Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Baru 9 Bulan Diangkat PPPK, Guru SD Tewas Terbakar di Perkebunan, Tinggalkan Anak Masih Setahun

Nasib seorang guru baru diangkat 9 bulan menjadi PPPK. Ia tewas mengenaskan dengan kondisi terbakar di perkebunan.

Penulis: Arie Noer Rachmawati | Editor: Mujib Anwar
Tribun Pekanbaru
Nasib seorang guru baru diangkat 9 bulan menjadi PPPK. Ia tewas mengenaskan dengan kondisi terbakar di perkebunan. 

Ia beralamat di Dusun III Kasikan RT 012 RW 002 Desa Kasikan Kecamatan Tapung Hulu.

Kepergiannya diketahui meninggalkan seorang istri, Rasmi Siburian dan putranya, Boy Yunus Saragih yang masih berusia 1 tahun. 

Rupanya saat kejadian, istri korban tengah pulang kampung berziarah di Sumatera Utara.

Almarhum merupakan guru di SD Negeri 021 Senama Nenek Kecamatan Tapung Hulu.

Ia baru diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui Surat Keputusan Bupati Kampar tanggal 28 Maret 2024 lalu. 

Baca juga: Awal Ngajar Dibayar Rp2000 Sehari, Guru Alvi Viral Nyambi Pemulung Semringah Ada Kenaikan Gaji Guru

Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) ini berstatus sebagai Guru Kelas.

Sebelum menjadi PPPK, ia sudah mengajar sebagai Tenaga Honorer selama beberapa tahun.

Sementara, Kepala Polsek Tapung Hulu, Iptu Wel Etria mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, barang korban yang hilang yakni dompet dan handphone.

"Sementara ini dari hasil penyelidikan, dompet dan handphone korban," ungkapnya kepada Tribun Pekanbaru, Minggu (1/12/2024).

Ia mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini untuk mendalami motif pelaku.

Ia belum dapat menyebutkan perkembangan penyelidikan terkait adanya calon tersangka. 

Ia mengatakan, hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara belum keluar.

Sehingga ia juga belum dapat menjelaskan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Baca juga: Sosok Mbah Melan Guru Matematika di TikTok Dikasih Rp100 Juta oleh Prabowo, Kerap Bagi Konten Gratis

Begitu juga, lamanya korban meninggal saat jasadnya ditemukan.

"Nanti itu akan terjawab di dalam hasil autopsi terkait dugaan kuat pembunuhan ini," katanya. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved