Berita Viral

Nasib Turis Mendadak Tertelan Jalan Ambles, Hilang 5 Hari dalam Lubang 8 Meter, Tim SAR Kerja Keras

Seorang turis tertelan jalan yang ambles dan hingga lima hari belum ditemukan. Peristiwa ini terjadi di Malaysia.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
The Star
Nasib Turis 48 Tahun Tertelan Jalan Ambles, Hilang 5 Hari dalam Lubang 8 Meter, Tim SAR Kerja Keras 

Terlihat ada kayu dan gulungan kabel di tengah jalan yang nyaris runtuh itu. Itu dilakukan warga sebagai penanda bagi pengendara agar waspada dan tidak melewati jalan tersebut.

Lokasi jalan yang ambles tersebut di bawahnya terdapat saluran air yang menuju ke laut. Ini menyebabkan kepadatan tanah menjadi lebih mudah ambles, apalagi jika dilalui kendaraan berat selama bertahun-tahun.

Lurah Watang Soreang, Hikmayani Sulaeman mengatakan, kondisi jalan yang memperihatinkan itu sudah terjadi sekitar empat bulan yang lalu.

"Iya, kondisi jalan itu berlubang itu sudah 4 bulan. Itu karena sering dilewati mobil besar tidak bisa mi ditampung dan itu ada terowongan besar di bawahnya," katanya (9/8/2024). 

Dia mengungkapkan, jalan tersebut sudah tak mampu lagi menampung beban di atasnya sehingga runtuh. Ditambah lagi, truk-truk besar yang semakin sering melewati jalan itu. 

"Mobil besar mobil kontainer dan Pertamina yang lalu lalang di situ kan itu jalan utama pengangkutan minyak jadi memang beban jalan memang besar," ungkapnya.

"Dulu bisa sampai tiga mobil lewat, kalau sekarang satu mobil saja karena kondisinya sepeti itu. Sebenarnya tidak aman tetapi kami terus pantau kondisi jalannya," ucapnya.

Hikmayani menambahkan, pihaknya sudah melaporkan kondisi jalan tersebut ke Dinas PUPR Parepare.

Dinas terkait pun sudah melihat kondisi jalan tersebut. Menurutnya, Dinas PUPR menjanjikan paling lambat akan dikerjakan bulan ini. 

"Dua kali saya turun bersama PUPR. Janjinya bulan ini dikerjakan. Jadi itu nanti dibongkar dan dibuatkan pipa terowongan baru," jelasnya.

Kasus Serupa

Sebelumnya, hujan deras menyebabkan tanah bergerak di wilayah Desa Baleraksa, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, Kamis (30/11/2023) petang. 

Akibatnya jalan penghubung tiga desa di lokasi tersebut ambles dan tidak dapat dilalui kendaraan.

Kapolsek Karangmoncol, Iptu Amirudin mengatakan akibat hujan deras disertai angin menyebabkan tanah bergerak sekira pukul 18.30 WIB di wilayah Desa Baleraksa. 

Akibatnya jalan penghubung tiga desa ambles dan terputus tidak dapat dilewati kendaraan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved