Ekonom Sebut Penarikan Dana Muhammadiyah dari BSI Bukan Masalah Serius
Pakar Ekonomi Syariah sebut penarikan dana Muhammadiyah dari Bank Syariah Indonesia (BSI) bukan masalah serius. Ini alasannya.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Pada triwulan pertama 2024, total aset BSI menyentuh angka Rp 358 triliun dengan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 297 triliun. Artinya, nilai penarikan dana Rp 1,8 triliun hanya setara dengan 0,5 persen total aset atau 0,6 persen DPK BSI.
Imron juga melihat bahwa likuiditas BSI cukup baik.
Hal tersebut merupakan sinyal positif bahwa BSI mampu memenuhi kewajiban keuangan (yang jatuh tempo) tanpa mengalami kesulitan.
"BSI memiliki FDR (Financial to Deposit Ratio) sekitar 83 persen. Jadi masih ada 17 persen DPK atau sekitar Rp 50 triliun dana cadangan yang tidak digunakan untuk pembiayaan nasabah," terangnya.
Meskipun demikian, Imron mengungkapkan bahwa BSI memerlukan langkah mitigasi untuk mengatasi efek jangka panjang dari penarikan dana oleh Muhammadiyah.
Pasalnya, penarikan dana tersebut memungkinkan untuk mempengaruhi kepercayaan warga Muhammadiyah terhadap BSI.
Muhammadiyah
Bank Syariah Indonesia
BSI
Imron Mawardi
penarikan dana di bank
TribunJatim.com
berita Jatim terkini
Tribun Jatim
| Apa itu Hantavirus yang Buat 3 Orang Tewas di Kapal Pesiar MV Hondius? Sebabkan Infeksi Pernapasan |
|
|---|
| Kapal Perang Amerika Kabur seusai Kena Tembakan Rudal Iran saat Coba Lewati Selat Hormuz |
|
|---|
| Kurir COD Santai Tak Setorkan Uang Rp 94 Juta ke Perusahaan, Status 299 Paket Masih Dalam Pengiriman |
|
|---|
| Motif Tersembunyi Kasus Pembunuhan Ustazah di Banjarbaru, Keluarga Ungkap Permintaan Terakhir Korban |
|
|---|
| Dokter Kaget Suaminya Punya 2 Anak dan Banyak KTP setelah 4 Tahun Nikah, Rugi Rp 1 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pegawai-BSI-saat-sedang-berinteraksi-dengan-nasabah-setia-BSI.jpg)