Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Terpopuler

JATIM TERPOPULER: Eri Cahyadi Minta Komdigi Blokir Koin Jagat - Hasil Sidak Pabrik Karton & Printing

Berita Jatim terpopuler hari ini menyoroti peristiwa di Surabaya, Tulungagung, dan Gresik.

Editor: Olga Mardianita
TribunJatim.com
Berita Jatim terpopuler hari ini, Rabu (15/1/2025): Eri Cahyadi Minta Komdigi Blokir Koin Jagat - Hasil Sidak Pabrik Karton & Printing 

TRIBUNJATIM.COM - Berikut tersaji berita Jatim terpopuler hari ini, Rabu (15/1/2025).

Segmen berita terpopuler kali ini menyoroti peristiwa di Surabaya, Tulungagung, dan Gresik.

Pertama, Ketua Apeksi Eri Cahyadi meminta Kementerian Komdigi memblokir koin jagat.

Menurutnya, aplikasi itu membuat sejumlah kawasan publik rusak.

Kedua, petugas gabungan dari sejumlah institusi di Tulungagung melakukan sidak sebelum kenaikan harga gas elpiji 3 kg.

Agen dan pangkalan elpiji tiga kilogram ini akan mereka sidak.

Ketiga, tak hanya di Tulungagung, sidak juga dilakukan di DPRD Gresik.

Mereka mendatangi sejumlah pabrik karton dan printing di Menganti.

Selengkapnya, simak berita Jatim terpopuler hari ini di bawah ini.

1. Sejumlah Kawasan Rusak, Ketua Apeksi Eri Cahyadi Minta Kementerian Komdigi Blokir Koin Jagat

Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Eri Cahyadi angkat bicara soal sejumlah kota di Indonesia yang rusak imbas pencarian Koin Jagat.

Pihaknya berharap, pemerintah pusat segera memblokir platform tersebut.

"Saya nyuwun (minta) tolong kepada Menteri Komdigi (Meutya Hafid). (Platform Jagat) Diblokir. Ini nggak mendidik tapi merusak semua kota dan daerah di Indonesia," kata Eri Cahyadi saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (14/1/2025). 

Mewakili Pemkot Surabaya, Eri Cahyadi yang juga Wali Kota Surabaya ini bersurat ke Pemeriksaan Pusat.

"Saya akan bersurat ke Kementerian Komdigi. Kita harus lawan seperti ini. Ini merendahkan harga diri manusia," kata Cak Eri, sapaan Eri Cahyadi.

Di Surabaya, Pemkot Surabaya mengantisipasi tindakan pengerusakan dengan berkolaborasi bersama kepolisian.

"Saya sudah melaporkan. Kami minta Satpol PP untuk menindak tegas (perburuan) Koin Jagat. Sudah saya minta, hentikan (perburuan) Koin Jagat di Surabaya," kata Cak Eri.

Baca juga: Dampak Perburuan Koin Jagat, 6 Taman di Surabaya Rusak, Paving Pedestarian Sampai Dibongkar

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi angkat bicara soal sejumlah kota di Indonesia yang rusak imbas pencarian Koin Jagat, Selasa (14/1/2025). 
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi angkat bicara soal sejumlah kota di Indonesia yang rusak imbas pencarian Koin Jagat, Selasa (14/1/2025).  (Istimewa/TribunJatim.com)

Pihaknya sedang memburu para pihak yang terlibat dalam perusakan sejumlah fasilitas umum dan rumah warga.

"Kami mendapat laporan adanya rumah warga yang pagarnya dipanjat," kata Cak Eri. 

"Taman juga begitu, rusak semua. Ini saya sedang mencari. Saya akan kejar terus. Jangan merusak Surabaya. Koin Jagat ini merusak pol (sangat merusak)," katanya.

Wali Kota Eri menilai, permainan tersebut tidak manusiawi.

Hanya dengan menyebar koin, platform lantas meminta pemain untuk mencari dengan berbagai cara.

Baca selengkapnya

2. Jelang Kenaikan Harga, Petugas Gabungan Sidak Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kg di Tulungagung

Petugas gabungan dari Pemkab Tulungagung, Pertamina, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) serta Polres Tulungagung melakukan inspeksi gas elpiji 3 kg, Selasa (14/1/2025).

Inspeksi dilakukan di 4 agen dan pangkalan penyalur gas elpiji bersubsidi ini. Inspeksi dilakukan menjelang kenakan Harga Eceran Tertinggi (HET) dari Rp 16.000 menjadi Rp 18.000 per tabung.

"Kami melakukan monitoring  kesiapan penyesuaian harga," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tulungagung, Endang Sri Utami.

Kenaikan harga akan berlaku pada Rabu (15/1/2025) pukul 00.00 WIB.

Pantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang sebelum pemberlakuan harga baru.

Petugas gabungan memastikan tidak ada gas elpiji 3 kg yang ditahan pengirimannya sebelum harga naik.

"Semua dipastikan normal. Pasokan masih tetap seperti biasanya," tambah Endang.

Lanjut endang, rencana kenaikan harga ini sudah disampaikan pada 24 Desember 2024 saat rapat di Pemprov Jatim.

Baca juga: Jelang Kenaikan Harga Eceran Tertinggi, Permintaan Elpiji 3 Kg di Pangkalan Jember Masih Normal

Petugas gabungan dari Pemkab Tulungagung, Pertamina, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) serta Polres Tulungagung melakukan inspeksi gas elpiji 3 kg di agen, Selasa (14/1/2025).
Petugas gabungan dari Pemkab Tulungagung, Pertamina, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) serta Polres Tulungagung melakukan inspeksi gas elpiji 3 kg di agen, Selasa (14/1/2025). (Tribun Jatim Network/David Yohanes)

Rencana ini kemudian ditindaklanjuti dengan sosialisasi, seperti pemasangan banner.

Sosialisasi juga sudah dilakukan sampai tingkat kecamatan.

"Ketersediaan barang dan distribusi dijamin sampai besok (saat kenaikan)," tegasnya.

HET RP 18.000 per tabung berlaku di setiap pangkalan yang menjadi rantai distribusi resmi Pertamina.

Namun harga akan naik lebih tinggi di tingkat pengecer, karena pengecer bukan rantai distribusi resmi Pertamina.

Baca selengkapnya

3. Hasil Sidak Anggota DPRD Gresik ke Pabrik Karton dan Printing di Menganti, ini Temuannya

Komisi III DPRD Gresik mendatangi sejumlah pabrik karton dan printing di Menganti, Kabupaten Gresik.

Hasilnya, ditemukan tidak ada instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Padahal keberadaan IPAL ini sangat penting, dirancang untuk mengolah air limbah sebelum dibuang ke lingkungan. Tuajuannya untuk mengurangi polusi air dan memastikan kualitas air yang baik.

Total ada tiga pabrik karton dan printing yang didatangi Komisi III DPRD Gresik. Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi mengatakan, sidak ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat. Terkait adanya dugaan pembuangan limbah yang sembarangan.

Baca juga: Gresik United Mulai Fokus Babak Playoff Degradasi Liga 2 2024/2025

Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi melakukan sidak di salah satu pabrik karton dan printing di Menganti, Gresik, Senin (13/1/2025).
Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi melakukan sidak di salah satu pabrik karton dan printing di Menganti, Gresik, Senin (13/1/2025). (ISTIMEWA)

"Hasilnya memang ketiga pabrik tersebut tidak punya IPAL," kata Hamdi, sapaan akrabnya, Senin (13/1/2025).

Hasil temuan tersebut sudah diteruskan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik. Apalagi, DLH juga ikut dalam sidak tersebut. Politisi PKB asal Menganti ini, meminta DLH untuk segera menindaklanjuti.

Hamdi meminta agar perusahaan tersebut harus memiliki IPAL.

"Kita tahu hasil printing karton jelas menghasilkan limbah. Ini yang harus dikelola. Jangan dibuang sembarangan," katanya.

Apalagi limbahnya sampai dibuang ke sungai. Tindakan ini jelas akan merusak lingkungan yang ada disekitarnya.

Baca selengkapnya

----- 

Berita Jatim dan berita viral lainnya.

Informasi berita menarik lainnya di Google News TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved