Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Gegara Utang Rp8 Juta Imbas Gadaikan Mobil Sewaan, Kedua Telinga Pria Digunting sampai Putus

Sungguh tragis nasib seorang pria karena dua telinganya putus setelah dipotong menggunakan gunting.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
PEXELS - KOMPAS.com
Telinga pria di Aceh digunting sampai putus gegara utang Rp8 juta 

Awalnya Yudhi merental sebuah mobil dari pihak lain.

Tetapi korban nekat menggadaikan mobil tersebut kepada SL dan ML alias Simin dengan meminjam uang sebesar Rp8 juta.

"Kedua pelaku tidak tahu kalau ini mobil rental, hingga akhirnya mobil itu ditemukan dan diambil oleh pemiliknya," ujarnya.

Setelah pengambilan mobil, SL dan ML alias Simin sempat berupaya untuk menemui korban, dan selalu gagal.

Bahkan keluarga Yudhi juga angkat tangan dan mengaku tidak sanggup menghadapi permasalahan yang dibuat korban.

"Dari situlah akhirnya posisi korban ditemukan di Hotel Kyriad Muraya, lalu dibawa ke Neuheun hingga berakhir dengan aksi penganiayaan berat," katanya.

Hingga kini, kasus itu masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Penyidik masih memeriksa dan mengambil keterangan dari sejumlah pihak.

"Pemeriksaan lanjut masih terus kita lakukan untuk menemukan titik terang terkait kasus ini," demikian Kompol Fadillah.

Dua telinga pria di Aceh putus digunting gegara utang Rp8 juta, berawal dari gadaikan mobil rental
Dua telinga pria di Aceh putus digunting gegara utang Rp8 juta, berawal dari gadaikan mobil rental (Instagram)

Setelah menerima laporan, polisi langsung memburu kedua pelaku.

Mereka akhirnya diamankan di rumah masing-masing beserta barang bukti sebuah gunting medis yang digunakan untuk memotong telinga korban.

Polisi menangkap dua terduga pelaku penganiayaan Muhammad Yudhi (36) warga Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh.

"Dua terduga pelaku kita amankan yakni SL (33) dan ML alias Simin (39), warga Gampong Neuheun."

"Mereka ditangkap di rumahnya," kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Fadillah Aditya Pratama, di Banda Aceh, Senin (13/5/2024), seperti dilansir dari Antara.

Korban kini dirawat secara intensif di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh akibat luka berat yang dialaminya.

Baca juga: Tegas Keluarga Korban Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Tak Terima Pelaku Cuma Ngaku ‘Senioritas’

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved