Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Kebijakan Fiskal dan Postur APBN 2025 Diharapkan Jawab Kebutuhan Anggaran Presiden Terpilih Prabowo

Kebijakan fiskal dan postur APBN 2025, Banggar DPR RI berharap bisa menjawab kebutuhan anggaran Presiden RI terpilih Prabowo Subianto.

Editor: Dwi Prastika
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Rapat paripurna DPR RI, mengesahkan Rancangan Undang-undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 untuk menjadi UU APBN 2025, Kamis (19/9/2024). 

Grafik transaksi kurs dalam jangka panjang cenderung melemah.

Pada tahun 2025, pemerintah mengusulkan kurs Rp 16.100/USD.

Pimpinan Banggar DPR RI mendorong agar kurs bisa lebih rendah di level Rp 15.900/ USD.

"Pada akhirnya kita sepakati pada angka Rp 16.000/USD. Kita yakin, dengan kebijakan transformasi struktur ekspor yang lebih bernilai tinggi, dan menguatkan investasi, serta kebijakan bauran sistem pembayaran yang beragam, akan lebih membuat rupiah semakin kuat," lanjutnya.

Said Abdullah mengatakan, perlu terus melihat dampak tingginya suku bunga SBN 10 tahun yang disepakati pada tingkat bunga sebesar 7,0 persen.

"Kita perlu terus mewaspadai suku bunga SBN yang tinggi akan mendistorsi pasar keuangan domestik, memberikan dampak bagi sektor riil yang pada akhirnya menjadi beban bagi perekonomian nasional. Bersyukur Bank Indonesia telah menurunkan BI Rate, dari 6,25 persen menjadi 6 persen. Kebijakan ini menjadi sinyal positif ke depan kita bisa menurunkan tingkat bunga, termasuk SBN, sehingga beban bunga yang ditanggung pemerintah ke depan bisa lebih rendah," ujarnya.

Pihaknya mengaku akan selalu berkomitmen untuk terus mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar minimal 20 persen dari APBN, atau sebesar Rp 724,26 triliun, sesuai amanat konstitusi.

Pemerintahan baru nantinya dipercaya akan lebih fokus untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Anggaran pendidikan ini dapat menopang sejumlah program strategis pemerintahan baru seperti renovasi sekolah, perbaikan MCK sekolah, makelar, membangun sekolah unggulan terintegrasi sebagai bagian dari Progran Quick Win Presiden RI terpilih.

Persoalan buruknya kualitas gizi dan masih tingginya angka stunting menjadi persoalan yang harus diselesaikan segera, karena terkait dengan masa depan bangsa.

Banggar DPR RI mengapresiasi kebijakan pemerintah ke depan untuk menjadikan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu program unggulannya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan melalui pemberian makan bergizi dan susu gratis di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita, dan ibu hamil serta menyusui, diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi dan nutrisi anak, baik saat masih dalam kandungan, balita, dan pada usia sekolah.

Badan Anggaran DPR bersama pemerintah selama tiga bulan telah menyelesaikan pembahasan APBN 2025.

Banggar telah mengupayakan APBN 2025 menjadi jembatan transisi pemerintahan, agar presiden terpilih bisa segera berlari kencang menjalankan program-programnya, dan tidak terkendala dengan mekanisme penganggaran.

Karena itu, postur anggaran telah disesuaikan dengan berbagai program strategis dari Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto ke depan.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved