Berita Viral

Penampakan Uang Palsu UIN Alauddin Nyaris Sempurna, Ada Tanda Air, Kapolda Sulsel: Sulit Dideteksi

Irjen Pol Yudhiawan Wibisono menyatakan, uang palsu produksi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, nyaris sempurna.

Tayang:
Editor: Ficca Ayu Saraswaty
Tribun Timur/YouTube Kompas TV
Kapolda Sulsel, Irjen Yudhiawan Wibisono dengan jajaran saat konferensi pers terkait kasus peredaran uang palsu dari UIN Alauddin Makassar di Mapolres Gowa, Kamis (19/12/2024). 

TRIBUNJATIM.COM - Kasus uang palsu UIN Alauddin beberapa waktu lalu masih menjadi sorotan publik.

Uang palsu tersebut ternyata ada tanda airnua.

Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol Yudhiawan Wibisono menyatakan, uang palsu produksi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, nyaris sempurna.

Bahkan, saat dilakukan pengecekan menggunakan sinar ultraviolet ada tanda air.

Sehingga, masyarakat mungkin menganggap itu uang asli.

"Memang hampir sempurna, kemarin di sinar ultraviolet itu ada tanda air."

"Bagi masyarakat, mungkin menganggap uang asli, padahal itu uang palsu," katanya di Mapolda Sulsel, Senin (30/12/2024), dilansir Kompas.com.

Baca juga: Pria di Purwakarta Syok Dapat Uang Palsu dari Orang yang Ngaku Bisa Gandakan Uang, Pelaku Kini DPO

Yudhiawan mengungkapkan, uang palsu hasil cetakan sindikat ini sudah sulit untuk dideteksi peredarannya.

"Ini kita sampaikan ke masyarakat karena uang ini dicetak dari tahun 2022 sampai sekarang, uang yang beredar kita tidak bisa geledah (deteksi) lagi," jelasnya.

Sementara itu, Syahruna, seorang tersangka kasus uang palsu UIN Alauddin mengatakan, ada 19 tahapan yang harus dilewati sebelum uang palsu diedarkan.

Jika ada satu tahan saja yang tak lolos, maka uang palsu akan cacat dan terpaksa dibuang.

"Dari 19 tahapan itu harus lulus semua," katanya, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Selasa (1/1/2025).

Tahapan produksi uang palsu dimulai dari mencetak benang pengaman dan tanda air.

Kedua item itu dibuat menggunakan mesin sablon.

"Setelah itu cetak UV-nya dan magnetik agar lolos dari mesin (cek uang palsu)," tandasnya.

Kapolda Sulsel, Irjen Yudhiawan Wibisono dengan jajaran saat konferensi pers terkait kasus peredaran uang palsu dari UIN Alauddin Makassar di Mapolres Gowa, Kamis (19/12/2024).
Kapolda Sulsel, Irjen Yudhiawan Wibisono dengan jajaran saat konferensi pers terkait kasus peredaran uang palsu dari UIN Alauddin Makassar di Mapolres Gowa, Kamis (19/12/2024). (Tribun Timur/YouTube Kompas TV)

Baca juga: Sosok ASS yang Kini Buron dalam Bisnis Uang Palsu di UIN Alauddin, Ternyata Kerabat Jenderal

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved