Berita Surabaya

Pesan Habib Jafar di Hadapan Pejuang Dua Garis : Bukan Cepatnya, Tapi Waktu yang Tepat dari Allah

Kehamilan dan memiliki anak adalah impian bagi setiap pasangan yang telah menikah. Beragam upaya akan dicoba agar segera dikaruniai buah hati

Tayang:
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Nur Ika Anisa
Habib Jafar pada kegiatan doa bersama ribuan pejuang dua garis di Masjid Al Akbar Surabaya, Minggu (4/8/2024). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kehamilan dan memiliki anak adalah impian bagi setiap pasangan yang telah menikah. Beragam upaya akan dicoba agar segera dikaruniai buah hati.

Perjuangan mendapatkan momongan bukan hanya soal usaha, tetapi kesiapan mental dan ikhtiar melalui doa.

Demikian yang disampaikan Habib Husein bin Ja’far saat membersamai ribuan pejuang dua garis pada Doa Akbar di Masjid Al Akbar Surabaya, Minggu (4/8/2024).

“Selain memberikan edukasi usaha yang bisa dilakukan secara medis, juga mengedukasi dan mengajak langsung untuk berdoa bersama. Kenapa ini spesial, karena kita bisa saling mengisi dan berkumpul dalam kebaikan,” sebutnya.

Baginya, tak semua orang dapat diberikan amanat anak. Pasalnya anak termasuk amanat yang besar tanggung jawabnya kepada Allah.

Baca juga: Pesan Habib Jafar selama Lebaran 2024, ‘Jangan Tanya Kapan Nikah’, Singgung Pernikahan dalam Islam

Sebagai seseorang yang juga pejuang dua garis, Habib Ja’far mengajak pasangan yang datang untuk tidak menyalahkan diri sendiri hingga orang lain.

Ia berpesan untuk terus berusaha dan selalu diiringi doa. Ia meyakini jika Allah berkehendak, pasti segera dikabulkan.

Habib menegaskan bahwa bukan perihal cepatnya, melainkan waktu yang tepat.

“Perhari ini saya lima tahun belum dikaruniai anak. Saya merasakan apa yang dirasakan pejuang dua garis. Bagaimana menghadapi pertanyaan, menenangkan istri yang biasanya diobjektifikasi. Punya anak bukan cepat-cepatan, tapi kalau waktunya tepat, Allah pasti berikan (momongan),” ungkapnya.

Lebih lanjut, Habib Ja’far mengatakan Allah pasti merencanakan yang terbaik bagi hambanya. Apalagi bagi yang dengan jelas telah memiliki pasangan, jika Allah mempercayainya maka amanat berupa anak tersebut akan terwujud.

Banyak pasangan dalam menantikan buah hati memiliki kegelisahan, stres dan penuh emosi. Tak sedikit yang menyalahkan diri sendiri dan merasa kekurangan.

Habib Ja’far pun meminta agar menghilangkan rasa ego tersebut. Lebih banyak bersyukur, bermunajat dan bersabar.

“Kemudian tanya ahlinya melalui usaha medis. Yang mengobati dokter, yang menyembuhkan Allah. Yang kita lakukan puasa senin-kamis tapi yang memberi anak Allah. Yang penting istiqomah,” ungkapnya.

Baca juga: 5 Isyarat Desta dan Natasha Rizky Bakal Bersatu Kembali, Sudah Tanya Tata Cara Rujuk ke Habib Jafar

Sementara Direktur Utama Asha IVF Indonesia Dr. dr. Amang Surya Priyanto menyebut, penyebab gangguan kesuburan tidak hanya dari penyakit yang dimiliki tapi juga semangat pasangan dan pengaruh psikologis.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved