Berita Viral

Bupati Konawe Selatan Murka Supriyani Cabut Surat Damai & Mengaku Tertekan, Layangkan Somasi

Bupati menilai, pencabutan surat perdamaian dinilai mencemarkan nama baiknya.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
via TribunnewsSultra.com
Bupati Konawe Selatan murka guru Supriyani cabut surat damai 

TRIBUNJATIM.COM - Bupati Konawe Selatan, Surunuddin Dangga, meradang setelah guru Supriyani mencabut surat perdamaian dengan WH terkait dengan perkara pemukulan murid SD.

Terlebih adanya pernyataan Supriyani bahwa ia menandatangani surat perdamaian tersebut di bawah tekanan.

Surunuddin menilai, pencabutan surat perdamaian tersebut dinilai mencemarkan nama baiknya.

Baca juga: Meski Guru Supriyani & Istri Aipda WH Bersalaman, Pengacara Bantah Berdamai, Kini Jabatan Dicopot

Padahal Bupati Konsel yang memfasilitasi terkait dengan perdamaian yang dilakukan antara Supariyani dan WH

Oleh karena itu, Bupati Surunuddin kemudian melayangkan somasi.

Somasi ini harus ditindaklanjuti oleh Supriyani dalam waktu 1x24 jam dengan konsekuensi pihak Pemkab Konsel akan melanjutkan jalur hukum.

Surunuddin melayangkan surat somasi kepada guru Supriyani melalui Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konsel.

Somasi tersebut menyusul surat pencabutan kesepakatan damai yang dibuat guru honorer sekolah dasar negeri ke Kecamatan Baito tersebut, Rabu, 6 November 2024.

Dalam suratnya, guru Supriyani menyatakan mencabut tanda tangan dan persetujuan damai yang ditandatangani di Rumah Jabatan atau Rujab Bupati Konsel, pada Selasa, 5 November 2024.

Pencabutan surat damai tersebut dengan alasan karena berada dalam kondisi tertekan dan terpaksa.

Selain itu juga ia mengaku tidak mengetahui isi dan maksud dari surat kesepakatan damai tersebut.

"Dalam hal ini perbuatan Saudari telah mencemarkan nama baik Bupati Konawe Selatan," tulis salinan surat somasi yang diperoleh TribunnewsSultra.com, Kamis (7/11/2024).

"Karena dianggap melakukan tindakan menekan dan memaksa Saudari untuk menyepakati surat dimaksud, yang dalam faktanya bahwa kesepakatan tersebut dibuat tanpa ada tekanan dan paksaan.

"Serta disaksikan beberapa pihak dengan tujuan untuk menyelesaikan permasalahan secara damai dan kekeluargaan," lanjut surat somasi.

Guru Supriyani batal damai, akui tertekan dan terpaksa setujui kesepakatan yang ditandatangani Bupati Konsel
Guru Supriyani batal damai, akui tertekan dan terpaksa setujui kesepakatan yang ditandatangani Bupati Konsel (TribunnewsSultra.com)

Surat yang diterbitkan di Andoolo, 6 November 2024, ini diteken Kepala Bagian Hukum Pemkab Konsel, Suhardin, atas nama Bupati Konsel Surunuddin Dangga, dengan cap stempel pemkab.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved