Para Pegawai KAI asal Jawa Rela Jauh Dari Rumah Demi Layani Penumpang Kereta Api di Sulawesi

Dibalik nyamannya pelayanan Kereta Api (KA) di Sulawesi, ternyata ada sosok di balik layar yang semangat bekerja dengan sepenuh hati.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
Para Pegawai KAI di Sulawesi saat foto bersama. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dibalik nyamannya pelayanan Kereta Api (KA) di Sulawesi, ternyata ada sosok di balik layar yang semangat bekerja dengan sepenuh hati.

Sosok dibalik layar itu adalah para pegawai ataupun ASP asal Jawa yang rela jauh dari rumah maupun keluargannya.

Ya, total ada 23 pegawai KAI yang bekerja untuk proyek KA Makassar-Pare Pare.

Dari jumlah 23 itu rata - rata di dominasi pegawai yang asli Jawa.

"Total untuk pegawai disini ada 23. Terdiri dari 3 Manajemen, termasuk saya, dan 20 orang ASP," ujar Manager PT KAI Daop 8 Surabaya untuk proyek Kereta Api (KA) Makassar-Parepare di Sulawesi, Janus Alloin kepada Tribun Jatim Network, Selasa (1/10/24).

Baca juga: Okupansi Naik 200 Persen Lebih, KAI : Warga Sulawesi Gemar Naik Kereta Api

20 ASP tersebut sendiri terdiri dari 10 masinis, 5 kondektur, 5 TKA (teknisi kereta api).

Kata Janus, para pekerja memang di dominasi asli dari Jawa.

"Kebanyakan memang asli Jawa. Dan kami memang jarang pulang. Paling pulangnya itu sebulan sekali," imbuhnya.

Ditanyai sistem libur para pegawai, Janus mengatakan, sebulan sekali.

Baca juga: Banyak Melewati Pemandangan Indah, KAI Pastikan Naik Kereta Api di Sulawesi Nyaman

"Liburnya sebulan sekali. Tapi lama libur yang diambil hampir seminggu. Sistem ini diambil karena banyak para pekerja asli Jawa. Kalau libur cuman dua hari otomatis kan kalau pulang ke Jawa malah capek di perjalanan. Bahkan, sistem ini pun penerapannya giliran, dimana perbulan hanya ada 3 orang saja yang boleh ambil, kemudian bulan berikutnya baru 3 orang lainnya dan seterusnya," jelasnya.

Meski kerap jarang pulang, para pegawai KAI di Sulawesi tidak pernah berlarut dalam kesedihan.

"Bagi kami semua, apa yang kami kerjakan di sini adalah demi kemajuan bangsa. Demi cita-cita warga Sulawesi biar bisa naik KA. Dan kami merasa bangga menjadi bagian serta bisa melayani itu semua," ucapnya.

Baca juga: Peringati Hari Pelanggan Nasional, KAI Daop 8 Sapa Pelanggan KA Mutiara Timur

Adapun saat ini, lanjut Janus, KAI pun telah menampah kuota rute perjalanan Kereta Api (KA) untuk proyek KA Makassar - Pare-Pare.

"Sekarang, per September 2024 ini, total ada 6 perjalanan KA. Sebelumnya hanya ada 4 perjalanan KA," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved