Gadis Muda Kediri Tewas di Rumah Pacar

Terungkap Pelaku Sebenarnya Kasus Pembunuhan Gadis Muda Kediri di Rumah Pacar, Bukan sang Kekasih

Terungkap pelaku sebenarnya kasus dugaan pembunuhan gadis muda Kediri di rumah pacar, ternyata bukan sang kekasih.

Tayang:
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
DR (20) warga Kelurahan/Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, ditemukan tewas di rumah pria yang diduga pacarnya, Minggu (25/2/2024). DR diduga menjadi korban pembunuhan karena terdapat luka-luka di beberapa bagian tubuh. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Polisi telah mengamankan terduga pelaku pembunuhan DR (20), perempuan asal Kelurahan/Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, yang ditemukan tewas di rumah kekasihnya, di Kecamatan Pare, Minggu (25/2/2024).

Adalah NS (29) warga asal Kelurahan/Kecamatan Pare, Kediri.

NS diketahui merupakan kerabat dari kekasih korban. Ia diamankan oleh Tim Resmob Satreskrim Polres Kediri dalam waktu kurang dari 24 jam. 

"Betul, kami sudah amankan terduga pelaku. Kemarin setelah menerima laporan, kami lakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengamankan NS," kata Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Fauzi Pratama, Senin (26/2/2024).

Saat ini, lanjut AKP Fauzi Pratama, terduga pelaku NS masih dimintai keterangan untuk proses hukum lebih lanjut. 

Sebelumnya, NS sempat membantu membawa korban masuk ke dalam rumah setelah DR ditemukan tewas di dekat pintu kamar mandi rumah HS, ayah dari kekasih korban berinisil AH.

Sementara saat kejadian, AH tengah berada di luar rumah bersama HS.

Sesampainya di rumah, AH dan HS membawa korban ke rumah sakit, namun korban sudah meninggal dunia.

Ada beberapa bekas luka yang ditemukan di tubuh korban, sehingga muncul kecurigaan bahwa DR menjadi korban penganiayaan dan pembunuhan.

Baca juga: Terkuak Hasil Autopsi Gadis Muda Kediri yang Tewas di Rumah Pacar, Sempat Kekurangan Oksigen

AKP Fauzi Pratama menuturkan, luka-luka di tubuh korban ternyata dialami saat korban masih hidup.

Ditemukan juga fakta bahwa korban sempat mengalami kekurangan oksigen.

Hasil autopsi, lanjut AKP Fauzi Pratama, menunjukkan indikasi adanya asfiksia yakni kondisi kekurangan oksigen yang diduga menjadi penyebab kematian korban.

Selain itu, pada bagian leher korban ditemukan luka yang memperkuat pernyataan bahwa korban sempat kekurangan oksigen.

“Di leher korban ada bekas luka benda tumpul yang mengakibatkan korban meninggal karena lemas. Kemungkinan karena kekurangan oksigen itu tadi, seperti hasil autopsi,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved