Berita Madura
Nasib Murid di Sumenep yang Ancam dan Bakar Motor Guru, Dibekuk Polisi Dijerat Pasal Berlapis
AQ, warga Dusun Bugis Desa Pajanangger Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep Madura ditangkap polisi Selasa (14/1/2025)
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - AQ, warga Dusun Bugis Desa Pajanangger Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep Madura ditangkap polisi Selasa (14/1/2025).
Laki-laki berusia 19 tahun ini ditangkap karena diduga melakukan pengancaman dengan senjata tajam serta pengrusakan dan membakar sepeda motor milik seorang guru di Pulau Kangean pada Senin (13/1/2025).
Diketahui korban itu bernama Ahmad Nurdin (50) seorang guru honorer yang sudah mengajar sejak tahun 1990. Guru fisika dan biologi itu mengajar di SMA Putra Bangsa Kecamatan Arjasa.
"Pelaku AQ (Ahmad Qurtubi) sudah diamankan karena diduga melakukan pengancaman membunuh dengan senjata tajam dan melakukan pengrusakan sepeda motor milik seorang guru," ungkap Plt. Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Sutioningtyas pada Selasa (14/1/2025).
Kejadian itu ungkap mantan Kapolsek Sumenep Kota, bermula saat korban pulang bekerja sebagau guru dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Spin berwarna hitam.
Baca juga: Murid Bakar Motor Guru SMA di Pulau Kangean Sumenep Madura Sambil Bawa Parang, Simpan Dendam
Setibanya di depan rumah pelaku, guru tersebut diduga dicegat oleh pelaku yang kemudian mengeluarkan ancaman lisan serta sebilah parang.
"Parang tersebut juga diduga digesekkan ke pipi korban untuk menakut-nakuti. Pelaku kemudian membakar sepeda motor korban yang terparkir di lokasi kejadian," ungkapnya.
Motif kejadian tersebut lanjutnya, karena pelaku merasa kesal terhadap korban.
Baca juga: Pria Asal Sumenep Dihajar Warga Sampang, Curi 2 Motor, Ngaku Jadi Pencari Dana Amal Masjid
Sebelumnya, korban disebut-sebut membicarakan hal negatif tentang pelaku dihadapan para siswa di sebuah sekolah saat pelaksanaan upacara bendera.
Barang bukti yang diamankan petugas adalah berupa sebilah parang sepanjang 79 cm dengan gagang kayu berbentuk kepala naga, lengkap dengan sarung kayunya.
Baca juga: Wali Murid Dipolisikan Guru BK di Sampang, Diduga Cemarkan Nama Baik dan Pelecehan
Satu unit sepeda motor Suzuki Spin berwarna hitam dengan kondisi terbakar, berikut STNK dan BPKB atas nama Mamik Sumiasih.
Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam tanpa izin, Pasal 406 ayat (1) KUHP tentang pengrusakan barang, serta Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP mengenai perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
murid bakar motor guru di Madura
ViralLokal
berita Madura terkini
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
Pulau Kangean
Sumenep
| Massuri Tegang Antar Bupati ke Kantor Naik Becak, Dikira Dibayar Rp 100 Ribu Ternyata Sesuai Tarif |
|
|---|
| Demi Efisiensi, Pemkab Sumenep Terapkan WFH Dua Hari, ASN Juga Diminta Gunakan Kendaraan Listrik |
|
|---|
| Terbakar Api Cemburu, Pak Kiai di Sampang Muntab, Nekat Bacok Pria Asal Pamekasan |
|
|---|
| Polisi Butuh Waktu Hampir 1 Tahun untuk Tangkap Buronan Kasus Narkoba Pamekasan |
|
|---|
| Ngerinya Kecelakaan Innova Tabrak Rush Saat Menyalip di Camplong Sampang, 5 Orang Jadi Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ahmad-Qurtubi-19-asal-Desa-Pajanangger-Kecamatan-Arjasa.jpg)