Berita Internasional
Serangan Iran ke Israel Diduga Picu Perang Dunia 3, Dosen FISIP Unair Singgung Konflik: Balasan
Akhir-akhir ini dunia dikejutkan dengan serangan Iran kepada Israel melalui ratusan rudal balistik dan drone.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sulvi Sofiana
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Akhir-akhir ini dunia dikejutkan dengan serangan Iran ke Israel melalui ratusan rudal balistik dan drone.
M Muttaqien SIP MA PhD dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga (Unair) mengungkapkan serangan Iran terhadap Israel sebenarnya merupakan serangan balasan atas penyerangan konsulat jenderal Iran di Damaskus pada Senin (1/4/2024) yang dilakukan oleh Israel.
Sama seperti kedutaan besar, konsulat jenderal merupakan wilayah kedaulatan ekstrateritorial sebuah negara. Penyerangan terhadap konsulat jenderal pun dianggap sebagai penyerangan langsung terhadap sebuah negara.
“Itu merupakan tindakan balasan Iran atas penyerangan konsulat Iran di Damaskus. Serangan Israel pun dianggap sebagai penyerangan langsung terhadap Iran. Lalu, Iran melakukan tindakan balasan dengan cara menyerang wilayah Israel secara langsung,” ujarnya.
Menurut Muttaqien, serangan Iran terhadap Israel tidak melanggar hukum internasional sebab itu merupakan tindakan balasan. Iran memiliki hak untuk membalas negara lain yang telah menyerangnya terlebih dahulu.
Baca juga: Serangan Balasan Israel Hanya Dianggap Remeh oleh Iran, Amerika Serikat Tak Diberitahu?
Banyak pihak mengkhawatirkan eskalasi konflik kedua negara tersebut akan terus meningkat. Sebagai pembalasan, Israel kemudian menyerang Provinsi Isfahan di Iran pada Jumat (19/4/2024).
Namun, Israel sendiri tidak mengakui serangan tersebut sebagai pembalasan terhadap Iran.
“Israel sudah melakukan tindakan balasan dengan menyerang Isfahan meskipun tidak secara resmi mengatakannya. Saya kira Iran tentu akan melakukan tindakan balasan juga. Intinya, eskalasi ini akan terus meningkat meskipun upaya-upaya deeskalasi masih terus diusahakan,” lanjut Muttaqien.
Baik Iran maupun Israel keduanya tidak memiliki perbatasan secara langsung. Israel sendiri berbatasan secara langsung dengan Yordania, Suriah, Lebanon, dan Mesir.
Oleh karenanya, serangan Israel terhadap Iran secara langsung akan melibatkan negara-negara tetangganya. Keterlibatan negara lain tentu akan memperluas jangkauan konflik.
“Jika konflik terus memanas, paling tidak negara-negara di sekitar Iran maupun Israel ikut terlibat ke dalam konflik. Selain itu, keterlibatan sekutu merupakan hal yang tidak bisa dipungkiri. Misalnya Amerika sebagai sekutu Israel. Iran pun memiliki sekutu, seperti Houthi di Yaman maupun kelompok perlawanan di Iraq dan Lebanon,” paparnya.
Muttaqin juga mengungkapkan bahwa keterlibatan Amerika merupakan hal yang pasti. Amerika sebagai sekutu dekat Israel tentu akan membantu Israel baik secara langsung maupun tidak langsung, misal penyediaan data informasi dan perlengkapan militer.
Baca juga: Israel Panik Diserang Ratusan Rudal Iran, Netanyahu Telpon Joe Biden, Dubes Minta PBB Rapat Darurat
Karena Iran merupakan negara produsen minyak. Jika eskalasi terus meningkat, stabilitas Timur Tengah pun akan terdampak.
Selain itu, kenaikan harga minyak dunia bisa saja terjadi apabila pasokan minyak terganggu akibat konflik.
serangan Iran ke Israel
dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga
M Muttaqien
serangan balasan
Iran
Israel
TribunJatim.com
4 Pebulutangkis Indonesia Dapat Kenaikan Ranking BWF Usai Macau Open 2025, Alwi Farhan Posisi ke-23 |
![]() |
---|
Gempa Rusia Berdampak Potensi Tsunami di 10 Daerah Ini, Kep Talaud - Gorontalo, Ketinggian 0,5 Meter |
![]() |
---|
Sosok Pangeran Al Waleed Meninggal Usai 20 Tahun Koma, Sleeping Prince Ponakan Miliarder Arab Saudi |
![]() |
---|
Siapa Paling Terdampak Jika Selat Hormuz Ditutup? Jalur Minyak Rp 9.700 T, Ini Jawaban Alternatifnya |
![]() |
---|
Ini Dampak Bagi Asia Jika Iran akan Menutup Selat Hormuz Gegara Serangan AS terhadap 3 Lokasi Nuklir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.