Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Viral

Fakta Anak 5 Tahun Diduga Dirudapaksa hingga Tewas, Baru Terungkap saat Dirawat di RS, Warga Geram

Anak 5 tahun di Jakarta Timur diduga menjadi korban rudapaksa. Hal ini baru diketahui setelah dirawat di RS.

Editor: Olga Mardianita
TribunJakarta.com
Anak 5 tahun di Jakarta Timur diduga dirudapaksa hingga tewas. Kasus ini baru terungkap saat korban dirawat di rumah sakit. 

Namun Polres Metro Jakarta Timur menyatakan masih perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan.

Baca juga: Ibu dan Anak Disekap di Kandang Anjing usai Suami Dituduh Curi Solar, Perusahaan Sawit:  itu Kantor

"Saksi yang sudah kami periksa sebanyak tujuh orang, saat ini masih penyelidikan. Pokoknya yang bisa memberikan keterangan terkait peristiwa kami mintai keterangan," lanjut Armunanto.

Jenazah AG sendiri sudah diserahkan kepada pihak keluarga, dan dimakamkan pada Rabu (4/12/2024) pada satu pemakaman di wilayah Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

3. Ketua RT kuak luka di tubuh korban

Ketua RT setempat, Zaelani, mengatakan berdasar informasi sementara terdapat tanda kekerasan diduga bekas sundutan rokok pada jasad balita tak berdosa itu.

Informasi ini diketahui warga saat jajaran Polres Metro Jakarta Timur dan Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah AG pada Kamis (5/12/2024) malam.

"Kekerasan fisiknya disundut rokok, itu (tahu) dari pihak kepolisian. Kekerasan fisiknya itu," kata Zaelani di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (6/12/2024).

Menurut pengurus lingkungan yang mendampingi pihak kepolisian saat olah TKP setidaknya terdapat dua bekas sundutan rokok pada jasad AG, yakni pada bagian tangan dan paha.

Namun terkait penyebab kematian AG pengurus lingkungan mengaku tidak mengetahui pasti, mereka hanya mengetahui bahwa jasad korban sudah diautopsi di RS Polri Kramat Jati.

Serta pengungkapan kasus meninggalnya AG bermula dari laporan dokter RSUD Pasar Rebo kepada pihak kepolisian, karena sebelum meninggal AG sempat dirawat di RSUD Pasar Rebo.

"Kalau untuk kekerasan seksualnya enggak dikasih tahu (polisi). Tapi saya rasa enggak mungkin sampai meninggal kalau cuman kekerasan fisik (sundutan rokok) seperti itu," ujar Zaelani.

Baca juga: Terungkap Alasan Pelaku Pembunuhan di Kediri Biarkan Anak Bungsu Korban Masih Hidup, Polisi: Kasihan

4. Warga geram

Lebih lanjut, Zaelani mengatakan warga merasa kesal saat pertama mendapat informasi bahwa AG tewas dalam kondisi tidak wajar pada Selasa (3/12/2024).

"Pada geram, cuman mau melampiaskan bagaimana. Karena apa, dia anak yatim, ibunya sudah meninggal, masih balita juga," kata Zaelani di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (8/12/2024).

Menurut warga semasa hidup AG yang selama ini tinggal bersama ayah kandungnya, nenek, paman, dan tante tersebut dikenal sebagai sosok anak yang baik dan ceria.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved