Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Terpopuler

JATIM TERPOPULER: Polemik Aset Ibu Kos Pindah Tangan ke Penyewa - Nasib Pemotor Tabrak Truk Dishub

Berita terpopuler Selasa 17 Septermber 2024: Polemik aset ibu kos berpindah tangan ke penyewa.- Pemotor tewas usai tabrak truk dishub.

Editor: Hefty Suud
KOLASE TribunJatim.com/Tony Hermawan - TRIBUNJATIM/istimewa
Maria Lucia Setyowati dan suaminya, Muin menunjukkan foto Tri Ratna Dewi dan surat laporan. - Pengendara motor Honda Vario tewas usai menabrak truk marka dinas perhubungan di Jalan Frontage A Yani, Gayungan, Surabaya, sekitar pukul 01.57 WIB, Senin (16/9/2024). 

TRIBUNJATIM.COM - Kumpulan berita peristiwa yang terjadi di Jawa Timur (Jatim) tersangkum dalam berita terpopuler Jatim, Selasa 17 September 2024.

Berita pertama, polemik aset ibu kos di Surabaya berpindah tangan ke penyewa, notaris buka suara. 

Ada juga berita  pengendara motor tewas usai menabrak truk marka dinas perhubungan di Jalan Frontage A Yani, Gayungan, Surabaya, sekitar pukul 01.57 WIB, Senin (16/9/2024). 

Selanjutnya berita pelajar 15 tahun atau pelajar terseret ombak saat mandi di Pantai Perawan, Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, kemarin Minggu (15/9/2024).

Berikut selengkapnya berita terpopuler Jatim hari ini, Senin (16/8/2024) di TribunJatim.com.

1. Polemik Aset Maria, Ibu Kos di Surabaya yang Asetnya Berpindah Tangan ke Penyewa, Notaris Buka Suara

Maria Lucia Setyowati dan suaminya, Muin menunjukkan foto Tri Ratna Dewi dan surat laporan.
Maria Lucia Setyowati dan suaminya, Muin menunjukkan foto Tri Ratna Dewi dan surat laporan. (TribunJatim.com/Tony Hermawan)

Kos-kosan dan tiga ruko diduga direbut oleh mantan penghuni kos terjadi di Tenggilis, Surabaya.

Maria dan Muin, pasangan suami istri yang dulu sebagai pemilik aset meyakini asetnya bisa pindah tangan karena ada persekongkolan.

Yakni antara Tri Ratna Dewi (mantan penghuni kos) dan Permadi Dwi Maryono, petugas Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Dewi kini menghilang.

Namun, Permadi menjelaskan bahwa proses hibah dari Maria ke Dewi telah dilakukan sesuai prosedur dan melibatkan notaris. 

Baca juga: Sosok 2 Terlapor Kasus Investasi Bodong Bunga Zainal Rp 15 M, Bantah Lakukan Penggelapan: Tunggu Aja

“Memang tanda tangan dilakukan di rumah Bu Maria. Saya yang menghandle, tapi notaris juga mengetahui,” kata Permadi. 

Menurut Permadi, hibah tersebut awalnya Dewi datang ke kantornya untuk mengurus hibah karena akan mengurus bisnis milik budenya.

Ia kemudian mengecek aset yang akan dihibahkan untuk memastikan hubungan antara Dewi dan Maria benar-benar famili.

Sampai pada saat menandatangani surat hibah, ia menegaskan sudah membacakan isi surat kepada Maria.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved