Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Blitar

Bangunan Talud Longsor di Kota Blitar, Satu Rumah Warga Ikut Rusak, 'Baru Kali ini'

Satu bangunan rumah warga rusak ikut terseret talud atau plengsengan sungai ambrol di Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI
Kondisi bangunan rumah warga ikut rusak terseret talud sungai ambrol di Kelurahan/Sananwetan, Kota Blitar, Rabu (8/1/2025).  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satu bangunan rumah warga rusak ikut terseret talud atau plengsengan sungai ambrol di Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Bangunan talud longsor akibat tergerus air sungai yang meluap setelah terjadi hujan deras pada Selasa (7/1/2025).

"Kejadiannya kemarin sore, setelah hujan deras. Air sungai meluap dan bangunan talud ambrol. Pagar dan bangunan gudang rumah saya ikut terseret talud longsor," kata pemilik rumah, Yosi Martadinata (44), Rabu (8/1/2025).

Bangunan talud yang ambrol sepanjang lebih kurang 15 meter dengan ketinggian 6 meter.

Di atas bangunan talud terdapat pagar rumah milik warga. Saat bangunan talud longsor, bangunan pagar rumah warga ikut ambrol.

Baca juga: Klaim Pending Biaya Rawat Inap Pasien BPJS Kesehatan di RSUD Mardi Waluyo Blitar Capai Rp 5 Miliar

Tak hanya itu, bangunan gudang milik warga juga rusak terseret talud yang longsor.

"Kalau bangunan rumah aman. Karena jarak talud sungai dan rumah agak jauh," ujarnya.

Sekarang, bangunan talud yang longsor ditutup menggunakan terpal agar kondisinya tidak parah saat terjadi hujan lagi.

"Kemarin BPBD, TNI, dan Polri sudah datang ke lokasi. Petugas memasang terpal di bagian longsor agar kondisinya tidak parah," katanya.

Dikatakannya, bangunan talud di depan rumahnya memang bangunan lama sejak 1990-an.

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Kota Blitar Makin Pedas, Kini Tembus Rp 90.000 per Kg

Tapi, sejak tinggal di situ, Yosi belum pernah mengalami kejadian talud longsor.

"Talud ini memang bangunan lama, tapi baru kali ini longsor. Kemarin hujan sangat deras dan mungkin ada kiriman air dari utara, akibatnya sungai meluap," ujarnya.

Yosi berharap segara ada penanganan dari Pemkot Blitar terkait peristiwa talud longsor di Kelurahan/Kecamatan Sananwetan.

"Harapannya, talud-nya segera dibangun ulang agar kami merasa aman," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved