Breaking News

Berita Viral

Berkah Mbah Sarmo dan Jamin usai Selamatkan Kereta dari Rel Putus, Dapat Hadiah Khusus dari Bupati

Nasib mujur kini dialami Mbah Sarmo (66) dan Mbah Jamin (62). Sebelumnya mereka berani selamatkan kereta dari rel putus.

Tayang:
Penulis: Ani Susanti | Editor: Mujib Anwar
IST - Dok. Arief Rohman
Berkah Mbah Sarmo dan Jamin usai Selamatkan Kereta dari Rel Putus, Dapat Hadiah Khusus dari Bupati 

Tak lama setelah kejadian, petugas PT. KAI datang untuk memperbaiki sambungan rel yang putus.

Rohim, petugas teknik PT. KAI menjelaskan bahwa sambungan rel yang putus terjadi akibat jalur tikungan yang melengkung.

Setelah perbaikan, kereta dapat melanjutkan perjalanan meskipun mengalami keterlambatan sekitar 40 menit.

"Terima kasih Mbah Sarmo dan Mbah Jamin. Keduanya sosok warga yang peduli keselamatan kereta api. Kami berharap di wilayah Pengkoljagong ini juga diberikan petugas keamanan perlintasan sebidang. Bisa swadaya dari desa," ujar Rohim.

Berkat aksi heroik kedua kakek tersebut, ratusan penumpang KA Dharmawangsa selamat dari potensi kecelakaan.

Berita Kecelakaan Kereta Api

Sebelumnya, sebanyak 4 orang meninggal  dunia tertemper kereta api di Karawang, Jawa Barat pada Minggu (22/9/2024)

Manager Humas Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko membenarkan -peristiwa tersebut.

Peristiwa terjadi di petak jalan Cikampek – Tanjung Rasa di km 88 + 700 jalur hulu pada hari ini Minggu 22 September pukul 06.57 WIB.

Ia mengatakan, masinis KA Fajar Utama yang akan melintas sudah membunyikan semboyan 35 yaitu klakson kereta memberikan peringatan kepada penyeberang tersebut bahwa kereta api akan melintas.

“Sesuai SOP Masinis sudah membunyikan tanda peringatan yaitu Semboyan 35 untuk memberi tanda bahwa kereta akan melintas”, tegas dia saat dihubungi Tribunnews.com.

Pihaknya menyesalkan kejadian tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tidak berada di area rel kereta api, karena area tersebut berisiko tinggi dan berbahaya.

Seluruh korban ujar Ixfan, sudah dibawa dan dievakuasi langsung ke RSUD Kabupaten Karawang.

Mengutip TribunJabar, Kapolsek Kotabaru Iptu Suherlan mengungkap, identitas empat korban tersebut yakni Anita Andini (37), Muhammad Al Ikhsan (7) dan Ted Alfarizhi yang merupakan warga Kampung Sukaati Timur, Desa Jomin Timur, sedangkan Sahaman (63) warga Dusun Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kotabaru.

Menurut keterangan saksi, saat itu Anita, Ikhsan, dan Ted sedang olahraga pagi di Perumahan Ariwiga.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved