Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilkada 2024

Pilkada Tulungagung 2024, Sejumlah Kades Mulai Tebar Pesona Lewat Baliho

Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Tulungagung mulai tebar pesona melakukan personal branding secara terbuka.

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim.com/David Yohanes
Baliho Imam Sopingi, Kades Pucunglor, Kecamatan Ngantru di simpang empat TT Tulungagung, Senin (12/4/2024) dalam artikel Pilkada Tulungagung 2024, Sejumlah Kades Mulai Tebar Pesona Lewat Baliho 

TRIBUNJATIM,COM, TULUNGAGUNG - Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Tulungagung mulai tebar pesona melakukan personal branding secara terbuka.

Langkah ini diyakini sebagai persiapan menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Sejumlah nama yang banyak disebut antara lain, Kades Pucung Lor, Kades Tunggulsari, Kades Bendilwungu, Kades Kandalbulur dan Kades Jarakan.

Imam Sopingi

Salah satu yang cukup mencolok adalah Kades Pucunglor, Kecamatan Ngantru, Imam Sopingi.

Imam sudah memasang baliho ukuran jumbo di simpang empat TT, pusat wilayah kota Kabupaten Tulungagung.

Baliho ucapan selamat menunaikan ibadah puasa ini bergambar Imam dengan peci hitam, baju koko putih dan  menelangkupkan tangan di dada.

Saat dikonfirmasi, Imam mengaku pemasangan baliho itu tidak lepas dari upaya memperkenalkan diri, menjelang Pilkada Kabupaten Tulungagung.

Sebelumnya Imam mengaku dihubungi para Kades dari 10 kecamatan di Tulungagung, untuk mendorongnya maju dalam Pilkada.

"Jadi sampai sekarang saya juga tidak mengeluarkan uang sepeserpun. Semua didorong teman-teman Kades," ucap Imam.

Baca juga: Dikenal Vocal, Petinggi Demokrat Jatim Jadi Kandidat Penantang Mas Ipin di Pilkada Trenggalek 2024

Namun Imam mengaku tidak semata-mata ingin maju menjadi kepala daerah di Tulungagung.

Ia mengaku hanya ingin ada calon yang berangkat dari kepala desa, sehingga nantinya bisa membantu para Kades menjalankan pemerintahan.

Bupati atau wakil bupati dari Kades dinilai tahu masalah di desa dan bisa membantu para Kades menjalankan roda pemerintahan.

"Tidak semua APH, LSM atau wartawan nakal, tapi selama ini banyak Kades yang jadi sasaran tembak. Ke depan biar para Kades bisa merasa aman dan nyaman menjalankan pemerintahan," tegasnya.

Imam yang berasal dari organisasi Asosiasi Kepala Desa (AKD) mengaku sadar diri dan sadar rai (muka).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved