Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Sosok Dosen ITB yang Viral Ubah Tanah Jadi Logam Hanya dalam 2 Menit, sempat Gelar Orasi Ilmiah

Seorang dosen ubah tanah jadi logam tengah menjadi sorotan hingga viral di media sosial.

Penulis: Arie Noer Rachmawati | Editor: Mujib Anwar
Kolase Tribunnews
Sosok Prof Zulfiadi dosen viral ubah tanah jadi logam. 

Logam tersebut kemudian bereaksi dengan air dan oksigen sehingga berkarat dan menjadi bijih.

Keberadaan bijih akan dipetakan oleh kegiatan eksplorasi teknik geologi dan teknik geofisika. 

Selanjutnya, proses penambangan bijih dilakukan oleh teknik pertambangan.

Hingga akhirnya sampai di pabrik pengolahan yang menjadi tanggung jawab teknik metalurgi.

Bijih yang sudah masuk ke pabrik pengolahan akan melalui berbagai proses hingga akhirnya menjadi logam.

Penampakan reaktor plasma hidrogen pertama di Indonesia ada di Teknik Metalurgi ITB.
Penampakan reaktor plasma hidrogen pertama di Indonesia ada di Teknik Metalurgi ITB. (Tribunnews)

Proses tersebut yaitu kominusi, konsentrasi, ekstraksi, dan pemurnian. 

Tidak hanya mengolah logam, teknik metalurgi juga berperan dalam mendaur ulang logam yang sudah tidak terpakai menjadi logam baru lagi.

Zulfiadi menyoroti kenaikan temperatur muka bumi yang sudah mencapai angka 1,58 derajat.. 

Salah satu kontributornya adalah industri pengolahan logam menggunakan blast furnace yang menghasilkan emisi CO cukup banyak. 

Masalah ini harus segera diatasi sebelum menyebabkan risiko kekeringan, gelombang panas, juga curah hujan yang tidak teratur.

Dalam upaya memproduksi logam yang tidak meninggalkan jejak karbon, Prof Zulfiadi mengenalkan reaktor plasma hidrogen yang memanfaatkan hidrogen sebagai reduktornya. 

Sampai saat ini, telah dilakukan berbagai percobaan dalam skala laboratorium untuk memproduksi logam menggunakan reaktor plasma hidrogen.

“Reaktor plasma hidrogen menggunakan green hidrogen dan sumber listrik EBT merupakan alternatif produksi logam yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Mari kita realisasikan pengolahan logam yang greener, cleaner, faster, smarter bersama,” tuturnya, dikutip dari itb.ac.id.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved