasib kamar kos di Palembang
tak mampu membayar biaya sewa kos
ibu pemilik kos
menunggak bayar
berita viral terpopuler
ibu rawat 10 anaknya yang gila
viral di media sosial
Vietnam
BOLA TERPOPULER: Persik Kediri Target 3 Poin dari PSBS Biak - Pelatih Persebaya Bela Dime Dimov |
![]() |
---|
VIRAL TERPOPULER: MBG Nasi Tutug Oncom - Sosok Salsa Erwina Hutagalung Tantang Debat Ahmad Sahroni |
![]() |
---|
JATIM TERPOPULER: Pencurian Pikap di Lumajang Terlacak GPS - Kebakaran Warung Makan di Tuban |
![]() |
---|
BOLA TERPOPULER: Arema FC Kehilangan 2 Bek Kanannya - Persiapan Persebaya VS PSM Makassar |
![]() |
---|
VIRAL TERPOPULER: Alasan Guru Tak Mau Cicipi MBG - Sudewo Menolak Mundur dari Jabatan Bupati Pati |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.