Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Kebiasaan Maling Bikin Honorer Satpol PP ini Dibekuk Polisi, Korban Sempat Cek CCTV: Kabur

Seorang honorer Satpol PP ditangkap polisi akibat tabiat mencuri. Diketahui, pria berinisial RR (31) itu bekerja sebagai honorer Satpol PP

Editor: Torik Aqua
freepik
Ilustrasi borgol - Honorer Satpol PP ditangkap polisi akibat kebiasaan maling 

TRIBUNJATIM.COM, PRINGSEWU- Seorang honorer Satpol PP ditangkap polisi akibat tabiat mencuri.

Diketahui, pria berinisial RR (31) itu bekerja sebagai honorer Satpol PP Bandar Lampung.

Kini ia ditangkap polisi karena mencuri pengeras suara dan beras.

"Selain melakukan pencurian speaker di Pringsewu, tersangka RR juga pernah melakukan pencurian speaker di wilayah Bandar Lampung," kata Kapolsek Pringsewu Kota, Kompol Rohmadi, Kamis (21/3/2024).

Baca juga: Tempat Hiburan Malam di Malang Belum Ada Patokan Jam Batasan Buka, Satpol PP Tunggu SK Bupati

Rohmadi mengungkapkan RR bahkan mencuri dua karung beras di sebuah swalayan di Kabupaten Pesawaran, Lampung.

RR ditangkap aparat saat tengah melintas di Jalan Raya Wiyono, Pesawaran dekat Pasar Wiyono, Kecamatan Gedong Tataan, Rabu (20/3/2024) sekira pukul 07.00 WIB.

Kejadian pencurian yang terjadi di pagi hari yang melibatkan RR ini telah menciptakan kehebohan di antara warga sekitar. 

Rohmadi mengatakan, RR ditangkap oleh petugas Polsek Pringsewu Kota terkait pencurian speaker aktif merek JBL di Toko Erafone Pringsewu.

Lebih lanjut, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Pringsewu Kota. 

Dalam proses penyidikan perkara, tersangka RR dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian.

“Atas perbuatannya, RR terancam pidana kurungan empat tahun penjara,” pungkas Rohmadi.

Terekam CCTV
RR ditangkap setelah aksinya mencuri speaker JBL di Toko Erafone setelah memeriksa CCTV.

Bughy Aprizal (25), karyawan di toko tersebut mengeluarkan speaker aktif merek JBL ke halaman toko untuk dicoba.

Namun, saat karyawan tersebut masuk ke dalam toko, speaker aktif tersebut telah hilang.

“Lalu saat ditanya kepada karyawan lain, tidak ada yang mengetahui keberadaannya,” kata Rohmadi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved