Berita Kediri
Trotoar Baru Jalan Soekarno-Hatta Jadi Ikon Baru, Disebut Sebagai Malioboronya Kediri
Trotoar baru yang dibangun di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, kini menjadi salah satu ikon baru
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Isya Anshori
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Trotoar baru yang dibangun di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, kini menjadi salah satu ikon baru yang menyemarakkan wajah Kabupaten Kediri.
Dikenal dengan desain yang modern dan nyaman, trotoar ini mengingatkan pada trotoar ikonik di Malioboro, Yogyakarta, yang memadukan keindahan, kenyamanan, dan budaya lokal.
Seperti di Malioboro, trotoar ini kini menjadi tempat yang tak hanya digunakan untuk berjalan kaki, tetapi juga menjadi ruang untuk berkumpul, berolahraga, hingga bersantai menikmati suasana.
Seorang penjual toko kelontong setempat, Junaedi merasa puas dengan kehadiran trotoar baru ini. Menurutnya, jalan yang kini lebih halus dan rapi ini memberikan kenyamanan lebih bagi warga Kediri, terutama bagi mereka yang gemar berolahraga pagi.
"Dengan trotoar yang sudah lebih nyaman dan tertata, orang-orang bisa menikmati jalan pagi atau lari pagi dengan lebih baik," katanya, Jumat (3/1/2025).
Baca juga: Pemkot Kediri Raih Berbagai Capaian Positif di Tahun 2024, Indeks PEKPPP Meningkat
Lebih jauh Junaedi menjelaskan trotoar yang dilengkapi dengan bangku, pohon peneduh, dan fasilitas lainnya, kini menjadi tempat nongkrong anak-anak muda yang sebelumnya sering duduk sembarangan.
"Mereka sekarang sudah lebih tertib, duduk di tempat yang disediakan, dan lebih peduli dengan kebersihan, sampah sudah tidak sembarangan lagi dibuang," imbuh Junaedi.
Namun, beberapa masalah masih perlu perhatian. Salah satunya adalah persoalan parkir, terutama di area atas yang dinilai cukup menyulitkan. Selain itu malasan penerangan lampu yang terkadang mati.
"Parkirnya agak repot, terutama di area atas. Mungkin itu perlu diperhatikan lagi," ungkap Junaedi.
Baca juga: Gara-gara Pelanggaran Suporter, Persik Kediri Didenda Rp 50 Juta oleh Komdis PSSI
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari upaya mempercantik kawasan tersebut dan menjadikannya sebagai pusat perkantoran yang modern namun tetap mencerminkan budaya lokal.
Dengan anggaran sebesar Rp8 miliar, proyek ini mencakup pembangunan trotoar sepanjang 1,375 km di sisi kanan dan 1,425 km di sisi kiri, serta berbagai fasilitas seperti lampu jalan, bangku pedestrian, dan tempat sampah.
"Trotoar ini tidak hanya ditujukan untuk keindahan, tetapi juga untuk memperkenalkan identitas budaya Kediri. Kami menempatkan tulisan 'Kediri Berbudaya' di beberapa titik sebagai pengingat akan kekayaan budaya daerah ini," jelas Putut.
Baca juga: Pengusaha Katering di Kediri Kecewa, Pengembalian DP yang Catut Program Makan Bergizi Gratis Molor
Panjang trotoar ini dilengkapi dengan berbagai material seperti granit custom motif batik khas Kediri dan keramik tactile untuk pejalan kaki difabel. Selain itu, trotoar juga dilengkapi dengan 95 pohon Tabebuia pink yang akan menambah keindahan serta kesejukan di sepanjang jalan, menciptakan suasana yang lebih nyaman dan asri.
Seperti Malioboro yang menjadi pusat perhatian di Yogyakarta, trotoar Jalan Soekarno-Hatta kini diharapkan bisa menjadi pusat perhatian baru di Kediri, dengan memadukan keindahan, fungsi, dan identitas budaya.
Baca juga: Puncak Perayaan 1 Abad Ponpes Al Falah Kediri, Refleksi dan Apresiasi Perjuangan para Pendiri
Keberadaan trotoar ini juga diharapkan dapat menciptakan kawasan yang lebih modern, tertata, dan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Kediri, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki.
"Jalan Soekarno-Hatta akan menjadi simbol baru bagi Kediri, memadukan keindahan, fungsi, dan budaya lokal, serta memberikan ruang yang nyaman bagi masyarakat," tandas Putut.
Pengemis Lansia Bawa Uang Rp40 Juta Diamankan Satpol PP, 2 Jam Minta-minta Bisa Dapat Rp150 Ribu |
![]() |
---|
Sosok Pengemis Bawa Uang Rp 40 Juta karena Takut Diambil Orang, Diciduk karena Suka Gebrak Kendaraan |
![]() |
---|
Gapeka 2025: KAI Daop 7 Luncurkan KA Madiun Jaya, Opsi Transportasi Nyaman ke Jakarta, Ini Jadwalnya |
![]() |
---|
Antisipasi Kemacetan Libur Panjang, Polres Kediri Prioritaskan Pengamanan Jalur Simpang Mengkreng |
![]() |
---|
Semarak HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke-79, Pj Wali Kota Kediri Ikuti Donor Darah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.