Berita Viral
Ternyata Honor Pak Ribut Tak Seberapa, Guru di Lumajang Debat dengan Murid Soal Sapi Makan Martabak
Sosok Pak Ribut, guru honorer asal Lumajang, Jawa Timur (Jatim), yang baru-baru ini viral. Ternyata Pak Ribut mendapat honor tak seberapa.
TRIBUNJATIM.COM - Terungkap gaji Pak Ribut, guru yang viral di media sosial karena aksi debatnya dengan muridnya soal sapi makan martabak.
Diketahui Pak Ribut merupakan guru honorer di Lumajang.
Pak Ribut viral berkat konten bersama seorang muridnya yang membuktikan bahwa ada seekor sapi doyan makan martabak manis.
Bahkan, ia sempat memberikan uang Rp 1 juta kepada muridnya itu.
Namun, di balik aksi tersebut, ternyata Pak Ribut mendapat honor tak seberapa.
Sebagai guru honorer, Pak Ribut hanya menerima gaji Rp 250 ribu per bulan.
Baca juga: Mulai Tahun 2025, Gaji Guru Honorer Akan Naik Rp2 Juta Jika Sudah Lulus Sertifikasi atau PPG
Meski gajinya kecil, Pak Ribut mengaku bangga menjadi guru.
"Karena saya senang mencetak, mencerdaskan anak didik bangsa. Mulai dari tidak bisa membaca hingga bisa membaca."
"Dari orang yang tidak jadi apa-apa, alhamdulillah murid-murid Pak Ribut ada yang sukses. Ada yang jadi tentara, polisi. Itu sebuah kebanggaan seorang guru," katanya, dikutip dari tayangan CNN Indonesia, Selasa (26/11/2024).
Selain itu, Pak Ribut juga senang bisa bertemu murid-muridnya.
"Apalagi bisa kumpul dengan anak yang lucu-lucu. Banyak pengalaman," imbuhnya.
Punya Kerja Sampingan
Demi mencukupi kebutuhan, Pak Ribut tidak hanya mengandalkan gaji sebagai guru honorer.
Ia memanfaatkan bakat menari dan kemampuan bisnis dengan membuka usaha penyewaan kostum bernama Ribut Dancer Management.
Sebenarnya, usaha penyewaan kostum itu sudah dirintis sejak masih menjadi pelajar sekolah menengah atas (SMA).
TribunJatim.com
viral di media sosial
Pak Ribut
Tribun Jatim
sapi makan martabak
berita viral
TribunEvergreen
Lumajang
guru honorer
jatim.tribunnews.com
| Fahrozi Bunuh dan Mutilasi Ibunya karena Tak Dapat Uang untuk Slot, Bayar Penggali Lubang Rp300 Ribu |
|
|---|
| Pengakuan Siswa SMA yang Ngaku Dicopot dari Ketua OSIS karena Kritik MBG, Akui Tak Ada Kudeta |
|
|---|
| 6 Bulan Guru PPPK Belum Digaji, Syok Isi Kontrak Kerja Diubah Sepihak, Upah Anjlok Jadi Rp250 Ribu |
|
|---|
| Ambil Kas Desa yang Ditabung Sejak Tahun 1995, Warga Patungan Rp 75 Juta untuk Perbaiki Jalan Rusak |
|
|---|
| Nasib Gaji ke-13 ASN di Tengah Efisiensi Anggaran Diungkap Purbaya, Diminta Sabar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bocah-SD-di-Lumajang-ngotot-sapi-makan-martabak.jpg)