Berita Viral
Imbas Ikuti Google Maps, Mobil Toyota Raize Terperosok di Jalan Sempit, Rombongan Mau ke Candi
Tersesat karena ikuti Google Maps, mobil Toyota Raize alami kecelakaan tunggal.
Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM - Diduga tersesat karena mengikuti Google Maps, sebuah mobil Toyota Raize alami kecelakaan tunggal.
Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di Kawasan Candi Cetho, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar.
Kini kecelakaan yang dialami pengendar mobil tersebut viral di media sosial.
Baca juga: Daftar 10 Korban Mobil Avanza Terguling di Tol Jombang, Rombongan dari Surabaya, Ada Anak Kecil
Kasus ini diketahui setelah sebuah video diunggah akun Instagram @infowongsurakarta, pukul 09.20 WIB.
Dalam video berdurasi 71 menit tersebut menampilakan sebuah kendaraan yang terperosok di jalanan desa yang bercor semen.
Nampak kendaraan yang terperosok mobil putih tipe citycar.
Terlihat dalam video tersebut, mobil itu bermerek Toyota Raize bernopol L 1682 ADF.
Camat Jenawi, Ardiansyah, membenarkan ada kejadian tersebut.
Dia mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu (14/9/2024) siang.
"Kemarin ada yang kesasar karena ikuti GMaps (Google Maps)," kata Ardiansyah, Minggu (15/9/2024).
Ardiansyah mengatakan lokasi kejadian tersebut terjadi di Desa Angramanis, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar.
"Mobil berjalan di tanjakan namun tidak kuat, terus mundur," ucap dia.
"Itu cuma terperosok gitu aja, seketika itu dievakuasi dibantu warga."
"Proses evakuasi ndak terlalu (sulit), soalnya separuh bodi masih diatas," kata Ardiyansyah.

Dia mengatakan, mobil tersebut ditumpangi wisatawan asal dari Jawa Timur, menuju ke Candi Cetho.
Adapun kondisi penumpang dan pengemudi baik-baik saja.
Meski terperosok ke jalanan desa, tidak ada yang luka-luka/
"Kondisinya baik-baik saja, tidak ada yang luka-luka," ungkap dia.
Baca juga: Viral Kecelakaan di Surabaya, Bodi Kabin Truk Towing Ekskavator Penyet Tersangkut Trailer
Kejadian lain, sebuah rumah hancur tertimpa bus yang masuk ke jurang di Puncak Bogor, tepatnya di Jl Alternatif Citeko, Taman Safari Indonesia (TSI), Sabtu (3/8/2024), sekitar pukul 05.00 WIB.
Rumah tersebut merupakan milik Ryan Koesnadi dan istrinya Rosinta, warga Desa Citeko Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ryan dan istrinya syok saat rumahnya yang berada di bawah tebing langsung rusak tertimpa bus berkelir hijau tersebut.
Terkuak bahwa sopir bus tak tahu jalan dan hanya mengandalkan Google Maps.
Bus pariwisata tersebut mengangkut rombongan keluarga dari Rawa Belong, Jakarta Barat.
Bus medium bernomor polisi DK 7359 AJ ini mengangkut sekitar 35 penumpang, termasuk sopir.
Rencananya rombongan tersebut akan menginap di suatu vila di wilayah Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Rombongan bergerak dari titik awal sekitar pukul 02.00 WIB, kemudian sekitar pukul 05.00 WIB, mengalami kecelakaan tunggal.

Delapan orang mengalami luka ringan akibat kejadian ini, tujuh di antaranya dilarikan ke RSPG Cisarua, sedangkan satu korban dibawa ke pengobatan alternatif.
Sesaat sebelum kejadian, kendaraan tersebut bergerak melaju dari Taman Safari menuju ke arah Citeko dengan kontur jalan yang menurun dan berkelok.
Kemudian bus itu pun terperosok ke jurang dan menimpa rumah warga.
Karena kecelakaan ini, rumah Ryan mengalami kerusakan, begitupun dengan bus yang posisinya terguling.
Kamar mandi rumah Ryan hancur hampir rata dengan tanah.
Saat kejadian, Ryan sedang tidur dan istrinya sedang memasak nasi di dapur dan hendak mandi.
"Biasanya dia tuh kalau udah masak nasi, langsung mandi," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (3/8/2024), melansir dari Tribunnews.com.
Beruntungnya, istrinya belum masuk ke kamar mandi.
Pasalnya, jika istrinya sudah berada di dalam kamar mandi, maka besar kemungkinan menjadi korban dalam kejadian ini.
Hal itu dikarenakan bagian rumah yang hancur terkena bagian depan bus adalah dapur dan kamar mandi.
Bahkan, kata dia, pada saat kejadian pun kompor yang digunakan untuk memasak masih keadaan menyala.
"Kalau udah masuk kamar mandi udah jadi korban juga. Gas masih nyala apinya, pas orang-orang (penumpang) pecahin kaca, saya matiin kompor, nyari-nyari tabungnya, kompor masih nyala," ungkapnya.
Sementara itu sang istri, Rosita, mengaku masih syok atas kejadian tersebut karena dirinya hampir saja menjadi korban.
Ketika bus tersebut menimpa rumahnya, ia bergegas untuk membangunkan suaminya kemudian alri menyelamatkan diri.
"Udah mau masuk kamar mandi, saya langsung bangunin dia (suaminya), terus keluar, cuma pake handuk doang," ungkapnya.
Hingga kini, penyebab bus yang terperosok ke dalam jurang hinga menimpa rumah warga di Puncak Bogor masih didalami oleh pihak kepolisian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya mengatakan, dugaan awal penyebab kecelakaan tersebut diduga akibat sopir tidak mengetahui medan jalan di wilayah tersebut.
"Pengemudi diduga tidak menguasai medan jalan dan tidak hati-hati dan kurang konsentrasi maka terjadi laka lantas," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (3/8/2023).
Sementara itu untuk mencapai tujuannya membawa rombongan keluarg ke suatu vila di kawasan Puncak Bogor, sang sopir mengandalkan aplikasi penunjuk arah.
"Informasi awal driver menyampaikan tidak menguasai Medan karena belum tau jalan, mengikuti petunjuk arah dari peta mobile," ungkapnya.
Hal itu pun dibenarkan oleh saksi mata, Darwin.
Darwin mengatakan bahwa jalur tersebut belum pernah dilalui sebelumnya, sehingga sang sopir pun tidak mengetahui medan jalan.
"Kita cuma dari Google Maps aja, belum hafal medan juga, belum pernah lewat sini."
"Patokannya cuma dari Maps, belokan kan keliatan di Maps, tapi kan enggak tahu turunan atau nanjaknya enggak tahu," katanya.
Google Maps
Toyota Raize
Candi Cetho
Kecamatan Jenawi
Kabupaten Karanganyar
berita viral
TribunJatim.com
Tribun Jatim
Mardi Dagang Siomay Sambil Was-was di Lokasi Demo Bisa Dapat Rp 500.000, Apes Kalau Rusuh: Saya Lari |
![]() |
---|
Sosok Jerome Polin Ajak Tolak Tawaran Jadi Buzzer Rp150 Juta, Singgung Uang Rakyat dan Gaji Guru |
![]() |
---|
Warga Arak Sepasang Kekasih Jalan 2 Km, Pergoki Wanita Bawa Anaknya di Rumah Pria Lajang Usia 39 |
![]() |
---|
Muncul Slogan ACAB dan Kode 1312 di Media Sosial Pasca Demo 28 Agustus, Apa Maknanya? |
![]() |
---|
Bukti Mbah Endang Gelar Nobar Liga Inggris Tanpa Izin, si Pemilik Kafe Tetap Ogah Bayar Rp 115 Juta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.